ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | SCHOLAE

Tahun Ini, Siswa SMA Negeri 8 Depok Lulus 100 Persen

12 Mei 2018
Tahun Ini,  Siswa SMA Negeri 8 Depok Lulus 100 Persen
Wakil Kepala Bagian Humas SMA Negeri 8 Depok (Foto-Foto: Scholae/Farida Denura)
DEPOK, SCHOLAE.CO - Siswa peserta Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tahun 2018 dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2018 SMA Negeri Depok 8, lulus 100 persen dalam mengikuti kedua jenis ujian tersebut.

Jumlah siswa-siswi peserta ujian sebanyak 388 siswa diikuti tiga kelas terdiri dari 206 siswa dari kelas IPA dan 182 siswa dari kelas IPS. 

Prestasi lulusan ini seperti disampaikan Wakil Kepala Bagian Humas SMA Negeri 8 Depok, Drs Sugiharto dalam percakapan dengan scholae.co, Jumat (11/5/2018)  sama dengan tahun 2017 yang juga lulus 100 persen. 

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Dra Komariah menambahkan target lulusan, khususnya bidang studi Matematika nilai rata-ratanya tetap naik 0,44 persen dari target yang ditetapkan yaitu 55. 

Tidak tercapainya target tersebut menurut Komariah terkait dengan ujian yang menggunakan soal HOTS (Higher-Order Thinking-Skills ). 

Diakui Komariah, dalam mengerjakan soal HOTS, siswa agak kesulitan dalam mengerjakan khususnya di bidang Matematika. Ini dikarenakan, guru-gurunya belum mengenalkan ke para siswa, dan terpaku pada soal tahun lalu dimana biasanya bentuk soal seperti biasa.

Jadi menurut Komariah, para siswa kurang latihan soal HOTS yang pada akhirnya mengalami kesulitan. 

"Bakal berulang, antisipasi dengan memberi pelatihan, drill mengenalkan soal HOTS. Guru harus kreatif. Selama ini HOTS kurang dikenal,"tandas Komariah.

Komariah menambahkan, dibanding dengan paper, tanpa online para siswa bisa lihat soal, tanpa analisis. Padahal menurut Komariah, para guru di SMA Negeri 8 Depok sudah maksimal bekerja. Paling tidak menurut dia ada kisi-kisinya.

Di bagian lain, Sugiharto yang kini sedang menjalani pendidikan S2 Manajemen Pendidikan di Uhamka, Jakarta menambahkan motto yang diemban SMA Negeri 8 Depok adalah "Jadikan Sekolah Berwawasan Lingkungan", sekolah go green. Ini salah satunya ditandai dengan tersedianya lahan  arboritum, taman sekolah yang tidak boleh dibangun gedung atau bangunan lainnya. Sekolah ini tambah Sugiharto ditumbuhi berbagai pepohonan.



Meski sekolah ini baru berusia 5 tahun dan dibawah pengawasan Pemprov Jawa Barat, cukup signifikan dalam hal pembangunan fisik dan ruangan. Sementara jumlah siswa tahun 2018 sebanyak 1.015 (kelas 1-3). Fasilitas kelas terdapat 27 ruang kelas yakni 10 kelas untuk kelas X, Kelas XI 8 kelas dan Kelas XII 9 kelas. Ruang komputer ada 4 ruangan.

Fasilitas pendukung lainnya menurut Guru Bahasa Inggris kelas XII ini terdiri dari ruang perpustakaan, Mesjid, ruang Guru, Kantin, Lapangan Volley, dan lapangan Basket.

Sekolah yang dipimpin Kepala Sekolah Dra H. Nurlaeli, MPd ini juga memiliki sejumlah kegiatan ekstra kurikulum yakni: Rohani Islam (Rohis), Rohani Kristiani (Rokris), Olahraga terdiri dari Basket, Futsal, Badminton, Taekwondo. Bahkan peserta Taekwondo di sekolah ini pernah sampai ke Jepang dalam sebuah kejuaraan tahun lalu. 

Kegiatan ekstra kurikulum lainnya adalah seni daerah berupa Degung, seni tari, paduan suara yang pernah juara di tingkat Jabodetabek.

Disinggung soal kuota yang ditetapkan SMA Negeri 8 Depok untuk penerimaan siswa baru tahun ajaran ini, Sugiharto mengatakan pihaknya menunggu penunjuk teknis dari Pemprov untuk Penerimaan Peserta Didik Baru-PPDB.

Target jumlah penerimaan siswa baru kata dia tergantung kebijakan Kepala Sekolah. Namun dia mengambarkan di bawah 8 rombongan  kelas dengan standar per kelas 36 siswa.

Menutup perbincangan dengan scholae, Sugiharto berharap adanya penambahan akses angkutan umum ke sekolah karena banyak siswa menggunakan fasilitas tersebut. Saat ini satu jurusan angkot yang melewati jalan menuju sekolah. 

Selain itu pihaknya juga masih membutuhkan ruangan kelas dan berharap perlu bantuan pemerintah untuk pengadaan ruang kelas baru.


Pajangan piala dari berbagai prestasi yang diraih SMA Negeri 8 Depok. (Scholae/Farida Denura)



Editor: Farida Denura
KOMENTAR