ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA

Ini Beragam Manfaat Bila Menjadi ‘Anak Kuliah’

07 Maret 2019
Ini Beragam Manfaat Bila Menjadi ‘Anak Kuliah’
Menimba ilmu dan pengalaman di dunia kampus (Net)
BANYAK orang mengganggap kuliah masih menjadi keharusan bila ingin mencapai masa depan yang lebih baik. Pemahamannya, dengan pendidikan tinggi dan gelar akan mendapat pekerjaan yang dicita – citakan. Sehingga sertifikat ijazah masih menjadi 'surat sakti' dalam mendapatkan pekerjaan.  Bila ada yang masih ragu-ragu untuk memutuskan, apakah berniat melalui jalur kampus sebagai jalan meraih masa depan gemilang, beberapa hal ini boleh jadi bisa meneguhkan keputusan, untuk menimba ilmu di dunia akademik.

1. Kuliah membangun pengetahuan dan wawasan 
Selain pengetahuan, dunia kampus juga banyak pengalaman yang tidak ternilai harganya. Hal ini lantaran tugas-tugas perkuliahan kerap membimbing para mahasiswa melakukan pengabdian masyarakat dan berbaur dengan lingkungan sekitar. Lingkungan kampus juga akan menghadirkan orang – orang dari latar belakang yang majemuk. Dengan berinteraksi, para mahasiswa bisa menambah wawasan dan relasi seiring berjalannya waktu.

2. Kuliah membuat lebih disiplin dan mandiri
Kesibukan di kampus akan membuat terbiasa untuk mengatur waktu agar tidak keteter dengan tugas – tugas. Hal ini akan melatih para mahasiswa untuk lebih disiplin dan menghargai waktu. Selain itu, juga melatih kemandirian untuk tidak bergantung pada bantuan orang lain setiap saat. Kuliah menuntutmu untuk mandiri, baik dalam mengerjakan tugas kuliah, maupun menyelesaikan masalah secara pribadi.

3. Relasi terbangun dari dunia kampus
Ketika mengikuti suatu organisasi, kita akan diperkaya dengan pengalaman dan jaringan pertemanan yang lebih luas. Dengan adanya jaringan pertemanan yang luas, kuliah akan terasa lebih menyenangkan. Jaringan pertemanan yang luas juga memudahkan dalam memperoleh informasi. Bahkan ketika kesulitan dan membutuhkan bantuan, teman dapat membantu.

4.  Menjadi pribadi yang bijaksana 
Walaupun jaringan pertemanan yang luas memberi keuntungan, lambat laun kita akan menyadari bahwa selektif dalam berteman sangat diperlukan. Mahasiswa pun akan terlatih dalam memahami karakter tiap pribadi. Belajar mengenal karakter orang sangat berguna sebagai pengalaman, bagaimana membangun kerjasama atau kemitraan.

5. Belajar menjadi pembicara
Dalam kegiatan presentasi di kelas maupun ketika berbicara dalam suatu organisasi kampus, para mahasiswa sebenarnya sedang melatih diri untuk menjadi pemimpin di masa mendatang. Sedikit demi sedikit rasa grogi saat berbicara dapat teratasi dengan membiasakan diri untuk berbicara dan tampil di depan umum.

6. Kuliah melatih untuk mengambil keputusan yang tepat
Dari sekian banyak pilihan yang bakal dihadapi di masa perkuliahan, pada akhirnya harus memilih apa yang harus dilakukan. Pilihan untuk memilih organisasi yang tepat dan sesuai dengan passion, pilihan untuk bekerja sambil kuliah, pilihan untuk mengambil kelas atas, dan masih banyak pilihan yang dihadapkan di masa perkuliahan. Pilihan – pilihan tersebut membuat lebih bijaksana dalam mengambil keputusan yang tepat. Hal ini tentu menjadi bekal yang berharga untuk dunia pekerjaan nanti.

7. Kuliah menuntun lebih sabar dan mencintai proses perjuangan
Segala problema dalam perkuliahan itu hal biasa, lambat laun kita akan terbiasa untuk menghadapinya dengan kesabaran.  Mahasiswa juga akan menyadari bahwa tidak ada kesuksesan yang dapat diraih dengan cara yang “instan”. Kesabaran sangat dibutuhkan dalam dunia pekerjaan. Dunia perkuliahan akan melatih seseorang menjadi pribadi yang lebih sabar.

8. Belajar mengenali diri sendiri
Perjuangan dalam dunia perkuliahan akan membuat lebih mengenali diri, apa yang menjadi kelebihan maupun kekurangan. Kita akan lebih mudah dalam menemukan passion  yang sebenarnya.

Dari rangkaian pertimbangan ini, ternyata keputusan untuk terjun ke dunia kampus, tidak hanya sebagai arena menuntut ilmu dan mendapatkan sertifikat ijazah, namun juga dapat membentuk karakter atau kepribadian seseorang sebelum berjibaku di dunia kerja. Pengalaman ini pasti berguna pula bagi kehidupan di masa depan.


Editor: Maria L. Martens
KOMENTAR