ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA

Rakor Pagelaran Paduan Suara Mahasiswa antar Perguruan Tinggi Agama Katolik

26 Februari 2019
Rakor Pagelaran Paduan Suara Mahasiswa antar Perguruan Tinggi Agama Katolik
Pelaksanaan Rakor Ditjen Bimas Katolik dan para Ketua PTAK (Ist)
JAKARTA, SCHOLAE.CO - Direktorat Jenderal  Bimas Katolik Kementerian Agama RI sudah jauh-jauh hari memprakarsai diselenggarakannya Pagelaran Paduan Suara  Mahasiswa antar PTAK. Kegitan ini sebagai tindaklanjut dari rekomendasi kegiatan yang serupa pernah diadakan tahun 2013 dan 2017 yang lalu. Pada Pagelaran 2017 lalu, Menteri Agama, Lukman Hakin meminta agar Pagelaran Paduan Suara  Mahasiswa antar PTAK diselenggarakan tiap 2 tahun sekali. 

Penyelenggaraan  kegiatan  ini merupakan salah satu  bentuk upaya pemerintah dalam  memberikan perhatian di bidang peningkatan seni dan  budaya, khususnya  memberikan  ruang  bagi peningkatan potensi seni  bagi para mahasiswa. 

Menurut Dirjen Bimas Katolik, Eusabius Binsasi yang membuka kegiatan Pertemuan Koordinasi Persiapan Pagelaran Paduan Suara Perguruan Tinggi Agama Katolik (PTAK) di Jakarta, Selasa (26/2/2019), melalui kegiatan ini akan terus diupayakan peningkatN kualitas Lulusan PTAK. Selain itu,  menggarisbawahi hakekat utama penyelenggaran pendidikan tinggi sebagai wadah pembentukan manusia seutuhnya, bukan hanya aspek penguasaan pengetahuan tetapi juga wadah pembentukan nilai, sikap dan keterampilan mahasiswa.

Dirjen juga mengungkapkan, dengan kegiatan-kegiatan serupa, menjadi tantangan bagi lembaga pendidikan dan Pemerintah untuk berpacu dalam meningkatkan kualitas lembaga, SDM pengelola, dan kualitas output. 

Pagelaran Paduan Suara antar Perguruan Tinggi Agama Katolik merupakan salah satu event nasional. Karena itu, dipandang perlu melakukan rapat koordinasi persiapan yang melibatkan seluruh stakeholder yang berpartisipasi aktif dalam pagelaran paduan suara PTAK yaitu Ditjen Bimas Katolik, Pimpinan PTAK dan Komisi Liturgi KWI. Untuk itulah kita diundang pada kesempatan ini.

"Dalam rapat koordinasi ini, saya mengajak kita semua agar diskusi dengan matang apa yang perlu dipersiapkan, beri masukan yang konstruktif agar nanti dalam pelaksanaan berjalan dengan baik, tidak menimbulkan masalah atau konflik-konflik yang tidak perlu. Pikirkan semua hal sedetail mungkin apa saja yang perlu dipersiapkan agar tidak ada satupun yang terlewatkan sesuai dengan anggaran yang tersedia," papat Dirjen.

Dalam kesempatan itu, Ketua Panitia, Bosco Otto mengungkapkan bahwa tema yang diusung dalam pertemuan ini ada Jaga Kebersamaan Umat, dengan sub tema: Menuju Perguruan Tinggi Agama Katolik yang Kompetitif. Total ada 65 peserta yang berasal dari 22 PTAK di Indonesia yang hadir dalam kegiatan tersebut.


Editor: Maria L. Martens
KOMENTAR