ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | SCHOLAE

GMNI DPK Hukum Unsika Kecam Aksi Terorisme

21 Mei 2018
GMNI DPK Hukum Unsika Kecam Aksi Terorisme
Logo: DPK GMNI Hukum Unsika (Dok. Istimewa)
KARAWANG, ARAHKITA.COM -  Aksi terorisme yang terus berlanjut dan menimbulkan keresahan masyarakat Indonesia perlu wajib kita perhatikan bersama, terkhusus pemerintah sebagai pelaksana negara.

Pasalnya aksi terorisme yang berkelanjutan di beberapa wilayah Indonesia akan mengguncang stabilitas politik dan keamanan negara di tengah tahunnya demokrasi yang sedang berjalan dibeberapa wilayah di Indonesia. 

Idhan Ns, Bidang kaderisasi , Aksi dan Propaganda DPK GMNI Hukum Universitas Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) menegaskan, menyikapi aksi tersebut maka perlu  disikapi oleh seluruh elemen bangsa agar tetap senantiasa mampu menjaga persatuan dan kesatuan yang menjadi ciri dari pada kehidupan berbhineka bangsa Indonesia. 

Ketua DPK GMNI Hukum Unsika, Arey Kautsar P S  menjelaskan DPK GMNI Hukum Unsika sebagai salah satu organisasi mahasiswa yang berpaham nasionalis mengingatkan akan pentingnya kembali mempertebal rasa kebangsaan di tengah situasi global yang semakin mengarah pada liberalisme ideologi yang jelas bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila sebagai falsafah kebangsaan yang final dengan kehidupan masyarakat Indonesia. 

Berikut pernyataan sikap DPK GMNI Hukum Unsika terkait teror yang mengancam Indonesia adalah sebagai berikut:
1.  Ucapan bela sungkawa terhadap peristiwa yang terjadi dan menelan korban jiwa.

2. GMNI mengecam segala bentuk terorisme dan kejahatan kemanusiaan yang terjadi di Indonesia dengan motif dan dalil apapun.

3. GMNI mendesak pemerintah dan aparat terkait untuk segera menyelesaikan dan mengusut tuntas permasalahan terorisme di Indonesia, termasuk terkait penerbitan dan revisi undang-undang terorisme yang harus segera di selesaikan.

4. GMNI mengajak seluruh masyarakat untuk merapatkan barisan demi menjaga kesatuan dan persatuan NKRI dan meminta seluruh elite politik untuk tidak memperkeruh keadaan dan situasi politik kebangsaan Indonesia serta menyerukan seluruh elemen bangsa memperkuat persaudaraan sesama anak bangsa sebagai pewaris kehidupan berbangsadan bernegara Indonesia dengan bergotong royong  memperkuat kepedulian satu dengan yang lainnya.



Editor: Patricia Aurelia
KOMENTAR