ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA

Karya Mahasiswa Arsitek UPH Terpilih di Pameran Galeri Nasional 2015

07 Mei 2015
Karya Mahasiswa Arsitek UPH Terpilih di Pameran Galeri Nasional 2015
(Ki-Ka) Melody, Natasha, dan Yohana berpose dengan salah satu karya mereka di Galeri Nasional (Foto: Dok. Humas UPH)
KARAWACI - Sekali lagi UPH School of Design (SOD) menorehkan prestasi gemilang. Kali ini jurusan Arsitek UPH melalui karya tiga mahasiswa angkatan 2014, Melody Christy, Yohana Widjaja, dan Natasha terpilih mengikuti “Pameran Seni Rupa Karya Mahasiswa Indonesia 2015: Nala­r | Sensasi | Seni” pada 9-23 April 2015 yang digelar oleh Galeri Nasional Indonesia.

Dirilis dari laman Galeri Nasional Indonesia, perhelatan ini merupakan wujud realisasi salah satu fungsi Galeri Nasional Indonesia dalam hal melaksanakan pameran dan layanan edukasi di bidang seni rupa. Tema Nala­r | Sensasi | Seni dipilih oleh tim kurator yaitu Suwarno Wisetrotomo, Citra Smara Dewi, dan Rizki A. Zaelani, serta Bayu Genia Krishbie sebagai asisten kurator, untuk memberi ruang ekspresi pada para mahasiswa yang memiliki minat dan potensi di bidang seni rupa dengan memberikan kesempatan untuk menunjukkan kualitas (gagasan, nalar, visual) yang meliputi proses kreatif, perumusan nalar, membangun seni, mengelola sensasi, dan mengartikulasikan (mengkomunikasikan) karya seninya.

Tema inilah yang diterjemahkan para peserta (mahasiswa) ke dalam karya seni rupa untuk didaftarkan pada Open Application sebagai tahap awal pameran ini. Open Application yang dimulai sejak Februari 2015 hingga 13 Maret 2015 ini mendapatkan antusiasme yang tinggi dari mahasiswa. Terbukti dengan peserta yang mendaftar mencapai 500 orang lebih dengan jumlah karya mendekati kisaran 1.000 karya, dari 67 perguruan tinggi di 13 provinsi di Indonesia dan 2 (dua) perguruan tinggi di luar negeri (Singapura dan Tiongkok).

Setelah melalui proses seleksi oleh tim Kurator Galeri Nasional Indonesia, tersaring sebanyak 105 peserta dengan 105 karya, yang berasal dari 27 perguruan tinggi di 10 provinsi di Indonesia.­ Sedangkan jenis karya yang terpilih yang juga disuguhkan dalam pameran ini meliputi lukisan, drawing, fotografi, seni grafis, mural, seni batik, patung, seni keramik, instalasi, dan video art.

Melody, Yohana, dan Natasha mengatakan bahwa konsep yang mantap serta presentasi yang memukau merupakan kunci bagi karya mereka yang terpilih. “Saya tidak menyangka karya saya  dipilih karena awalnya ini hanyalah maket yang dirancang untuk tugas kelas Studio Dasar Desain di UPH dan dosen mendorong kami untuk bisa mengumpulkan karya untuk ikut seleksi ini. Kami juga satu-satunya mahasiswa dari jurusan Arsitek, dimana yang lain mayoritas mahasiswa seni,” ungkap Natasha. Melody juga mangatakan bahwa manfaat mengikuti pameran seperti ini dapat menambah portfolionya. “Terpilih untuk menampilkan karya saya sendiri di Galeri Nasional Indonesia dapat membanggakan orang tua saya,” kata Yohana.

Menurut Andreas Yanuar, Dosen Arsitek UPH yang membimbing ketiga mahasiswa tersebut menyatakan bahwa bisa dipilih untuk memamerkan karya di Galeri Nasional merupakan penghargaan tertinggi bagi mahasiswa karena merupakan tempat pamer yang sangat bergengsi di skala nasional. “Selain sesuai dengan materi ajar di kelas Studio Dasar Desain di UPH, melalui pameran ini mahasiswa dapat menjadi inspirasi bagi teman-temannya untuk semangat berkompetisi, menigkatkan kesadaran bahwa karya harus dipertanggungjawabkan kepada publik, terlebih mendapat wawasan dan eksposur mengenai praktik seni di Indonesia,” jelas Andreas.

Selain publikasi, Andreas berharap pameran ini dapat menjadi preseden bagi mahasiswa lain bahwa karya yang mereka buat bisa mendapat apresiasi publik dalam skala besar.(PR)


Editor: Farida Denura
KOMENTAR