ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | SCHOLAE

Universitas Muhammadiyah Surakarta Siap Jadi Percontohan PT Lain

11 Mei 2018
Universitas Muhammadiyah Surakarta Siap Jadi Percontohan PT Lain
Ilustrasi: Gedung kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta. (Net)
SOLO, SCHOLAE.CO - Universitas Muhammadiyah Surakarta siap menjadi percontohan perguruan tinggi lain yang hingga saat ini masih memiliki program studi berakreditasi C.

"Terkait percontohan, kegiatan ini merupakan program hibah. Jadi pendanaan dari hibah melalui proses pengajuan. Hanya universitas yang terakreditasi A yang mengajukan hibah ini," kata Ketua Lembaga Penjaminan Mutu UMS Hari Prasetyo di sela acara lokakarya di Hotel Sahid Jaya Solo, Jumat (11/5/2018).

Ia mengatakan pada program hibah tersebut UMS juga ikut mengajukan dan setelah mengikuti proses seleksi akhirnya UMS terpilih menjadi penyelenggara hibah perguruan tinggi (PT) Asuh.

"Program ini dari Dirjen Pembelajaran dan Mahasiswa Kementerian Pendidikan RI, terkait tugas bahwa universitas yang sudah terakreditasi A diminta mengasuh PT lain yang sebagian besar prodinya masih terakreditasi C," katanya.

Selain itu, pihaknya juga diminta untuk mengasuh PT yang ada di daerah 3T, yaitu terdepan, terluar, tertinggal yang ada di Indonesia.

"Saat ini kami berhasil menjalin mitra dengan PT yang ada di sekitar UMS, di antaranya Universitas Sahid Surakarta, Sekolah Tinggi Teknologi Ronggolawe Cepu Blora, dan Universitas Sultan Fatah Demak," katanya.

Selain itu, ada juga PT yang ada di daerah 3T yang menjadi mitra UMS, di antaranya Sekolah Tinggi Ilmu Informatika dan Komputer di Lombok Tengah dan Sekolah Tinggi Keguruan di Pulau Alor.

"Pada dasarnya melalui program hibah ini dapat terjadi proses pertukaran pengalaman dari PT akreditasi A ke PT akreditasi C. Selain itu, pemerintah berharap melalui kegiatan tersebut dapat terjadi proses transfer ilmu dari UMS atau UMS bisa menjadi percontohan untuk mitra PT asuhan," katanya.

Ia mengatakan terkait dengan program tersebut ada beberapa kegiatan yang dilakukan, yaitu melakukan lokakarya, menyusun dokumen mutu, dan bagaimana melakukan audit yang baik. 

"Sehingga terbukti sistem penjaminan mutu berlangsung efektif. Selain itu, personel dari PT yang menjadi mitra kami boleh mengikuti magang selama dua minggu di UMS untuk melihat bahkan menduplikat praktik yang sudah kami jalankan. Selanjutnya mereka dapat menerapkannya di PT masing-masing," katanya sebagaimana dilaporkan Antara.

Ia mengatakan untuk proses hibah rencananya akan berjalan sampai dengan November, sedangkan monitoring sampai Oktober.

"Ia berharap dengan selesainya program hibah nanti, akan ada banyak prodi dari PT yang menjadi mitra UMS untuk meningkatkan akreditasinya. Sejauh ini sudah ada beberapa prodi yang berkomitmen meningkatkan akreditasi dari C menjadi B," katanya.

Tags :

KOMENTAR