ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA

Presiden Bakal Optimalisasi Pendidikan Vokasi

25 Februari 2019
Presiden Bakal Optimalisasi Pendidikan Vokasi
Presiden Joko Widodo (Net)

JAKARTA, SCHOLAE.CO - Presiden memberikan perhatian penuh kepada pelatihan vokasi. Karena program pendidikan ini menggodok para siswa untuk siap bekerja. Didasari hal ini, Joko Widodo pun ingin meluncurkan Kartu Pra Kerja untuk membantu para pencari kerja maupun mereka yang ingin berganti pekerjaan.

"Kartu Pra Kerja akan kita luncurkan untuk memberikan layanan pelatihan vokasi, meningkatkan atau memberikan pelatihan bagi yang belum bekerja, bagi yang sudah bekerja dan akan berganti pekerjaan," kata Jokowi sambil mengangkat contoh kartu yang akan dibagikan di Sentul International Convention Center (SICC), di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (25/02).

Ia pun menuturkan, tahun ini ditargetkan 500 ribu orang akan menerima pelatihan vokasi. "Sedangkan untuk tahun 2020, kami menargetkan untuk 2 juta orang pelatihan vokasi sehingga Indonesia punya sumber daya manusia berdaya saing premium sehingga bisa bersaing untuk di luar negeri," tambah Jokowi.

Jokowi pun meyakinkan pemilihnya untuk optimis bekerja karena program selanjutnya adalah meningkatkan kualitas perguruan tinggi di Indonesia. "Untuk memperbaiki pembangunan di seluruh pelosok tanah air, kita akan meningkatkan dana abadi pendidikan dan penelitian. Saat ini kita sudah memupuk sebesar Rp66 triliun dan akan terus kita tingkatkan sehingga mencapai Rp100 triliun dana abadi dalam waktu 5 tahun ke depan," ungkap Jokowi.

Tidak ketinggalan, sebagai wujud demokratisasi teknologi dan kemajuan, Jokowi ingin mewujudkan internet gratis di seluruh tanah air. "Kalau tidak kita akan ketinggalan jauh sekali, kita ingin agar dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote akan mendapat infrakstruktur internet yang cepat untuk semua," tambah Jokowi.

Menurut Jokowi, hal itu dapat terwujud berkat beroperasinya satelit Palapa Ring di Barat dan Tengah yang sudah 100 persen dan 90 persen di wilayah Timur. "Tahun ini juga bagian Timur akan mencapai 100 persen, Indonesia memiliki satelit Telkom dan baru-baru ini swasta meluncurkan satelit Nusantara Satu sehingga seluruh rakyat dan pelaku bisnis Indonesia dapat bersatu berjejaring secara global, ini akan menjadikan kesetaraan Indonesia dengan dunia, kita optimis setara," ungkap Jokowi.

Ke depan, Jokowi berjanji akan mengucurkan Rp50 triliun dana untuk penelitian dan pengembangan yang akan mendukung perguruan-perguruan tinggi agar masuk ke peringkat terbaik dunia.

"Pada 2020 akan ada alokasi Rp10 triliun, saya optimis maju, otimis setara dengan SDM premium, generasi milenial dapat berkompetisi global. Lihat saja pengalaman 4 'unicorn' Indonesia dan merupakan yang terbanyak di Asia Tenggara untuk masuk ke regional dan global," kata Presiden. 



Editor: Maria L Martens
KOMENTAR