ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | SCHOLAE

Konsep Entrepreneurship Pancasila, Ini yang Digagas Universitas Pancasila

20 Agustus 2018
Konsep Entrepreneurship Pancasila, Ini yang Digagas Universitas Pancasila
Konsep ekonomi Pancasila juga sejalan dengan ekonomi syariah, karena dalam ekonomi Pancasila terdapat kejujuran. (SINDONews)
JAKARTA, SCHOLAE.CO - Universitas Pancasila (UP) menggagas dan mengkaji konsep Kewirausahaan Pancasila dalam kegiatan bisnis yang diharapkan dapat memberikan dampak bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

"Konsep Entrepreneurship Pancasila ini menerapkan setiap sila Pancasila dalam kegiatan bisnis. Mulai dari sila Ketuhanan Yang Maha Esa hingga Kesejahteraan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia," kata Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Pancasila Sri Widiastuti di Jakarta, Senin (20/8/2018).

Menurut dia, dengan pelaksanaan konsep tersebut diharapkan bisa membawa kesejahteraan bagi rakyat Indonesia sesuai dengan cita-cita Pancasila. Upaya yang sudah dilakukan adalah dengan menggelar pelatihan Kewirausahaan Pancasila.

"UP sendiri punya inkubator bisnis memberikan pendampingan kepada pelaku usaha. Sila keempat adalah kaitannya dengan kerakyatan. Segala sesuatu ada aturannya, mengambil keputusan ada musyarawarah dan terakhir keadilan sosial. Jika itu dilaksanakan dengan baik akan terbentuk keadilan sosial," jelasnya.

Ia mengatakan Sistem Ekonomi Pancasila lebih unggul daripada kapitalis yang mengedepankan persaingan. Untuk saat ini, kata dia, yang harus dilakukan adalah berjejaring.

Konsep ekonomi Pancasila juga sejalan dengan ekonomi syariah, karena dalam ekonomi Pancasila terdapat kejujuran.

"Jadi tidak hanya yang punya modal yang untung saja. Sistem Ekonomi Pancasila menggarisbawahi proses, kita tidak berpihak pada pasar sepenuhnya, tapi harus ada kendali.

Kaitannya ekonomi syariah dengan Pancasila beriringan, ada kejujuran dan keadilan," katanya.

Sementara itu Rektor Universitas Pancasila, Wahono Sumaryono menambahkan secara filosofis, Pancsila merupakan suatu sintesis dari paham-paham besar dunia yang kemudian disesuaikan dengan kondisi Indonesia yang ini kini menjadi ideologi bangsa.

"Dengan mengacu pada satu yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa kemudian sila kedua, dan seterusnya maka akan dihasilkan Keadilan Sosial," jelasnya.

Dikatakannya keadilan sosial itu hasil dari sila satu hingga empat dalam Pancasila sehingga jika mengacu pada Kewirausahaan Pancasila bisa menciptakan pekerjaan.
"Bagaimana orang-orang yang mau terlibat di situ menjadi wirausahawan tapi tetap berlandaskan nilai luhur Pancasila, tidak untuk keuntungan pribadi namun untuk keadilan sosial," katanya.

Sehingga kelebihannya adalah mendorong orang yang bergerak di bidang wirausaha akan menjadi orang yang sukses secara bisnis dan kewajiban sosialnya.

Tags :

KOMENTAR