ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | SCHOLAE

Prof Asep Sebut Pinjaman Pendidikan untuk Mahasiswa Bagus Asal Jangan Parsial

23 Maret 2018
Prof Asep Sebut Pinjaman Pendidikan untuk Mahasiswa Bagus Asal Jangan Parsial
Anggota Dewan Pertimbangan Forum Rektor Indonesia (FRI) Prof Asep Saefuddin. (Istimewa)
JAKARTA, SCHOLAE.CO - Anggota Dewan Pertimbangan Forum Rektor Indonesia (FRI) Prof Asep Saefuddin mengatakan konsep pinjaman pendidikan untuk mahasiswa sangat bagus, namun jangan hanya parsial di sektor pendidikan saja.

"Pinjaman untuk pendidikan bagus, konsepnya harus terintegrasi dengan perbankan dan industri," ujar Asep di Jakarta, Jumat (23/3/2018).

Menurut dia, peta jalan industri harus dikaitkan dengan kebutuhan sumber daya manusia agar para lulusan bisa langsung mengisi lapangan kerja, sehingga mereka yang mendapatkan pinjaman pendidikan bisa membayar pinjaman yang sudah diberikan.

Peta jalan industri yang dimaksud termasuk pertanian, perikanan dan peternakan (dari hulu sampai hilir), industri pariwisata, manufaktur, konstruksi, sumber daya mineral, kerajinan, industri kesehatan, dan lain-lain yang akan memerlukan tenaga kerja setingkat sarjana. 

Asep menilai jika pinjaman pendidikan tersebut dibuat parsial hanya pendidikan tinggi saja, pihaknya khawatir pinjaman pendidikan tersebut akan gagal seperti halnya program Kredit Mahasiswa Indonesia (KMI) pada era 1980-an.

Sebelumnya, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengusulkan agar bunga pinjaman pendanaan pendidikan lebih rendah dibandingkan pinjaman lainnya.

Nasir menambahkan pinjaman pendidikan itu harus dibuat segmentasinya dan menyasar pada bidang yang potensial seperti sains dan teknik. Hal itu karena dibutuhkan oleh pemerintah.

Sebelumnya, BRI meluncurkan produk BRIGUNA Flexi Pendidikan yang merupakan produk pinjaman dengan skema pembiayaan yang dikhususkan untuk mahasiswa magister (S2) dan doktoral (S3) yang sudah memiliki penghasilan tetap.

Nasir seperti dilaporkan Antara sangat mengapresiasi BRI sebagai bank yang pertama kali meluncurkan kredit lunak untuk pembiayaan pendidikan. Nasir berharap semoga dapat mendorong perbankan yang lain untuk memberikan pinjaman kepada mahasiswa.

Tags :

KOMENTAR