ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | SCHOLAE

Lima Mahasiswa Indonesia Terpilih Ikuti Asean Student Voice 2015

19 Agustus 2015
Lima Mahasiswa Indonesia Terpilih Ikuti Asean Student Voice 2015
Lima mahasiswa Indonesia terpilih untuk mengikuti acara Asean Student Voice 2015 (11-12 Agustus 2015) lalu. (Foto: Dok. ENZ)
JAKARTA - Lima mahasiswa Indonesia terpilih untuk mengikuti acara Asean Student Voice 2015 (11-12 Agustus), yang merupakan kerja sama antara Education New Zealand (ENZ) dan Kementerian Perdagangan dan Luar Negeri (MFAT) Selandia Baru dalam rangka memperingati 40 tahun hubungan diplomatik antara Selandia Baru dan Asean.

Mahasiswa Indonesia yang berpartisipasi di antaranya Sanjiwani Oka Putu Tasya dari Christchurch Polytechnic Institute of Technology; Mohamed Dian Revindo dari Lincoln University; Amaliah Fitriah dari Massey University; Guszpy Aldiansa dari Southern Institute of Technology; Wikaningtyas Theresa Sila dari Victoria University of Wellington. Mereka tergabung bersama 30 mahasiswa berprestasi lainnya yang dipilih langsung oleh ENZ dari berbagai negara Asean yang saat ini sedang menempuh masa studi di Selandia Baru.

Dalam siaran pers yang diterima scholae.co dijelaskan bahwa selama dua hari penuh, ke-40 mahasiswa ini berbagi pengalaman pribadi mereka selama belajar di luar negeri dan berkolaborasi dalam program interaktif yang dirancang untuk menjaga dan mengembangkan hubungan jangka panjang antara Selandia Baru dengan negara Asean.

“Selandia Baru sangat mengedepankan pengalaman dari para pelajar internasional yang menempuh pendidikan di Selandia Baru. Perayaan 40 tahun hubungan diplomatik antara Selandia Baru dengan ASEAN, merupakan momen penting untuk menyatukan pelajar dari seluruh Asean dan Selandia Baru sebagai sebuah konektivitas dan hubungan pertemanan,”ucap Chief Executive, Education New Zealand, Grant McPherson, “

Tidak hanya berpartisipasi dalam acara diskusi mengenai pengalaman pelajar internasional dan nilai saat terhubung dengan jaringan alumni, para mahasiswa juga mendengarkan langsung pengalaman dari para alumni dan perusahaan yang telah sukses membangun karier serta koneksi global melalui jaringan alumni Selandia Baru/Asean mereka.

Sebagai mahasiswa penerima beasiswa, yang membuat saya tertarik untuk menempuh pendidikan di Selandia Baru adalah karena perkembangan Selandia Baru yang berkesinambungan, dan ini dapat terlihat dari keseharian warga Selandia Baru. Menempuh pendidikan pasca sarjana di Selandia Baru, telah memberikan kesempatan saya untuk merasakan pendidikan kelas dunia yang membantu saya dalam mencari potensi diri sebagai mahasiswa internasional. Selain itu, koneksi yang saya bangun dengan para akademisi dan sesama pelajar lainnya telah mengembangkan proses pembelajaran diri yang menurut saya merupakan nilai lebih untuk personal saya dan pengembangan karir profesional ke depannya,” ungkap Wikaningtyas Theresa Sila dari Victoria University of Wellington.

“Hingga hampir satu tahun dari sekarang, saya merasa telah membuat keputusan tepat dalam hidup saya dengan memilih menempuh pendidikan di Selandia Baru. Bentuk partisipasi saya dalam acara Asean Student Voice 2015 adalah untuk memperkuat keyakinan saya bahwa menempuh pendidikan di Selandia Baru tidak sekadar memberikan pengalaman akademik, tetapi juga pengalaman yang dapat berkontribusi untuk perkembangan Indonesia,”cerita Theresa Sila.

Puncak dari acara Asean Student Voice 2015 adalah resepsi malam hari yang mempertemukan para pelajar dengan Menteri Pendidikan dan Ketenagakerjaan Selandia Baru, Hon Steve Joyce, bersama dengan 100 tamu undangan dari jajaran pemerintahan dan lembaga tinggi Selandia Baru. Sepanjang tahun 2014, terdapat total 856 pelajar Indonesia yang menempuh pendidikan di Selandia Baru. Untuk informasi lebih lanjut mengenai kesempatan belajar di Selandia Baru, silakan kunjungi

Education New Zealand (ENZ) merupakan agensi badan pemerintahan Selandia Baru dalam sektor pendidikan internasional. ENZ bertugas untuk meningkatkan kesadaran publik dalam menempatkan Selandia Baru sebagai negara tujuan pelajar, serta untuk mendukung dan memperkenalkan produk dan layanan para penyelenggara pendidikan dan bisnis Selandia Baru ke luar negeri.(PR)

Tags :

KOMENTAR