ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | SCHOLAE

Kelompok Belajar Ini Kembangkan Imajinasi Anak Kurang Mampu

01 Oktober 2018
Kelompok Belajar Ini Kembangkan Imajinasi Anak Kurang Mampu
Sebuah kelompok belajar bernama Kejar Aurora menfasilitasi pengembangan daya imajinasi dan soft skill seperti kepemimpinan, kerja sama tim dan lain-lain. (Komunita.id)
BANDUNG, SCHOLAE.CO - Sebuah kelompok belajar bernama Kejar Aurora menfasilitasi pengembangan daya imajinasi dan soft skill seperti kepemimpinan, kerja sama tim, kemampuan bicara di depan publik, kreatifitas, empati, interaksi, pemecahan masalah anak-anak yang kurang mampu melalui kegiatan bermain dan berimajinasi. 

"Kejar' adalah singkatan dari kelompok belajar, sementara aurora memiliki filosofi sendiri bahwa cahaya aurora akan bisa dilihat dalam kegelapan. Maksudnya, meski setiap anak yang belajar di tempat ini memiliki latar belakang yang 'gelap' tapi mereka percaya akan ada cahaya yang dapat bersinar didalamnya," Pendiri Kejar Aurora, Puji Prabowo, di Bandung, Minggu (30/9/2018).

Pada usia 20 tahun, Puji Prabowo mengaku kehilangan salah satu temannya karena sakit dan saat itulah hatinya tergerak untuk membuat sesuatu yang bermanfaat selama hidup.

"Pada saat itu saya juga mendengar sebuah khotbah,jika kita meninggal tidak akan membawa fisik tetapi membawa apa yang kita tinggalkan dan bermanfaat bagi banyak orang," kata dia.

Pada awalnya Kejar Aurora berada di Cimindi lalu pindah ke Sarijadi Kota Bandung hingga akhirnya mendapatkan tanah hibah dari PT Cihanjuang di daerah Cihanjuang, Kota Cimahi.

"Awalnya hanya empat orang murid yang kami ajar. Ternyata semakin hari semakin bertambah, sekarang mencapai 101 orang dengan jumlah anak per kegiatan sebanyak 40 orang.
Kami menerapkan sistem per semester untuk belajarnya," katanya sebagaimana diberitakan Antara.

Rentang usia yang mengikuti sekolah ini dari berbagai usia bahkan anak-anak yang belum menginjak usia sekolah. Berfokus pada kegiatan softskills seperti bernyanyi, menggambar, dan pengembangan imajinasi.

Kelasnya pun di desain sedemikian rupa agar anak-anak bisa dengan mudah mendapatkan imajinasinya sendiri. Tim pengajar berjumlah 21 orang dengan 2-5 orang pada setiap pertemuan. Sekolah ini melakukan kegiatannya di hari Sabtu dan Minggu.

"Kami berharap anak-anak yang sebelumnya belajar di Kejar Aurora tidak akan meninggalkan adik-adiknya dan turut membantu membagi ilmunya," kata Puji Prabowo.

Tags :

KOMENTAR