ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | SCHOLAE

Perjalanan BPK PENABUR Jadi Tantangan, Harus Mampu Berjalan di Tengah Perubahan

10 November 2018
Perjalanan BPK PENABUR Jadi Tantangan, Harus Mampu Berjalan di Tengah Perubahan
Ketua Umum BPK PENABUR Adri Lazuardi sedang memberi sambutan ketika melantik Pengurus BPK PENABUR di Bandung, Sabtu (10/11/2018). (FOTO: Humas BPK PENABUR)
JAKARTA, SCHOLAE.CO - Ketua Umum BPK PENABUR Adri Lazuardi, pada akhir pekan ini melantik  Pengurus Setempat BPK PENABUR yang ada di tiga daerah, Sabtu (10/11/2018) yaitu BPK PENABUR Bandung dan Minggu, (11/11/2018) yaitu BPK PENABUR Tasikmalaya dan BPK PENABUR Cimahi).  Bertajuk “Berani Berubah”, Adri menyatakan bahwa berani berubah adalah sikap yang tepat dalam menghadapi tantangan jaman di era Revolusi 4.0.

Dalam sambutannya ketika melantik Pengurus BPK PENABUR di Bandung, Sabtu (10/11/2018,  Adri menegaskan bahwa perjalanan PENABUR kedepan menjadi tantangan sehingga menjadi sekolah yang mampu berjalan di tengah-tengah perubahan.

Adri berharap sekolah yang sudah bagus di Bandung ini dapat menjadi rumah yang baik bagi setiap anggota keluarga besar di sini.

"Pengurus adalah hamba- hamba Tuhan untuk  melayani Tuhan. Sehingga melakukan apa yang harus dilakukan karena kemuliaan hanya untuk nama Tuhan. Adri berharap ini dapat ditanamkan oleh pengurus, sehingga dapat memberikan yang terbaik bagi sesama dan Tuhan,"ungkap Adri.

Lanjut Adri, bagi guru dan karyawan, diharapkan dapat memberikan yang terbaik bagi pendidikan. 

Selain itu, Adri juga kembali menyinggung soal  PKBN2K (Pendidikan Kristen Berbasis Nilai-Nilai Kristiani) menjadi fokus BPK PENABUR. Karena dengan inilah BPK PENABUR akan membangun generasi bangsa yang akan datang, yang tidak hanya memiliki kecerdasan tapi juga karakter yang memampukan mereka berada di tengah-tengah masyarakat dan berkontribusi di dalamnya melalui bidang yang mereka tekuni. Penerapan PKBN2K tersebut tidak hanya untuk anak didik saja tetapi juga menyeluruh kepada para guru dan karyawan. 

"Guru memiliki peranan yang besar sebagai saksi Kristus, di mana sosok guru menyatu dengan kehidupan Kristus. Sehingga ke depannya, sebagai pendidik, guru-guru PENABUR memiliki pondasi iman dan karakter yang kuat. Adri juga memiliki keyakinan bahwa keberagaman yang ada di BPK PENABUR baik talenta, prestasi, maupun suku, ras dan lainnya adalah sebagai kekuatan, sehingga BPK PENABUR mampu berdiri di tengah-tengah perkembangan jaman,"jelas Adri. 

Tiga pilar yang mendorong kemajuan BPK PENABUR sebagai institusi pendidikan itu sambung Adri yaitu sekolah, orang tua dan gereja. Hal ini juga menurut Adri menjadi perhatian bagi BPK PENABUR setempat yakni BPK PENABUR, Bandung, Tasikmalaya dan Cimahi.

Erwien Kosasih yang didapuk sebagai Ketua Pengurus BPK PENABUR PENABUR mengatakan bahwa saat ini prestasi akademis maupun non akademis sudah baik, namun dengan PKBN2K, anak akan memiliki budi pekerti yang baik. Erwien yang juga berprofesi sebagai wiraswasta ini mengajak seluruh warga gereja terutama GKI untuk menyekolahkan anaknya di BPK PENABUR Bandung karena PENABUR didirikan untuk memenuhi kebutuhan gereja akan pendidikan. 

“Gereja dan sekolah harus sama-sama mendukung satu sama lain terutama dalam penyelenggaraan pendidikan,” ungkap Erwien.

Sementara Ketua BPK PENABUR Tasikmalaya Ferri Candra berharap dapat terjalin lebih baik lagi sinergi antara sekolah dengan orang tua karena dalam mendidik karakter tidak akan maksimal jika tidak didorong dari rumah di mana peserta didik lebih banyak menghabiskan waktunya.

Ferri yang sudah melayani sebelumnya di BPK PENABUR Tasikmalaya selama 8 tahun, memaparkan bahwa meskipun ada kesenjangan antara guru senior dan baru, namun masing-masing memiliki kelebihan yang dapat saling melengkapi. 

“Dalam kaitan dengan teknologi, guru baru dapat memberikan kontribusinya, sebaliknya guru senior dapat memotivasi guru baru untuk dapat berkarya lebih baik,” tutur Ferri yang memiliki kecintaan pada sekolah dan dunia pendidikan.

Dalam pelantikan Pengurus BPK PENABUR Cimahi yang berlangsung di GKI Cimahi, Drs. Sumarmo yang menjabat sebagai Ketua BPK PENABUR Cimahi 2018-2022 mengungkapkan bahwa kerja sama antara sekolah dengan orang tua diharapkan dapat terjalin dengan baik, karena pendidikan tidak hanya terjadi di sekolah saja tetapi juga di dalam keluarga. 





Editor: Farida Denura
KOMENTAR