ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | SCHOLAE

Ratusan Pelajar dari 34 Provinsi Ikuti Kemah Konselor Sebaya

10 Mei 2018
Ratusan Pelajar dari 34 Provinsi Ikuti Kemah Konselor Sebaya
Ratusan pelajar se Indonesia ikuti Kemah Konselor Sebaya di Babel. (Tribunnews.com)
PANGKALPINANG, SCHOLAE.CO - Sebanyak 506 peserta remaja dari 34 provinsi se-Indonesia mengikuti kemah konselor sebaya 2018 di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sebagai upaya pemerintah menciptakan generasi berkarakter.

"Untuk mewujudkan generasi berkarakter diperlukan suatu gerakan revolusi mental yang dilaksanakan melalui internalisasi nilai-nilai esensial yang di mulai dari individu, keluarga, masyarakat dan institusional," kata Staf Ahli Menteri PMK Bidang Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Ghafur Akbar Dharma Putra saat menghadiri puncak kegiatan Kemah Konselor Sebaya Tingkat Nasional di Pangkalpinang, Kamis (10/5/2018).

Ia mengatakan pemerintah pusat mengapresiasi Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan BKKBN Babel yang telah menggagas dan menyukseskan kemah konselor sebaya tingkat nasional tahun ini.

"Melalui kegiatan ini pemerintah berupaya melahirkan remaja berkualitas yang memiliki perencanaan yang matang untuk masa depannya. BKKBN masuk di dalam dimensi pembangunan manusia dalam prioritas kesehatan dan pembangunan karakter bangsa," ujarnya.

Menurut dia remaja saat ini akan menjadi bagian dari Generasi Emas Indonesia, generasi yang pada tahun 2045, saat Indonesia memasuki usia 100 tahun merdeka, akan berusia antara 35-54 tahun. Generasi ini akan berada pada usia produktif sehingga secara pasti akan mewarnai dan menjadi nahkoda bangsa.

"Ada 65 juta remaja di Indonesia, dan para remaja inilah yang akan menjadi motivator dan role model di masing-masing wilayahnya. Kita harus menjadikan remaja Indonesia sebagai generasi emas yang produktif," ujarnya seperti dikutip Antara.

Ia menambahkan, gerakan nasional revolusi mental bertujuan untuk mengubah cara pandang, pola pikir dan sikap perilaku dalam membangkitkan kesadaran dan membangun sikap optimistis masyarakat khususnya remaja agar meningkatkan kualitas hidup untuk masa depannya.

"Revolusi Mental akan membentuk karakter manusia yang mempunyai tiga nilai, yaitu integritas, etos kerja, dan gotong royong. Dari sinilah kita membentuk generasi remaja yang berkualitas," kata Ghafur.

Tags :

KOMENTAR