ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA

Soft Skills di Dunia Kerja, Pentingkah?

08 Februari 2019
Soft Skills di Dunia Kerja, Pentingkah?
Pembicara Yanti Wijaya, VP People dari Sleekr (Istimewa)

JAKARTA, SCHOLAE.CO - Saat ini dunia kerja mencari lebih dari sekedar CV dan ijazah, namun softskills dan kemampuan untuk dapat berinteraksi dengan oranglain secara baik juga dibutuhkan. Dilatarbelakangi kebutuhan tersebut, Teknik Industri UPH mengadakan seminar tamu bertajuk ‘Application of HRM in Startup Company’- Sleekr,  beberapa waktu lalu di MYC UPH Lippo Village.

Seminar ini memaparkan beberapa soft skills yang sangat krusial di dunia kerja, seperti misalnya kreativitas, memiliki ide-ide yang bagus, integritas, inovatif, proaktif dan berwawasan luas. Dijelaskan Laurence, dosen Teknik Industri UPH, salah satu hal penting yang dipelajari dalam sebuah organisasi adalah integrated system. “Seperti yang kita ketahui, faktor produksi utama yang dibutuhkan oleh suatu organisasi adalah 5M, dimana salah satu M yang dipelajari adalah Man, selain Machines, Money, Method, dan Materials. Jadi di tiap organisasi ada people yang harus dikelola. Sehingga seminar ini sangat relevan dengan prodi TI,” jelas Laurence.

Sejalan dengan hal tersebut,  Yanti Wijaya, VP People dari Sleekr yang juga seorang alumni Teknik Industri UPH, memaparkan,  saat bekerja di dunia bisnis nantinya pasti berhadapan dengan banyak orang, apalagi di dunia Teknik Industri.  “Jadi sebelum manage people, kita harus bisa manage diri sendiri dulu. Harus bisa menjadi orang yang mandiri, pro aktif tidak mementingkan ego, berani berbicara, dsb. Karena nantinya di dunia kerja itu yang akan bisa membuat mereka survive. Apalagi di dunia industri, harus belajar memikirkan sebuah sistem yang efektif bagi perusahaan, baik dari segi orang dan teknologi,”  ungkap Yanti.

Ia juga memperkenalkan sebuah aplikasi yang sangat membantu di dalam dunia Human Resource, yaitu aplikasi Sleekr. Merupakan sebuah aplikasi yang memudahkan pekerjaan HR di dalam dunia kerja, yang terdiri dari software HR dan Akuntansi. Dimana melalui aplikasi ini, sistem absensi, cuti, klaim, perhitungan payroll atau penggajian beserta PPh 21 dapat dipermudah.

“Teknologi sangat berkembang pesat, jadi di sini saya memperkenalkan sebuah teknologi yang akan memudahkan di dunia kerja nantinya. Jadi mereka bisa merasakan mudahnya belajar HR menggunakan sistem yang sudah ada. Dengan menggunakan sistem saja sudah tau, semua fitur-fitur pada HR. Begitu pula dengan accounting. Jadi misal suatu saat mereka akan menjadi business owner, dua sistem yang terintegrasi ini sudah bagus dan efektif,” katanya.


Editor: Maria L Martens
KOMENTAR