ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | SCHOLAE

Dukung Anak Aktif di Kegiatan Ekstrakurikuler Sekolah

08 Januari 2019
Dukung Anak Aktif di Kegiatan Ekstrakurikuler Sekolah
Salah satu kegiatan ekstrakurikuler SDK PENABUR Gading Serpong (Net)

KEGIATAN ekstrakurikuler di sekolah bertujuan untuk pengembangan diri siswa. Selain itu juga untuk menyalurkan bakat dan kemampuan siswa sesuai bidang kegiatan yang diadakan di sekolah. Kegiatan ini ini bertujuan untuk membantu perkembangan siswa  sesuai kebutuhan, potensi, bakat dan minat siswa.

Beberapa manfaat kegiatan ekstrakurikuler, diantaranya wadah untuk mengembangkan potensi, bakat dan minat yang sudah dimiliki siswa. Selain itu, sebagai upaya memupuk dan mengembangakan rasa tanggungjawab pribadi dan sosial siswa, serta memberikan bekal untuk mempersiapkan karir siswa. Dengan manfaat ini, kegiatan ekstrakurikuler juga mampu menciptakan nuansa dan suasana pembelajaran yang bervariasi di sekolah. Kebosanan belajar dapat direduksi sedemikian rupa sehingga prestasi belajar anak dapat ditingkatkan secara optimal. Karenanya, baik orangtua maupun pihak sekolah perlu mendukung siswa terlibat aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler.

Nah, untuk mendukung minat anak, beberapa hal penting untuk menjadi perhatian. Diantaranya :

Perlu kondisi tubuh yang prima

Seorang siswa aktivis perlu berusaha untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap prima. Hal ini bertujuan agar siswa dapat mengikuti proses belajar tatap muka (intrakurikuler) dan aktivitas lainnya dengan baik. Kegiatan belajar intrakurikuler membutuhkan kosentrasi maksimal agar dapat belajar dengan baik. Dapat menerima dan memahami materi pelajaran. Jika konsentrasi siswa buyar atau gagal fokus dalam belajar maka diperkirakan prestasi belajar siswa akan menurun. Konsentrasi belajar siswa, salah satunya ditentukan oleh kondisi tubuh. Tubuh yang sehat akan mendukung upaya siswa untuk fokus terhadap kegiatan pembelajaran. Tubuh membutuhkan energi yang cukup untuk beraktivitas di sekolah. Oleh sebab itu siswa perlu mengkonsumsi makanan sehat dan seimbang dan istirahat yang cukup di rumah agar tubuh tetap dalam kondisi prima.

Membagi waktu dengan baik

Bagi siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, akan membutuhkan waktu lebih dari biasanya. Para siswa aktivis di sekolah akan terlihat agak lebih sibuk dibanding siswa lainnya. Sibuk mengikuti pelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Bukan berarti siswa akan santai belajar di rumah. Sama seperti siswa lainnya, seorang siswa aktif di sekolah akan memiliki tugas dan keajiban belajar di rumah. Selain itu mungkin juga ikut membantu pekerjaaan orangtua di rumah. Seorang siswa yang aktif di sekolah akan dapat mengatur waktu dengan baik. Membagi waktu untuk belajar dan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.  Mengatur waktu di rumah, antara belajar, bermain, istirahat atau membantu orangtua.

Keterbukaan pada orangtua

Kegiatan di sekolah tidak hanya butuh waktu dan tenaga tetapi juga butuh sejumlah dana lebih dari biasanya. Dana itu digunakan untuk jajan dan, mungkin juga iuran siswa di sekolah dalam kegiatan ekstrakurikulernya. Untuk hal ini siswa perlu berterus terang kepada orangtua, meminta izin dan restu pada untuk mengikuti  kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Sehingga orangtua pun memahami dan mendukung kegiatan siswa di sekolah. Jadi, siswa aktivis di sekolah perlu menjaga kesehatan sehingga kondisi tubuh tetap prima. Kemudian memenej waktu dan tenaga dengan baik serta berkomunikasi dengan orangtua di rumah.


Editor: Maria L Martens
KOMENTAR