ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | SCHOLAE

Dr Dhaniswara Resmi Dilantik sebagai Rektor UKI Masa Bakti 2018-2022

14 Februari 2018
Dr Dhaniswara Resmi Dilantik sebagai Rektor UKI Masa Bakti 2018-2022
Dr Dhaniswara Kwartantijono Harjono SH MH MBA dilantik menjadi Rektor UKI masa bakti 2018-2022.
JAKARTA, SCHOLAE.CO - Dr Dhaniswara Kwartantijono Harjono SH MH MBA dilantik menjadi Rektor Universitas Kristen Indonesia (UKI) masa bakti 2018-2022.

Pelantikan Rektor Baru Universitas Kristen Indonesia (UKI) masa bakti 2018-2022 digelar di Auditorium Grha William Soeryadjaya, Gedung FK UKI Cawang, Jakarta Timur, Rabu (14/2//2018).

Acara dimulai dengan kebaktian syukur yang dipimpin oleh Pendeta Kampus, Pendeta Wellem Sairwona dengan tema "Bangkitlah UKI dan Kristus akan Bercahaya atas Kamu (Efesus 5:14)".

Hadir dalam acara ini jajaran pembina, pengawas dan pengurus yayasan UKI, para mantan Rektor UKI, Rektor dan perwakilan perguruan tinggi di Indonesia, perwakilan gereja, para guru besar, para tokoh alumni yang berhimpun dalam UKI, para mahasiswa dan para undangan lainnya.

Setelah ibadah, surat keputusan Yayasan UKI dengan Nomor SK 30/yuki/a.402/2.18  tentang pengangkatan Rektor UKI masa bakti 2018-2022 dibacakan. Rangkaian acara dilanjutkan dengan serah terima jabatan dari Rektor UKI periode 2013-2018 Dr Maruarar Siahaan SH kepada Rektor UKI periode 2018-2022 terpilih, Dr Dhaniswara.

Berlatar belakang sebagai akademisi, pakar hukum dan pebisnis sukses, Dr Daniswara optimistis akan membawa almamater UKI menjadi universitas unggul dan kampus berkelas internasional dengan berbagai perubahan dan terobosan baru.

"Impian saya, UKI akan menjadi universitas unggulan, berkelas internasional, serta menghasilkan alumni berkualitas yang siap membangun tanah air Indonesia. Saat ini juga telah banyak alumni UKI yang menjadi pemimpin dan tokoh bangsa," kata Dr Dhaniswara.

Rektor UKI terpilih Dr Dhaniswara sebelumnya telah melewati beberapa tahap proses pemilihan, baik administrasi, pertimbangan akademik oleh Senat yang diperluas, maupun uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) dari para guru besar, bersama dua kandidat calon Rektor lainnya.

"Berjiwa entrepreneur, modal saya adalah kreativitas dan inovasi, yang melaksanakan adalah super team. Jika berhasil ini adalah keberhasilan kita bersama," pungkas Alumni Fakultas Hukum UKI angkatan 1981 ini.

Tags :

KOMENTAR