ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | SCHOLAE

Bantuan Pendidikan Bidikmisi Tahun ini Bertambah Kuota

09 Januari 2019
Bantuan Pendidikan Bidikmisi Tahun ini Bertambah Kuota
Pendaftaran bantuan bidikmisi 2019 (Net)

JAKARTA, SCHOLAE.CO - Kuota penerimaan mahasiswa baru melalui jalur beasiswa bidikmisi bakal bertambah. Bahkan, penambahannya diperkirakan mencapai 100 persen.  Universitas Brawijaya (UB) misalnya. Pada 2018 lalu mengalokasikan kuota 500 untuk jalur bidikmisi. Kini bertambah menjadi 1.000 kursi.

”Kemungkinan naik kuotanya (jalur bidikmisi). Tidak seperti tahun lalu (2018) yang sempat menurun,” ujar Rektor UB Prof Dr Ir Nuhfil Hanani AR MS.  Nuhfil menyatakan, penambahan kuota bidikmisi ini berdasarkan kuota tambahan dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). ”Pusat yang mengatur penambahannya. Tahun 2017 lalu bertambah, 2018 turun, kini (2019) naik lagi,” kata guru besar pertanian itu.

Dia mengetahui adanya penambahan kuota bidikmisi setelah berkoordinasi dengan Kemenristekdikti, beberapa waktu lalu. Intinya, ada kuota bidikmisi sebesar 130 ribu yang disebar ke seluruh PTN dan perguruan tinggi swasta (PTS) yang dianggap mampu menata kuota bidikmisi.  ”Biasanya diberikan 10 persen dari kuota daya tampung total,” tambah mantan dekan fakultas pertanian (FP) UB itu.

Bidikmisi adalah bantuan biaya pendidikan bagi calon mahasiswa tidak mampu secara ekonomi dan memiliki potensi akademik baik untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi pada program studi unggulan sampai lulus tepat waktu.

Perlu diketahui bahwa Bidikmisi berbeda dengan beasiswa. Beasiswa yang berfokus pada memberikan penghargaan atau dukungan dana terhadap mereka yang berprestasi, sedangkan Bidikmisi berfokus kepada yang memiliki keterbatasan kemampuan ekonomi (lihat penjelasan Pasal 76 UU No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi).

Walaupun demikian, syarat prestasi pada Bidikmisi ditujukan untuk menjamin bahwa penerima bidikmisi terseleksi dari yang benar-benar mempunyai potensi dan kemauan untuk menyelesaikan pendidikan tinggi.  Dengan adanya Bidikmisi ini, maka bisa memberikan kesempatan belajar di perguruan tinggi bagi peserta didik yang tidak mampu secara ekonomi dan berpotensi akademik baik. Selain itu, diharapkan pula bisa meningkatkan prestasi mahasiswa, baik pada bidang kurikuler, ko-kurikuler, maupun ekstra kurikuler.

Berikut ini informasi lengkap seputar Bidikmisi yang diperuntukkan bagi Pihak Sekolah ataupun siswa-siswi yang ingin mendaftar Bidikmisi pada tahun ini.

1. Persyaratan Pendaftaran Bidikmisi

Untuk bisa mendaftar Bidikmisi, maka calon peserta harus bisa memenuhi persyaratan pendaftaran yang telah ditentukan oleh panitia seleksi. Apabila calon peserta dapat memenuhi persyaratan, maka bisa melakukan pendaftaran Bidikmisi. Calon peserta juga harus mendapatkan rekomendasi dari Kepala Sekolah sebagai salah satu syarat untuk mendaftar Bidikmisi.

2. Pendaftaran Bidikmisi Online dan Offline

Bagi calon peserta yang bisa memenuhi persyaratan Bidikmisi, maka selanjutnya dapat melakukan pendaftaran Bidikmisi. Pendaftaran Bidikmisi dapat dilakukan secara online ataupun offline. Pendaftaran diutamakan dilakukan secara online. Namun apabila terkendala banyak hal, maka pendaftaran boleh dilakukan secara offline atau langsung dengan mengirimkan berkas pendaftaran.

3. Cara Pendaftaran Bidikmisi

Pendaftaran Bidikmisi dimulai oleh Pihak sekolah yang memberikan rekomendasinya dengan mengisi data-data siswa pada website Bidikmisi dialamat bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id kemudian pilih menu Sekolah. Kepala Sekolah mengisikan data-data siswa dan kemudian akan mendapatkan kode akses pendaftaran untuk masing-masing siswa. Bagi siswa yang telah mendapatkan kode akses dari Kepala Sekolah, maka yang harus dilakukan adalah melakukan pendaftaran dengan login ke alamat bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id kemudian pilih menu siswa.

4. Jadwal Pendaftaran Bidikmisi

Untuk mengontrol kegiatan Bidikmisi, maka perlu untuk mengetahui jadwal pendaftaran Bidikmisi. Dengan mengetahui jadwal Bidikmisi, maka tidak akan terlambat dalam melakukan pendaftaran.

5. Jenis Seleksi dan Metode Verifikasi Bidikmisi

Jenis seleksi yang diadakan oleh panitia seleksi terdiri dari seleksi nasional, lokal, dan mandiri. Seleksi nasional terdiri dari SNMPTN dan SBMPTN untuk PTN, PMDK-PN dan UMPN untuk Politeknik Negeri, serta jalur mandiri PTN dan PTS, dan jalur seleksi masuk ISI atau ISBI, dan UT. Metode verifikasi yang digunakan oleh panitia untuk menyeleksi peserta Bidikmisi berbeda antara jenis seleksi yang satu dengan lainnya. Seleksi ditentukan oleh masing-masing PTN dan PTS dengan berpedoman pada ketentuan yang telah ditetapkan.

6. Daftar Perguruan Tinggi Penyelenggara Bidikmisi

Untuk melengkapi informasi yang telah diperoleh sebelumnya, maka perlu untuk mengetahui pula daftar perguruan tinggi yang menyelenggarakan Bidikmisi karena untuk memastikan apakah perguruan tinggi yang dituju menyelenggarakan Bidikmisi atau tidak.





Editor: Maria L Martens
KOMENTAR