ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | SCHOLAE

Pelatihan Aplikasi Sertifikasi Dosen PTAK, Tingkat Nasional

24 September 2018
Pelatihan Aplikasi Sertifikasi Dosen PTAK, Tingkat Nasional
Subdit pendidikan tinggi, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat katolik - Kementerian Agama, melakukan pelatihan aplikasi sertifikasi dosen PTAK tingkat nasional (DBK)

BALI, SCHOLAE.CO - Subdit pendidikan tinggi, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat katolik - Kementerian Agama, melakukan pelatihan aplikasi sertifikasi dosen  PTAK tingkat nasional  di Bali, pekan lalu,  dalam rangka meningkatkan layanan pendidikan kepada masyarakat katolik. Pelatihan ini dilaksanakan setelah menganalisa telaah tentang dosen Pendidikan Agama Katolik di Perguruan Tinggi Agama Katolik (PTAK).

Dosen Pendidikan agama katolik menjadi salah satu unsur penentu peningkatan sumber daya manusia di abad ini. Dosen Pendidikan agama kolik terseret ke pusaran informasi dan komunikasi global menantang para dosen agama mengikuti sertifikasi dosen meningkatkan kompetensi dalam mengendalikan pendidikan agama pada tingkatan tinggi arus informasi dan komunikasi abad terbuka.

Hal ini seolah membuat dunia pendidikan agama semakin rumit  karena segala informasi  dari segala ilmu agama-agama di dunia mampu diakses dengan muda  dan cepat oleh siapapun dan dimanapun. Di sisi lain pada abad 21 ini permasalahan yang dihadapi dunia pendidikan agama di Indonesia terutama di perguruan tingi semakin diwarnai trending kompleksitas melemah, seperti radikalisme,  terorisme, rasisme drughause, human trafficking, rendahnya kesadaran multikultural, kesenjangan mutu pendidikan, wawasan kebangsaan NKRI dan lain sebagainya. Dosen profesional yang telah dibuktikan lulus sertifikasi diharapkan mampu mengkounter arus trending komplesitas melemah di  dunia pendidikan agama di perguruan tinggi masing-masing.  Era yang  ditandai semakin ketatnya persaingan di berbagai bidang termasuk bidang pendidikan agama. Untuk itu lembaga pendidikan dan dosen agama sebagai unsur yang paling  dominan memilki peran penting.

Dosen adalah tenaga pendidik profesional dan ilmuan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Sebagai pendidik profesional, seorang dosen tidak cukup hanya memiliki kualifikasi akademik minimal S2, Jabatan Akademik, dan NIDN tetapi perlu dibuktikan dengan sertifikat pendidik. Peraturan pemerintah nomor 37 tahun 2009 tentang dosen pasal 2 menegaskan dosen wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani dan memenuhi kualifkasi lain yang dipersyaratkan satuan pendidikan tinggi tempat bertugas, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Untuk mendapatkan sertifikat pendidik maka dosen wajib mengikuti proses sertifikasi dan lulus sertifikasi.

Profil dosen PTAK pada Forlap PDDikti per agustus 2018 menunjukkan bahwa jumlah dosen tetap ber-NIDN sebanyak 269 orang. Dari jumlah tersebut dosen yang memiliki Jabatan akademik 225, memiliki sertifikat pendidik 114 dosen serta calon serdos tahun 2018 sebanyak 32 dosen. Pola perekrutan calon serdos tahun 2018 berbeda dari tahun sebelumnya yang menggunakan sistem manual yang mengacu pada pemenuhan standar pokok yaitu memiliki NIDN, JJA minimal asisten ahli dan masa kerja minimal 2 tahun. Tahun 2018 perekrutan dan penetapan peserta serdos dilakukan secara online melalui Forlap PDDikti.

Perekrutan dan penetapan secara online melalui Forlap PDDikti ini merupakan hasil rapat koordinasi tingkat nasional tentang sertifikasi dosen antara Kementerian Agama RI dan Kemenristekdikti bulan April 2018 di Surabaya dan seterusnya menjadi standar perekrutan dan penetapan peserta serdos baik di lingkungan Kementerian Agama maupun Kementerian lainnya yang membidangi pendidikan tinggi. Pola perekrutan dan penetapan serdos secara online ini tetap mengacu pada pemenuhan standar pokok yaitu memilki NIDN, JJA menimal Asisten Ahli dan masa kerja minimal 2 tahun serta aktif melaksanakan tridarma perguruan tinggi yang dapat dipantau secara nasional melalui Forlap PDDikti. Jadi basis perekrutan dan penetapan peserta  adalah Forlap PDDikti.

Dampak dari pola perekrutan dan penetapan peserta serdos secara online melalui forlap PDDikti adalah seluruh perguruan tinggi  wajib mengelola Forlap PDDikti sesuai home base masing-masing secara benar, bertanggungjawab dan taat asas. Tahun 2018, Ditjen Bias katolik telah menetapkan kuota untuk calon peserta serdos 2018 sebanyak 50 orang tetapi data peserta serdos yang valid dalam Forlap PDDikti hanya 32 dosen.

Pada pelaksanaan pelatihan sertifikasi dosen ini, Ditjen Bimas Katolik bekerja sama dengan Ditjen Pendidikan Islam serta pusat data pendidikan tinggi Kemenristekdikti. Prosedurnya sebagai berikut; Data calon peserta diperoleh melalui Forlap PDDikti yang diproses oleh pusat data pendidikan tinggi Kemenristekdikti.  Ditjen Pendis menetapkan peserta sertifikasi dosen PTAK dalam SK Ditjen Pendis. Ditjen Pendis menunjuk perguruan tinggi penyelenggara/penilai (PTP) untuk melaksanakan sertifikasi dosen PTAK di lingkungan Ditjen Bimas Katolik. Ditjen Bimas Katolik melakukan MoU dengan PTP untuk proses pelaksanaan sertifikasi dosen. PTP melakukan sertifikasi dosen sampai dengan penetapan kelulusan dan pemberian sertifikat kepada dosen yang lulus sertifikasi.

Keberhasila pelaksanaan sertifikasi dosen PTAK tahun 2018 sangat ditentukan oleh persiapan yang baik melalui sosialisasi dan pelatihan aplikasi sertifikasi dosen. Pelatihan aplikasi sertifikasi dosen perguruan tinggi agama katolik di Denpasar merupakan upaya Direktorat Jenderal Bimas Katolik dalam meningkatkan kompetensi dosen agama katolik. Tujuan pelatihan ini adalah agar para dosen agama katolik memperoleh pengetahuan sertifikasi dosen dan melatih mengoperasikan aplikasi sertifikasi dosen. Hadir pula para operator aplikasi sertifikasi dosen dari lembaga perguruan tinggi agama katolik masing-masing.


Editor: Maria L Martens
KOMENTAR