ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA

GESS Indonesia Gelar Pameran dan Konferensi Pendidikan Terkemuka di Dunia

08 Oktober 2015
GESS Indonesia Gelar Pameran dan Konferensi Pendidikan Terkemuka di Dunia
Dari kiri ke kanan: CEO ISTE Brian Lewis, CEO Infrastructure Asia Alan Solow, Ketua PGRI Sulistyo, Direktur Jendral Pendidikan Dasar Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Hamid Muhammad, Duta UNESCO untuk Indonesia Arief Rachman.(Foto-Foto:Ist)
JAKARTA - Untuk pertama kalinya di Indonesia Global Education Supplies & Solution (GESS) Indonesia menggelar pameran dan konferensi pendidikan terkemuka di dunia di Indonesia. Pameran berlangsung mulai dari 30 September hingga 2 Oktober 2015 di Balai Sidang Jakarta. Pameran tersebut resmi dibuka Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Hamid Muhammad dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistyo dan Duta UNESCO untuk Indonesia Arief Rachman.

Pada pidato pembukaan, Hamid Muhammad menegaskan pentingnya peran guru bagi pendidikan. Ia mengatakan bahwa bila 75% masalah pendidikan di Indonesia adalah tentang guru. Oleh karena itu ia memanggil segenap jajaran pemerintah dan para pengurus sekolah untuk bersama-sama mencari solusi masalah ini.

Pada hari pertama pembukaan GESS Indonesia, langsung diikuti dengan  rangkaian konferensi dan sesi diskusi yangdilaksanakan di lima ruangan berbeda di Balai Sidang Jakarta. Sesi pertama dimulai pada jam 10 pagi dan terus berjalan sampai pukul 5 sore. Meningkatkan kualitas pendidikan untuk mencapai pembangunan berkelanjutan, penguatan profesi guru, tujuh mitos tentang otak dan pembelajaran, kepribadian dalam kelas adalah beberapa topic yang akan didiskusikan pada hari ini, dengan tim ahli yang menjadi pembicara, termasuk David Hodgson dari Neuro Linguistic Programming (NLP).

GESS International berharap pameran pendidikan ini dapat membantu memajukan pendidikan di Indonesia yang disebut sebagai sistem pendidikan terbesar keempat di dunia. Diikuti oleh lebih dari 100 peserta pameran yang menampilkan produk, jasa dan teknologi terbaru di bidang pendidikan. Pameranini terbuka dan gratis untuk para pelaku usaha bidang pendidikan, termasuk guru dan pegiat edukasi lainnya.

GESS Indonesia 2015 juga menghadirkan perusahaan dan ahli terkemuka dunia untuk memenuhi kebutuhan industri pendidikan Indonesia yang tengah berkembang pesat. Pada hari kedua penyelenggaraannya di Balai Sidang Jakarta menghadirkan lebih dari 100 peserta pameran dari seluruh dunia dan 39 seminar gratis untuk diikuti oleh para pengunjung

Pameran tersebut juga menyediakan platform unik bagi para profesional dari sektor pendidikan untuk mengakses produk-produk, layanan dan teknologi terbaru, serta kesempatan untuk bertemu dengan para pembuat kebijakan dalam bidang pendidikan. Para profesional industri pendidikan berkesempatan untuk bertemu, bernegosiasi dan berbisnis, dalam satu atap, pada waktu yang sama.

Setelah sukses dilaksanakan di Meksiko dan Dubai, Tarsus Exhibitions & Publishing Ltd, bekerjasama dengan PT. Infrastructure Asia, sebuah perusahaan milik Tarsus Group, mitra lokal yang ahli dalam menyelenggarakan pagelaran infrastruktur dan konstruksi di Indonesia, menyelenggarakan pameran dan seminar pendidikan untuk pertama kalinya di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia yang tengah berkembang. Pagelaran ini menghadirkan 100 perusahaan penyedia layanan dan produk dari seluruh dunia.

Pada hari kedua, GESS Indonesia 2015 menampilkan sejumlah Seminar PGRI yang ditujukan untuk membekali para guru dan akademisi serta profesional dari sektor pendidikan dengan wawasan yang berguna bagi pengembangan diri mereka baik secara pribadi maupun profesional dengan cakupan topik seperti Kepemimpinan Kepala Sekolah Tranformasional, Penjaminan Mutu Pendidikan, dan Reformasi Birokrasi Pendidikan Sebagai Upaya Penjaminan Mutu Pendidikan. Selain seminar PGRI, sesi Neuro Linguistic Programming dan sesi seminar dengan topik-topik seperti Kekerasan: Sebuah Halangan Untuk Pendidikan, Mengajar dengan Teknologi, Mengatasi Kebosanan Siswa di Kelas dan Penggunaan Media dalam Mendidik Anak di Indonesia: Pengalaman Jalan Sesama.

Pembicara-pembicara dari institusi terkemuka, termasuk Microsoft Indonesia, EP-Tec Solutions Indonesia. Ministry of Education Republic of Indonesia, LabTech, Sesame Street Indonesia dan The International Education menyampaikan wawasan yang dikemas dalam acara seminar bagi para pengunjung pameran yang akan berlanjut hingga Jumat, 2 Oktober di GESS Indonesia. Dengan populasi angkatan muda yang terus berkembang di mana usia rata-rata adalah 27, Indonesia menunjukkan komitmennya terhadap pendidikan dengan mengalokasikan 20% anggarannya untuk pendidikan. Saat ini Indonesia berada di posisi kedua untuk rencana jangka pendidikan, yang difokuskan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta meningkatkan kompetensi ekonomi  yang menginspirasi kreativitas pada GESS Indonesia 2015.

GESS Indonesia juga menawarkan peluang unik dalam pasar edukasi Indonesia yang sedang tumbuh pesat dimana diikuti oleh lebih dari 100 eksibitor seperti Berca Hardayaperkasa, Electrolab, PGRI, Pudak, StudyFun Technology Inc, PT Siwali Swantika, Armfield, EUREKA Indonesia, yang menampilkan produk, jasa dan teknologi terbaru di bidang pendidikan yang sebelumnya belum pernah dipamerkan di Indonesia. Pameran yang diadakan bersamaan dengan belasan konferensi dan workshop pendidikan ini terbuka untuk seluruh pelaku bisnis dan pekerja di bidang edukasi

Bersamaan dengan pameran, sebanyak 95 sesi seminar gratis juga diselenggarakan dalam GESS Indonesia 2015 selama tiga hari. Sejumlah pembicara sektor pendidikan dari perusahaan-perusahaan dan insititusi terkemuka akan menyampaikan materi seminar seperti Microsoft Indonesia, Bangun Energy, Eduspec Indonesia, LIA Language dan Vocational Training Center, serta EP-Tec Solutions Indonesia. Seminar-seminar tersebut akan membahas sejumlah topik termasuk Solusi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Umum Terintegrasi, Menciptakan Ruang Kelas yang Menyenangkan, Mengasah Keterampilan Listening Siswa Melalui Multimedia, Menerapkan Google Class di Sekolah Indonesia di Ruang Kelas Indonesia, Nilai Pendidikan di Abad 21. Selain itu, para pengunjung yang ingin memperoleh wawasan mengenai Neuro Linguistic Programming (NLP) dapat mengikuti Sesi NLP yang mengangkat tpoik-topik seperti Aturan Revisi, Kecerdasan Ganda dan Perjalanan Sebuah Proses Pembelajaran.

Pameran tersebut juga menampilkan berbagai produk, jasa serta teknologi terbaru serta memberikan kesempatan bagi para pelaku industri untuk bertemu langsung dengan para pembuat kebijakan dunia pendidikan Indonesia. GESS Indonesia diharapkan dapat menjadi pintu gerbang ideal bagi para pelaku industri untuk masuk dan memanfaatkan peluang-peluang yang ditawarkan oleh pasar pendidikan dalam negeri yang tengah berkembang pesat.

Saat ini merupakan saat yang tepat untuk berinvestasi dalam sektor pendidikan dalam negeri dimana terdapat peluang dan prospek pertumbuhan menjanjikan yang didukung penuh oleh pemerintah. Sektor pendidikan Indonesia menawarkan peluang besar bagi perkembangan Indonesia dimana Indonesia diramalkan menjadi ekonomi terbesar ketujuh di dunia pada tahun 2030, disaat sektor pendidikan swasta diharapkan naik empat kali lipat senilai $ 40 milyar dan jumlah siswa mencapai 27 juta orang.

Sebagai pameran dan seminar produk-produk dan solusi sektor pendidikan global yang dilaksanakan pertama kali di Indonesia, GESS Indonesia 2015 ditujukan sebagai medium bagi para tenaga ahli dan pelaku industri pendidikan internasional, serta sumber informasi utama bagi perkembangan industri pendidikan Indonesia yang berkelanjutan. Para pelaku dan tenaga profesional industri pendidikan dalam negeri memiliki kesempatan untuk bertemu langsung dengan lebih dari 100 penyedia layanan dan produk terkini.

Para peserta pameran tersebut akan menampilkan berbagai macam produk dan solusi terkini untuk memenuhi kebutuhan sektor pendidikan yang tengah berkembang. GESS Indonesia 2015 ditujukan sebagai platform komprehensif bagi para pelaku industri pendidikan internasional yang tengah membidik pasar Indonesia.

Pagelaran tersebut menandai babak baru transformasi dari sektor pendidikan dalam negeri.Selain pameran, para pengunjung GESS Indonesia 2015 juga dapat mengikuti sebanyak 95 seminar secara gratis, yang dilaksanakan selama tiga hari. Beberapa topik yang akan dibahas dalam seminar- seminar tersebut antara lain “Keterampilan Inti oleh British Council”; “Menguatkan Pendidikan dengan Kolaborasi Alat Belajar” yang disampaikan oleh Microsoft; dan “Belajar sambil Bermain”. Para pengunjung juga dapat memperoleh wawasan mengenai Neuro Linguistic Programming (NLP) dengan mengikuti sesi NLP yang akan membahas sejumlah topik menarik seperti Tujuh Mitos Tentang Otak dan Pembelajaran, Aturan Revisi, Kecerdasan Ganda dan Perjalanan Sebuah Proses Pembelajaran.




Editor: Patricia Aurelia
KOMENTAR