ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | SCHOLAE

Choralescence Konser Kolaboratif, Mahasiswa IPB-Unpad

30 November 2018
Choralescence Konser Kolaboratif, Mahasiswa IPB-Unpad
Choralescene, perpaduan ciamik antara Paduan Suara Mahasiswa IPB dan Unpad. (Tribunnews Bogor)
BOGOR, SCHOLAE.CO - Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Institut Pertanian Bogor Agria Swara dan PSM Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung menggelar konser kolaboratif.

"Konser ini merupakan terobosan baru dalam dinamika perkembangan paduan suara perguruan tinggi di Indonesia," kata Pembina PSM IPB Agria Swara Agus Lelana di Bogor, Jawa Barat, Kamis (29/11/2018).

Konser Agria Swara IPB dan PSM Unpad, katanya, telah diselenggarakan di Tan Siong Kie Hall ACS Jakarta, akhir pekan lalu, yang dihadiri Rektor IPB Arif Satria.

Sebelum penampilan kolaboratif itu, PSM Unpad juga menggelar konser di Graha Sanusi Hardjadinata Unpad Bandung yang dihadiri Rektor Unpad Tri Hanggodo Achmad.

Agus Lelana berpendapat bahwa konser itu merupakan terobosan baru dengan tiga argumentasi, yakni dilaksanakan secara kolaboratif menembus kultur masing-masing kampus, dihasilkan suatu konser inovatif dan berpotensi besar sebagai "trend setter" di Indonesia, serta menjadi inspirasi bagi pengembangan ekonomi kreatif di Tanah Air, sekaligus sebagai model penguatan kapasitas generasi muda dengan kemahiran abad ke-21.

Konser yang mengusung tema "Choralescence A Masterpiece of Two Mellifluous Souls" itu meliputi dua sesi, yakni penampilan lagu klasik dan lagu kontemporer.

Lagu klasik yang disuguhkan di antaranya Laudate Dominum (Jakob Handl, 1550-1591), ImAbendrot (Gustav Mahler, 1960-1911), Talismane (Robert Schumann, 1810-18560), Hail Queen of Heaven (Richards Dubra), Nine Dawn Watercolours (Jaako Mantyjarvi), He Wishes For The Cloths of Heaven (Brandley Ellington), dan Crucifixus (Andrej Makor).

Lagu kontemporer, di antaranya Puing (H Simanungkalit), Karena Kau Ada (Farman Purnama), Ikaw Ang Mahal Ko. (Arr George G Hernandez), Misty (arr: Enroll Garner), Anthem (Benny Anderson, Tim Rice & Bjorn Ulvaenus), Bellas Finale (Art Deke Sharon), Sumpah Pemuda (El Kindangen), Zikr (Arr. Ethan Sperry), Kruhay (Benny F Castilon), serta lagu Let It Be (R Cayabyab & M Soliman). Ketua PSM IPB Agria Swara Yonathan Arderian M. menjelaskan konsep kolaborasi tersebut gagasan yang sudah ada sejak lama antara pihaknya dengan PSM Unpad.

"Karena kedua PSM berada di bawah asuhan pelatih yang sama, yaitu Arvin Zeinullah," katanya. Ketua PSM Unpad Ahmad Aldi Purnama menambahkan selain lagu klasik, juga dinyanyikan lagu kontemporer dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi. "Kesulitan itu dapat ditembus, karena kedua PSM ini sudah tertempa dengan baik dan memiliki reputasi prestasi internasional yang tidak diragukan lagi," katanya. 

Editor: Farida Denura
KOMENTAR