ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | SCHOLAE

Upaya Memperbaiki Mutu Guru Lewat Regulasi

06 Oktober 2018
Upaya Memperbaiki Mutu Guru Lewat Regulasi
Semua jenis perekrutan pegawai harus berdasarkan kompetensi dasar dan kompetensi di bidang yang spesifik dengan suatu profesi (Net)

JAKARTA, SCHOLAE.CO - Keputusan pemerintah mengakomodasi tenaga honorer sebagai aparatur sipil negara disambut optimistis oleh kalangan terkait. Kebijakan ini membuka harapan mereka untuk bisa hidup lebih sejahtera.

Namun, keputusan tersebut hendaknya bukan sekedar berkutat soal formasi, melainkan juga kompetensi sehingga hal ini menjadi momentum perbaikan mutu guru dan pendidikan secara sistemik.

"Ini adalah kesempatan untuk membenahi masalah kompetensi dan distribusi guru. Guru yang memiliki kemampuan sesuai standar bisa terpenuhi haknya," kata dosen Administrasi Negara Indonesia, Lina Miftahul, beberapa waktu lalu.

Lina mengingatkan, Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) mengatur semua jenis perekrutan pegawai harus berdasarkan kompetensi dasar dan kompetensi di bidang yang spesifik dengan suatu profesi.

Sejumlah perekrutan guru honorer, baik oleh kepala sekolah maupun pemerintah daerah, tidak berlandaskan kompetensi. Bahkan, terdapat kasus perekrutan yang tidak beradasarkan pemetaan kebutuhan guru di sebuah wilayah.

Selain tidak sesuai aturan undang-undang, cara ini juga menimbulkan ketimpangan kompetensi dalam sebyag profesi. "Adanya ujian CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) dan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) merupakan upaya untuk memberi kesempatan kepada guru-guru honorer yang memang berkompetensi sesuai kebutuhan profesi agar bisa mendapatkan hak kepegawaian mereka," ucapnya.

Ia menerangkan, dari segi gaji pokok, tunjangan dan kenaikan pangkat/golongan, tak ada perbedaan antara PNS dan PPPK. Artinya, baik guru PNS maupun PPPK memiliki kesempatan berkarier yang sama. Perbedaannya hanya pada dana pensiun. Pensiun PPPK tidak ditanggung oleh pemerintah, melainkan harus disiapkan secara mandiri.

Tags :

KOMENTAR