SCG Gandeng Ancora Foundation Berikan Beasiswa Bagi Pelajar 25 SMA

20 Agustus 2015
SCG Gandeng Ancora Foundation Berikan Beasiswa Bagi Pelajar 25 SMA
Nantapong Chantrakul selaku Country Director SCG Indonesia (tengah 12 dari kiri, Gita Wirjawan selaku Pendiri Ancora Foundation (13 dari kiri) dan YM Dubes Thailand untuk Indonesia, Paskorn Siriyaphanfoto bersama para penerima beasiswa SCG Sharing the Dream, Rabu(19/8) di Jakarta. (Foto: Edelman)
JAKARTA - Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan modal penting dalam memajukan suatu daerah. Sebagai bentuk komitmen perusahaan untuk mendukung pembangunan daerah di mana perusahaan beroperasi, SCG, konglomerat bisnis terkemuka Asean, kembali menghadirkan SCG Sharing the Dream. Program beasiswa tahunan ini merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap program pemerintah untuk menuntaskan putus sekolah serta mendorong para pemimpin yang memiliki kemampuan untuk membangun masa depan bangsa yang berkelanjutan.

Tahun ini, acara penyerahan beasiswa SCG Sharing the Dream dilaksanakan di Jakarta dan Sukabumi. Bekerja sama dengan Ancora Foundation, SCG menyeleksi 350 pelajar dari 25 SMA yang tersebar di Jakarta, Bogor, Cileungsi, Karawang, Tangerang Selatan,  Bayah, dan Sukabumi. Di Jakarta, acara penyerahan beasiswa dihadiri oleh 250 pelajar SMA yang memiliki apresiasi terhadap keluarga mereka dan berkontribusi dalam masyarakat, namun kesulitan melanjutkan pendidikan karena faktor ekonomi, akan menerima bantuan pendidikan.

Ditemui pada acara penyerahan beasiswa, Country Director SCG Indonesia Nantapong Chantrakul mengatakan setiap orang berhak untuk mengenyam pendidikan guna meningkatkan taraf kehidupan serta memajukan masyarakat. SCG memiliki kepedulian yang besar terhadap masalah ini, maka dari itu kami berkomitmen untuk ikut serta dalam pengembangan kemampuan SDM melalui SCG Sharing the Dream. Kami berharap program ini dapat membantu mereka melanjutkan pendidikan yang akan menjadi modal penting agar dapat mengejar mimpi dan tumbuh menjadi pemimpin yang memiliki kesadaran dan kemampuan untuk membangun masa depan masyarakat dan bangsa yang lebih baik.

Melalui program ini, SCG membuka kembali kesempatan bagi pelajar Indonesia untuk meraih mimpi mereka. Angka putus sekolah untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) masih cukup memprihatinkan sebanyak 1.332 pada tahun 2014. Hal ini menyebabkan banyak anak Indonesia yang terpaksa mengubur mimpinya. SCG percaya bahwa mimpi dapat dicapai bila dirancang dengan baik dan didukung dengan bekal dasar yang memadai, seperti pendidikan. Menyadari hal ini, SCG mengundang Alanda Kariza, aktivis muda dan pelopor Indonesian Youth Conference, untuk membekali para penerima beasiswa dengan kelas inspirasi dan workshop bertajuk “Merancang dan Meraih Mimpi” yang diangkat dari buku karangannya berjudul DreamCatcher.

“Mimpi itu penting dan tanpa disadari, kita semua membutuhkan mimpi. Dengan keinginan yang kuat serta perencanaan yang baik, kita dapat meraih mimpi kita. Walaupun kita masih muda, bukan berarti kita tidak bisa berbuat sesuatu. Mulailah untuk merancang mimpimu sedini mungkin dan lakukan hal-hal produktif yang dapat menunjang pencapaian mimpimu,” papar Alanda di sesinya.

SCG Sharing the Dream merupakan kontribusi perusahaan untuk menciptakan dampak jangka panjang pada aspek sosial dan ekonomi melalui pengembangan kemampuan SDM. Program regional ini telah dimulai sejak tahun 2007 dan hingga saat ini telah menyalurkan beasiswa kepada lebih dari 5.000 pelajar berprestasi di Indonesia, Vietnam, Filipina, Myanmar, Laos dan Kamboja. Di Indonesia, Sharing the Dream telah diselenggarakan untuk tahun keempat sejak 2012.

SCG, merupakan salah satu konglomerat terkemuka di kawasan ASEAN, terdiri dari tiga bisnis utama, yakni  SCG Cement - Building Materials, SCG Chemicals, dan SCG Packaging. Dengan lebih dari 200 perusahaan dan sekitar 51.000 karyawan, SCG menciptakan dan mendistribusikan produk dan layanan yang menjawab kebutuhan saat ini dan masa depan konsumen yang inovatif.

Dengan keyakinan pada potensi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) untuk mendukung pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan, SCG terus memperluas operasinya dalam mengejar menjadi pemimpin bisnis yang berkelanjutan di kawasan ASEAN sesuai dengan visi SCG. Baru-baru ini, Grup telah berinvestasi di beberapa proyek di seluruh kawasan Asean di antaranya adalah pabrik semen greenfield pertama yang terintegrasi di Indonesia dan Myanmar, akuisisi Prime Group Joint Stock Company, produsen keramik terkemuka di Vietnam, dan akuisisi PT Primacorr Mandiri  dan Indoris Printingdo, produsen kemasan terkemuka di Indonesia.

SCG mulai mengoperasikan bisnisnya di Indonesia pada tahun 1995 dan secara bertahap telah  memperluas investasi dalam berbagai macam bisnis seperti PVC, ubin keramik, dan joint venture dengan mitra lokal dalam bisnis bahan bangunan. Saat ini, SCG memiliki sekitar 6.500 karyawan di Indonesia dan 24  perusahaan di berbagai industri termasuk semen dan bahan bangunan, kimia, dan manufaktur kertas.

Tags :

KOMENTAR