ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | SCHOLAE

Ada Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia dari Kemenlu, Anda Berminat?

27 Maret 2018
Ada Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia dari Kemenlu, Anda Berminat?
Logo BSBI (Istimewa)
JAKARTA, SCHOLAE.CO - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) kembali mengadakan program Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) untuk 2018, seperti disampaikan dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Selasa (27/3/2018).

Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) merupakan salah satu program "soft power" pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk membangun hubungan antarmasyarakat (people to people contact), interaksi antara masyarakat, terutama antara pemuda internasional dan nasional (Indonesia) melalui media seni dan budaya.

Program BSBI berorientasi pada upaya pembentukan citra positif Indonesia, yakni dengan cara memperkenalkan, mempromosikan dan menumbuhkan kecintaan terhadap Indonesia.

Program itu dimaksudkan untuk menjadikan para pemuda warga negara asing sebagai "friends of Indonesia" atau duta Indonesia dan untuk membangun jaringan sahabat Indonesia.

Subyek program tersebut adalah mahasiswa dan atau pemuda internasional dan Indonesia yang berasal dari latar belakang berbeda-beda.

Pada tahun ini, penyelenggaraan program BSBI akan diikuti oleh 72 peserta dari 45 negara, termasuk lima orang peserta dari Indonesia.

Para peserta akan mendapatkan pelatihan mengenai seni tari, seni musik, bahasa Indonesia dan kearifan lokal selama tiga bulan di enam sanggar dan kota, yaitu Sanggar
Smarandana di Denpasar, Rumah Budaya Rumata di Makassar, Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran di Yogyakarta, Yayasan Seni Gubang di Kutai Kartanegara, Sanggar Sayu Gringsing di Banyuwangi dan Sanggar Syofyani di Padang.

Program BSBI berkonsep pendidikan "live in" yang memberikan pengalaman hidup di tengah masyarakat Indonesia, menyelami kearifan lokal, dan mempelajari khasanah adat
istiadat, nilai dan norma setempat, khususnya seni dan budaya nusantara.

Program BSBI  sebagaimana dilansir Antara juga difokuskan pada pembentukan karakter pemuda yang menghargai perbedaan, keberagaman dan menjunjung tinggi nilai kerukunan, kemanuasiaan, toleransi dan persatuan.

Program BSBI terbentuk pada 2003 dengan tujuan awal untuk memperkuat hubungan persahabatan Indonesia dengan negara-negara di kawasan Pasifik. Program itu pada awalnya hanya diperuntukkan untuk negara anggota Southwest Pacific Dialogue (SwPD) yaitu Australia, Indonesia, Papua Nugini, Selandia Baru, Timor Leste dan Fiji.

Selanjutnya, dalam perkembangannya, atas manfaat yang diperoleh/dirasakan dan dipublikasikan oleh para peserta/alumni, permintaan keikutsertaan pada program tersebut meningkat dan menyebar ke kawasan-kawasan lain, seperti Afrika, Australia, Eropa, Timur Tengah, Amerika, Asia, termasuk ASEAN.

Adapun pemilihan negara peserta didasarkan pada kepentingan nasional dan politik luar negeri Indonesia, sehingga setiap tahun pemilihan negara asal peserta dapat berubah.

Tags :

KOMENTAR