ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | SCHOLAE

Laboratorium Virtual Topang Pembelajaran

15 Oktober 2018
Laboratorium Virtual Topang Pembelajaran
Keberadaan Laboratorium virtual sarana dalam memenuhi keperluan belajar-mengajar (Net)
SEMARANG, SCHOALE.CO - Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang begitu cepat harus benar-benar dimanfaatkan. Bukan hanya sebagai alat komunikasi dan hiburan, melainkan juga sebagai sarana dalam memenuhi keperluan belajar-mengajar. Salah satunya melalui laboratorium virtual.

Kepala Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan (BPMKI) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Abu Khaer mengatakan, gawai perlu dimanfaatkan sebagai penyedia konten belajar. Sebab, saat ini, berbagau hal yang tersedia dalam gawai semakin komplet.

"Sayang sekali jika peluang ini tidak ditangkap untuk keperluan mendidik. Banyak konten virtual yang bisa memberi kontribusi positif bagi generasi mendatang," ujar Abum di sela-sela pengumuman pemenang Lomba Aplikasi Mobile Kihajar (Kita Harus Belajar), di kota Semarang, Jawa Tengah, kemarin.

BPMPK menyelenggarakan 'Grand Final Lomba Aplikasi' ajang adu inovasi dan kreasi peserta. Sejumlah kategori yang dilombakan ialah Umum V-Lab, Umum Game Edukasi, Guru, dan Pelajar.

Menurut Abu, lomba itu memacu peserta, baik guru, siswa, maupun umum, untuk mengembangkan aplikasi bergerak (mobile) dengan konten pelajaran menarik. "Termasuk virtual lab, bagaimana agar gawai dapat memberi kemudahan untuk menyerap kurikulum dalam pembelajaran," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Gatot Bambang Hastowo menuturkan, sarana yang ada saat ini, termasuk gawai, harus dimanfaatkan ke arah postif "Gawai dapat dimanfaatkan untuk proses pembelajaran. Aplikasi yang dihasilkan dari lomba ini dapat dinikmati 10-15 tahun ke depan,". (Editor: Maria L. Martens)



Editor: Maria L Martens
KOMENTAR