ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | SCHOLAE

Ketika Kampus Berlomba dalam Layanan Hotspot

19 Maret 2012
Ketika Kampus Berlomba dalam  Layanan Hotspot
Kampus kini sedang berlomba menyediakan layanan komunikasi data nirkabel yang dikenal dengan layanan hotspot yang merupakan suatu area dimana suatu koneksi internet dapat berlangsung tanpa kabel dan dapat diakses dengan menggunakan perangkat elektronik seperti notebook, PDA berteknologi Wi-Fi atau gadget lainnya yang telah dilengkapi dengan fasilitas Wi-Fi.
    
Pemandangan yang jamak dijumpai di pelataran kampus, seperti sekumpulan anak muda memangku laptop di bawah pohon rindang. Mereka tak hanya sedang mengetik atau mengerjakan tugas kuliah, tetapi tengah berselancar di jagad maya, membuka halaman-halaman situs. Atau, bahkan tengah chatting dengan kawan maya yang tengah berada di benua lain.
    
Di Sumatera Utara tercatat Universitas Sumatera Utara (USU), menyediakan fasilitas Wi-Fi mulai diperkenalkan di kampus USU sejak tahun 2004 lalu, dan saat ini terpasang di beberapa lokasi sebagai hotspot. Di Sumatera Selatan, terdapat tiga lokasi hotspot, yaitu di sekitar gedung Rektorat, gedung kampus Fakultas Ilmu Komputer dan di area Perpustakaan Pusat. Selain itu sejak 1998 lalu Universitas Lampung (Unila) telah menggunakan jaringan internet dalam kampus dengan memakai serat optik.
    
Di Jawa Barat, tepatnya di Bandung, Institut Teknologi Bandung (ITB) awal mulanya mengembangkan fasilitas hotspot di kampusnya sekitar tahun 2003-2004, tak lain untuk keperluan gabungan jaringan (backbone). Namun, karena perangkat ini belakangan semakin murah, hotspot mulai lebih dikembangkan lagi.
    
Kini, pengembangan hotspot di ITB dipusatkan di Comlabs USDI ITB dan sehari-hari mahasiswa yang berjumlah hingga ratusan orang lebih banyak kumpul di tempat tersebut karena di sana dilengkapi juga dengan bangku, meja, sampai steker, sehingga lebih praktis. Tinggal duduk, lalu plug and play saja. ITB memiliki total bandwidth 56 Mbps—sebuah jumlah yang sangat besaar. Ke depan, ITB berniat meluaskan coverage Wi-Fi areanya hingga ke lokasi publik, seperti kantin, dan lapangan.
    
Lain lagi di STT Telkom, Bandung. Layanan hotspotnya bahkan sampai juga ke kosan sekitar kampus. Kampus-kampus lainnya di Bandung yang turut mengembangkan fasilitas hotspot adalah Unikom, Unpad, UPI, Universitas Kristen Maranatha. Memang, tidak semua daerah di lingkungan kampus itu sudah ter-cover hotspot, akan tetapi setidaknya di tempat-tempat semacam perpustakaan dan lembaga teknologi informasinya sudah dilengkapi layanan hotspot.
    
Di Jawa Tengah, kampus-kampus seperti Universitas Gajah Mada (UGM), mahasiswa dapat mengunduh data di internet lewat fasilitas hotspot gratis di kampus Bulaksumur. Selain kampus, café-café yang menyediakan fasilitas hotspot gratis untuk pengunjungnyha juga banyak diserbu mahasiswa. Sementara di Universitas Sebelas Maret, Solo juga menyediakan fasilitas hotspot, yang lokasinya berada di kampus Kentingan, Jl. Ir. Sutami, Solo tepatnya di teras Unit Pelayanan Pusat Komputer (UPT Puskom). Saat ini ada delapan titik hotspot yang tersebar di lingkungan UNS. Titik-titik hotspot lainnya terdapat di Gedung SPMB, Kantor Pusat, Fakultas Hukum, FISIP, Fakultas Ekonomi, Fakultas Kedokteran, dan FKIP. Di kompleks Nurul Huda UNS juga ada titik hotspot.
    
Di Jawa Timur, kampus Institut Teknologi Surabaya (ITS), juga menyediakan fasilitas hotspot. Titik-titik hotspot antara lain berada di koridor antara Perpustakaan Pusat dan Gedung Rektorat ITS. Setiap akhir minggu, bahkan hingga larut tengah malam, kita bisa temui beberapa mahasiswa yang asyik main internet pakai laptop. Tempat lain yang kita temui pengguna laptop adalah taman dari tiap jurusan dan tentu saja di laboratorium Teknik Informatika.
    
Kampus-kampus di Jakarta pun tak kalah serunya berlomba menyediakan fasilitas hotspot di lingkungan kampus seperti di Universitas Pelita Harapan (UPH) di kawasan Lippo Karawaci, Universitas Indonesia di Depok, Bina Sarana Informatika, Universitas Bina Nusantara,, Universitas Gunadarma dan dan universitas Trisakti dimana sudah menyediakan fasilitas hotspot di seluruh kampusnya, yaitu kampus A, B dan F.
    
Hotspot di UI merupakan suatu sistem layanan jaringan komputer nirkabel (wireless) yang diselenggarakan oleh Universitas Indonesia (UI). Layanan ini dapat diakses pada hotspot coverage area di seluruh UI. Tujuan utama layanan ini adalah memberikan kemudahan bagi civitas akademika UI dalam menggunakan layanan utama jaringan UI, Jaringan UI Terpadu (JUITA), agar dapat dijangkau kapan saja dan dimana saja, secara instan, mudah dan sederhana.

Sumber: Harian Sore Sinar Harapan









Tags :

KOMENTAR