ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | SCHOLAE

Monsanto Berikan Beasiswa Penuh Mahasiswa S-3 untuk Bina Pakar Pemuliaan Padi

25 November 2015
Monsanto Berikan Beasiswa Penuh Mahasiswa S-3 untuk Bina Pakar Pemuliaan Padi
Ilustrasi: Logo Monsanto (foto: Ist)
JAKARTA - Beras dan gandum merupakan dua bahan pangan utama di Indonesia bahkan di dunia, yang terus meningkat jumlah kebutuhannya setiap tahun. Food Agriculture Association (FAO) memprediksi pada tahun 2030, dibutuhkan tambahan satu milliar ton beras dan gandum tiap tahun untuk memenuhi kebutuhan pangan penduduk dunia.

Salah satu usaha untuk meningkatkan produktivitas tanaman ditengah menurunnya jumlah lahan adalah melalui pemuliaan tanaman. Program pemuliaan tanaman tersebut juga harus sesuai dengan praktik- praktik pertanian berkelanjutan. Namun sayangnya, jumlah pakar pemuliaan tanaman padi di Indonesia
sangat minim.

Sebagai upaya pertanian berkelanjutan, Monsanto memberikan beasiswa penuh kepada mahasiswa doktoral atau Strata-3 di bidang pemuliaan tanaman padi atau gandum. Herry Kristanto, Corporate Engagement Lead - Monsanto Indonesia (PT Branita Sandhini) menjelaskan,

“Dari 80 penerima beasiswa dalam kurun waktu 7 tahun, belum ada satupun yang berasal dari Indonesia. Kami berharap melalui beasiswa ini, lebih banyak pakar pemuliaan tanaman padi yang dapat membantu mencari solusi berbagai masalah pertanian Indonesia di masa depan. Apalagi, saat ini di Indonesia jumlah pakar pemuliaan tanaman padi juga masih sangat dibutuhkan.”

Program beasiswa ini kembali dibuka pada tahun ini mulai tanggal 1 November 2015 hingga 1 Februari 2016 dan tidak hanya diberikan kepada mahasiswa atau calon mahasiswa yang ingin bersekolah di dalam negeri, tetapi juga di universitas luar negeri. Lebih lanjut, program beasiswa ini memastikan agar mahasiswa terpilih terpapar tidak hanya dengan ilmu pertanian terkini, tetapi juga dengan pakar-pakar pertanian terpilih, teknologi pertanian terkini, serta dapat mengalami masalah pertanian yang sesungguhnya.

Monsanto Beachell – Borlaug International Scholars Program merupakan program dukungan beasiswa yang dimulai pada tahun 2009. Nama program ini merupakan penghargaan kepada dua pakar pertanian ternama yakni, Dr. Henry Beachell dan Dr. Norman Borlaug, yang telah mendedikasikan hidup mereka guna menjawab tantangan yang dihadapi para petani padi dan gandum, khususnya petani di negara berkembang.

Dalam kurun waktu tujuh tahun, program ini telah menciptakan 80 Ph.D dari 28 negara berbeda. Beasiswa Monsanto Beachell – Borlaug International Scholars Program menyediakan biaya perkuliahan selama tiga hingga empat tahun, uang saku, dan biaya dalam menjalankan penelitian di negara berkembang.

Monsanto's Beachell-Borlaug International Scholars Program
Latar Belakang
Program fellowship/ beasiswa bergengsi ini diberikan oleh Monsanto sejak tahun 2009 dalam rangka menghormati dua pemulia tanaman padi dan gandum terhebat di dunia, yakni: Dr . Henry Beachell dan Dr. Norman Borlaug.

Karya penelitian yang mereka hasilkan selama hidupnya telah memberikan kontribusi signifikan pada peningkatan produksi beras dan gandum dan membantu memenuhi kebutuhan pangan dunia. Program ini memiliki dua tujuan utama, yaitu: (1) Memberikan bantuan pendidikan tinggi bagi para pemulia tanaman padi dan gandum yang dapat menjadi pemimpin masa depan di sektor pertanian, dan 2) Memberikan kesempatan bagi para ilmuwan muda untuk mendapatkan pengalaman mengenai pekerjaan dan misi penting lembaga penelitian sektor publik, khususnya di negara-negara berkembang.

Mitra Perguruan Tinggi
Program ini dikelola oleh Texas AgriLife Research – lembaga di bawah Texas A&M University System Tingkatan Pendidikan Memiliki gelar Master atau setara dalam bidang Pemuliaan Tanaman dan Genetika dan/ atau bidang terkait.

Jumlah Beasiswa
Program dukungan penuh termasuk didalamnya uang harian mahasiwa, biaya perkulihaan, asuransi kesehatan, biaya penelitian (termasuk biaya perjalanan dan akomodasi), dana untuk penelitian di lembaga yang bekerjasama dan konsultasi guru besar. Mahasiswa pemohon dan profesor pembimbing terpilih (Promotor Penelitian) diharuskan untuk menyiapkan anggaran beserta penjelasan rencana penggunaan
dana dalam pendaftaran beasiswa.

Durasi Beasiswa
Pemberian beasiswa berlaku selama program doktoral dengan maksimum masa studi 4 tahun dan minimum 3 tahun studi post master atau yang setara.

Persyaratan
Persyaratan pengajuan beasiswa:
Memiliki gelar Master atau setara dalam bidang Pemuliaan Tanaman dan Genetika dan/ atau bidang terkait.

Terdaftar atau diterima di programPh.D. pemuliaan padi dan gandum, serta memenuhi seluruh persyaratan masuk.
Mendapatkan dukungan dari seorang profesor di universitas tujuan.

Layak untuk menerima pendidikan dan/ atau melakukan penelitian di luar negeri.
Menyertakan pengalaman pendidikan baik di negara maju dan berkembang.

Definisi negara-negara maju antara lain: Australia, Kanada, Eropa Barat dan Amerika Serikat.
Definisi negara-negara berkembang adalah seluruh negara selain Australia, Kanada, Eropa Barat dan Amerika Serikat.

Bagi mahasiswa yang terdaftar di perguruan tinggi di Australia, Kanada, Eropa Barat dan Amerika Serikat, profesor/ ilmuwan yang akan berkolaborasi harus berada di lembaga yang ada b di negara berkembang. Sedangkan bagi mahasiswa yang terdaftar di perguruan tinggi dari negara-negara lain, profesor/ ilmuwan yang berada di lembaga berkolaborasi harus berada di Australia, Kanada, Eropa Barat atau Amerika Serikat. Kerjasama dengan para ilmuwan CGIAR/ profesor dapat meningkatkan kualitas pendaftarai tetapi tidak memenuhi persyaratan program terkait negara maju.

Bila calon pendaftar sedang menjalani studi doktoral, maka jangka waktu studi mereka yang tersisa
minimal dua tahun atau lebih supaya bisa mengikuti beasiswa ini.

Kebangsaan
Beasiswa berlaku bagi mahasiswa dari negara manapun. Tidak ada limitasi kebangsaan bagi para mahasiswa pemohon.

Kriteria Pemilihan
Komite pemilihan akan menyeleksi seluruh mahiswa pemohon berdasarkan beberapa kriteria sebagai
berikut:
Fokus pada tantangan utama yang mempengaruhi produksi padi atau gandum, dengan menekankan pada pemuliaan tanaman.

Mendemonstrasikan track record keberhasilan pendidikan dan prestasi-prestasi yang telah dicapai, serta prestasi para profesor pendukung.

Menyertakan unsur pengalaman pendidikan di belahan dunia lain selain dimana mahasisa pemohon mendapatkan pengalaman sebelumnya.

Melakukan penelitian kolaboratif di sebuah universitas atau suatu lembaga yang memiliki reputasi sebagai lembaga penelitian yang berkualitas, dan pemohon dapat menunjukkan kemampuan manajemen keuangan serta pengendalian proyek.

Cara Mendaftar
Kunjungi:http://www.monsanto.com/improvingagriculture/pages/beachell-borlaug-program-application.aspx

Tenggat Waktu
Batas waktu pendaftaraan beasiswa program ini adalah 1 Februari 2016.
Mohon perhatikan tenggat waktu yang berlaku, karena pihak panitia tidak menerima permohonan yang telat!

Pemberitahuan Hasil
Sebuah panelis juri yang diakui secara internasional akan meninjau seluruh proposal dan mengembalikan hasil keputusan proposal terpilih pada Maret 2016. Dengan asumsi pemohon akan mendapatkan pemberitahuan dari panitia (melalui email atau website).

Catatan Penting
Komponen-komponen dari Pemohon termasuk: Universitas dimana mata kuliah akan dimulai dan gelar diberikan. Transkrip dari universitas sebelumnya harus disertakan.

Deskripsikan dimana dan bagaimana mahasiswa mendapatkan pengalaman di negara cadangan/ alternatif. Program ini membutuhkan pakar atau ahli yang dapat melengkapi pengalaman kerja di negara mereka sebelumnya dengan bekerja dengan para ilmuwan di universitas atau pusat penelitian lain di dunia. Rencana seperti pengalaman negara alternatif akan dipertimbangkan dalam mengevaluasi proposal.

Selama program Ph.D, jangka waktu terlama yang berlaku adalah 4 tahun dan minimum adalah 3 tahun dengan gelar M.S atau setara. Seluruh pemohon memiliki setidaknya sisa 2 tahun pada program Ph.D, dianjurkan untuk turut mendaftar.

Rancangan Biaya:
Mahasiswa pemohon dan profesor pembimbing (Penasihat Graduate) harus mempersiapkan rancangan biaya dan penjelasan biaya saat pendaftaraam.

Rancangan biaya yang dikirimkan sudah termasuk elemen berikut:
1. Uang saku mahasiswa. Pemohon akan mendapatkan uang saku sebesar 120% dari uang saku standar bagi mahasiswa PhD yang terdaftar di Universitas tempat mendaftar.Biaya kuliah dan biaya asuransi bagi mahasiswa dalam program ini akan dibayar secara terpisah, terpisah dari uang saku yang telah disebutkan sebelumnya. Biaya untuk mahasiswa pemohon harus disertifikasi oleh universitas yang mengirimkan aplikasi. Biaya ini hanya ditujukan untuk lokasi utama universitas.

2. Program ini akan memberikan para pembimbing mahasiswa dengan hibah sebesar 1 1?2 bulan uang saku mahasiswa untuk setiap tahun mahasiswa tersebut berada dari program yang berjalan. Dana ini akan digunakan untuk memperkaya program mahasiswa Ph.D. terkait, pembelian persediaan dan peralatan yang dibutuhkan, atau dana perjalanan dalam program bagi mahasiswa dan atau profesor pembimbing.

3. Dana dukungan untuk terlibat dalam institusi yang berkolaborasi guna menjalankan persyaratan dari program Ph.D. ini, termasuk didalamnya uang saku, perlengkapan, biaya kuliah awal, biaya praktek lapangan, dsb. Mahasiswa diharapkan untuk menjalankan riset Ph.D mereka di institusi yang bekolaborasi demi mendapatkan pandangan dimana terdapat tantangan di dunia produksi beras dan gandum. Hal ini termasuk bekerjasa ama dengan pusat CGIAR, suatu universitas, atau lembaga riset/ penelitian di negara lain.

Program ini menginginkan agar mahasiswa mendapatkan pengalaman berekaja di negara berkembang atau maju. Enam bulan dari satu tahun tahun dianggap sebagai jumlah waktu yang diperlukan bagi mahsiswa untuk menghabiskan di lembaga yang berkolaborasi. Kerjasama yang terjalin dapat berupa kegiatan satu kali atau dapat terlaksana ketukan musim tanam selesai yakni lebih dari satu tahun. Biaya yang diasosiasikan dengan pengkayaan Ph.d dengan mendapatkan pengalaman di universitas atau pusat penelitian lain akan dibayarkan oleh program dan dibutuhkan detail biaya terperinci. Untuk pertanyaan lebih lanjut berkenaan dengan seluruh aspek aplikasi dapat dikirimkan ke mbbischolars@ag.tamu.edu guna mendapatkan klarifikasi lebih lanjut.

Biaya pengeluaran untuk pendidikan di lokasi pengganti dapat termasuk:
A. Visa dan biaya perjalanan bagi mahasiswa untuk terlibat di lokasi negara alternatif.
B. Tambahan biaya kuliah, asuransi, penelitian, biaya computer atau pengembangan professional, apabila diperlukan atau diminta oleh institusi yang berkolaborasi.
C. Suplemen biaya hidup. Hal ini dapat berlaku jika biaya hidup di lokasi yang berkolaborasi lebih tinggi dari biaya hidup di universitas. Uang saku mahasiswa tidak akan berubah bila tinggal di institusi yang berkolaborasi.

*Disarankan bagi mahasiswa dan profesor pembimbing untuk menghubungi institusi yang berkolaborasi guna membantu mendokumentasikan biaya seperti tertera dalam poin 13.

Dukungan untuk perjalanan mahasiswa, sampai dengan US$2,500 untuk satu kali perjalanan pulang ke negara asal. Biaya perjalanan mahasiswa akan mendapatkan dukungan hingga US$2,000 per mahasiswa selama durasi program berlangsung.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi: http://bit.ly/mbbischolar




 

 

Tags :

KOMENTAR