ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | SCHOLAE

Peringati Hari Anak Dunia, Universitas Trilogi Adakan ‘Kids Fair’

22 November 2015
Peringati Hari Anak Dunia, Universitas Trilogi Adakan ‘Kids Fair’
Perayaan Hari Anak Universitas Trilogi Jakarta. Sabtu (21/11) Universitas Trilogi mengadakan acara ‘Kids Fair. (Foto: Dok. Humas Untri)
JAKARTA - Anak adalah generasi harapan bangsa. Barangkali inilah salah satu kata yang menggambarkan betapa anak menjadi penentu masa depan suatu bangsa. Artinya ketika potensi anak mampu dimaksimalkan dengan sedemikan rupa. Ada harapan besar suatu negara akan menjadi maju dan sejahtera. Sebaliknya, ketika potensi anak tidak dibiarkan berkembang dengan baik. Bahkan malah berkembang liar dengan menghasilkan berbagai perilaku buruk. Maka dapat dipastikan suatu bangsa dengan anak yang demikian telah berada diambang kehancuran.

Sebagai wujud kepedulian pengoptimalan potensi anak bangsa inilah, pada Sabtu (21/11) Universitas Trilogi mengadakan acara ‘Kids Fair,’ Meskipun sudah jamak dikenal bahwa kampus adalah tempat belajarnya kalangan dewasa. Tetapi Universitas Trilogi memandang justru kampus harus menjadi bagian yang tak terpisahkan dari pola pengembangan anak.

“Bahkan kampus harus memahami dan menjadi solusi bagi permasalahan anak dewasa ini,” sampai Rektor Universitas Trilogi, Prof. Dr. Asep Saefuddin di sela-sela kemeriahan acara.
Dijelaskannya juga bahwa perguruan tinggi sebenarnya adalah sumber mata air ilmu pengetauan yang tidak habisnya. Selain itu, perguruan tinggi bukanlah menara gading yang diperuntukkan bagi kasta tertentu saja. “Kampus harus membuka diri dan menjadi tempat belajar bagi siapun, termasuk bagi anak-anak,” sampainya.

Acara yang diselenggarakan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Trilogi ini diadakan juga bersempena dengan peringatan hari anak sedunia yang jatuh pada 20 November 2015. Ada berbagai macam agenda dan perlombaan yang diikuti oleh ratusan anak.

Panita lomba, Fathia Pradina, M. Hum menuturkan berbagai bentuk kegiatan yang diadakan, misalnya adalah lomba mewarnai pola batik bagi usia PAUD/TK dan SD. ‘Tersedia juga traditional games gratis, dongeng, serta live performance tarian SD, dan lain sebagainya,’ sampai dosen FKIP Pendidikan Bahasa Inggris  ini.

Untuk diketahui,saat ini Universitas Trilogi telah bekerjasama dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka pendidikan program S1 untuk Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Guru PAUD, dan Pendidikan Guru Bahasa Inggris. Program pendidikan ini dilakukan Universitas Trilogi juga sebagai jalan pengoptimalan potensi anak yang dilakukan dengan menghasilkan pendidiknya yang potensial pula. Karena bagaimanapun guru tetap menjadi elemen penting bagi perkembangan anak didik.(PR)


Editor: Patricia Aurelia
KOMENTAR