ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA

Pembelajaran Jarak Jauh Hanya Pelengkap

02 Februari 2019
Pembelajaran Jarak Jauh Hanya Pelengkap
Dies Natalies Universitas Pertamina (Net)

JAKARTA, SCHOLAE.CO - Rektor Universitas Pertamina Prof Akhmaloka menegaskan bahwa  pembelajaran jarak jauh atau pembelajaran dalam jaringan hanya pelengkap."Kami memang mengembangkan pembelajaran jarak jauh, tapi hanya pelengkap. Tidak bisa pembelajaran jarak jauh semuanya, kalau online semua maka semua kampus akan jadi Universitas Terbuka," kata Akhmaloka usai pelaksanaan Dies Natalies Universitas Pertamina ketiga di Jakarta, Jumat (02/02).

Dalam proses belajar-mengajar sangat penting dilakukan tatap muka karena pendidikan tidak hanya transfer ilmu, tetapi ada juga pembangunan karakter. Di sejumlah perguruan tinggi besar, kata dia, pembelajaran jarak jauh hanya sebagai pelengkap saja. "Memang untuk daerah-daerah yang terpencil, sulit dijangkau, pembelajaran jarak jauh ini amat membantu," katanya.

Pembelajaran jarak jauh memang dapat sangat efektif, khususnya bagi para peserta yang lebih dewasa dan memiliki motivasi kuat untuk mengejar sukses dan senang diberi kepercayaan melakukan proses belajar secara mandiri. Tetapi, kesuksesan Pembelajaran Jarak Jauh yang meninggalkan ketaatan pada jadwal seperti pada proses pembelajaran tatap muka, bukanlah merupakan suatu pilihan yang mudah baik bagi instruktur maupun peserta didik. Berikut kelebihan dan kekurangan pembelajaran jarak jauh :

1. Tersedianya fasilitas e-moderating di mana pendidik dan peserta didik dapat berkomunikasi secara mudah melalui fasilitas internet tanpa dibatasi oleh jarak, tempat, waktu.
2. Peserta didik dapat belajar atau me-review bahan pelajaran setiap saat dan di mana saja kalau diperlukan. 3. Bila peserta didik memerlukan tambahan informasi yang berkaitan dengan bahan yang dipelajarinya, ia dapat melakukan akses di internet secara mudah.
4. Baik pendidik maupun peserta didik dapat melakukan diskusi melalui internet yang dapat diikuti dengan jumlah peserta yang banyak, sehingga menambah ilmu pengetahuan dan wawasan yang lebih luas.
5. Berubahnya peran peserta didik dari yang biasanya pasif menjadi aktif dan lebih mandiri.

Walaupun demikian pembelajaran jarak jauh juga tidak terlepas dari berbagai kekurangan, antara lain :

1. Kurangnya interaksi antara pendidik dan peserta didik atau bahkan antarsesama peserta didik itu sendiri. Kurangnya interaksi ini bisa memperlambat terbentuknya values dalam proses pembelajaran.
2. Kecenderungan mengabaikan aspek akademik atau aspek sosial dan sebaliknya mendorong tumbuhnya aspek bisnis/komersial.
3. Proses pembelajarannya cenderung ke arah pelatihan daripada pendidikan.
4. Peserta didik yang tidak mempunyai motivasi belajar yang tinggi cenderung gagal.
5. Dukungan administratif untuk proses pembelajaran jarak jauh dibutuhkan untuk melayani jumlah peserta didik yang mungkin sangat banyak.


Editor: Maria L Martens
KOMENTAR