ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | SCHOLAE

Menebar Semangat Rumah Belajar Se-Nusantara

02 Oktober 2018
Menebar Semangat Rumah Belajar Se-Nusantara
Pembelajaran yang menyediakan bahan belajar dan fasilitas komunikasi serta interaksi antarkomunitas (Net)

JAKARTA, SCHOLAE.CO - Program Rumah Belajar, makin gencar disemai Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom Kemendikbud). Kepala Pustekkom Kemendikbud Gogot Suharwoto, Ph.D. beserta jajarannya giat mensosialisasikan keberadaan komunitas pendidikan ini.

Salah satunya, melalui Duta Rumah Belajar  yang tersebar di beberapa wilayah nusantara. Misalnya,  Duta rumah belajar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Supriyatni, S.Pd di Koba, yang mengatakan rumah belajar merupakan program Kemendikbud yang terus ditularkan ke seluruh daerah di Indonesia. "Untuk di Babel saya ditunjuk sebagai duta rumah belajar yang akan terus menyosialisasikan program tersebut, termasuk di Bangka Tengah," katanya kepada wartawan,

Ia menjelaskan, dalam kegiatan sosialisasi pemanfaatan rumah belajar tersebut merupakan sosialisasi apa yang dimaksud dengan rumah belajar itu sendiri. "Rumah belajar adalah sebuah portal pembelajaran yang menyediakan bahan belajar dan fasilitas komunikasi serta interaksi antarkomunitas yang ditujukan untuk para siswa, guru dan masyarakat luas," jelasnya.

Ia mengatakan, rumah belajar artinya belajar untuk semua dan belajar dimana saja, kapan saja dan dengan siapa saja karena cukup dengan membuka website rumah belajar http://belajar.kemdikbud.go.id secara gratis. "Setelah membuka Website Rumah Belajar, para pembelajar bisa memilih fitur-fitur rumah belajar yang meliputi sumber belajar, buku sekolah elektronik, bank soal, laboratorium maya, kelas maya, peta budaya, wahana jelajah angkasa, pengembangan keprofesian berkelanjutan, karya komunitas, karya guru, karya bahasa dan sastra," jelasnya.

Supriyatni berharap sosialisasi pemanfaatan rumah belajar tersebut mampu meningkatkan kompetensi teknologi informasi dan komunikasi guru, mengenal dan memanfaatkan lebih jauh rumah belajar. "Dengan adanya pemanfaatan rumah belajar tersebut kami berharap siswa dapat lebih mudah memahami materi pelajaran begitu juga untuk para gurunya dalam proses pembelajaran," ujarnya. (Editor: Maria L. Martens)

Tags :

KOMENTAR