ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA

Luncurkan Strategi Kerja, Bulir Padi Fokus Tingkatkan Mutu Skills Education

13 Maret 2019
Luncurkan Strategi Kerja, Bulir Padi Fokus Tingkatkan Mutu Skills Education
Yayasan Bulir Padi (Net)

JAKARTA, SCHOLAE.CO - Yayasan Bulir Padi (Bulir Padi) luncurkan “Strategi Kerja Baru untuk 2019” serta program yang mendukung jalannya arahan pilar kerja Bulir Padi, yakni meningkatkan kesejahteraan umat. Fakta yang disajikan Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, tingkat pengangguran terbuka (TPT) per Agustus 2018 di Indonesia sebesar 7 juta orang atau 5,34% dari dari total 131,01 juta orang angkatan kerja.

Secara rinci, TPT paling tinggi terjadi di kalangan angkatan kerja berpendidikan menengah. TPT pada lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yaitu 11,24% dan TPT pada lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) di angka 7,95%. Ketersediaan tenaga kerja yang memiliki keahlian khusus dan terampil masih terbatas, namun dengan pelatihan kerja yang tepat dan keterampilan yang meningkat, lulusan SMA/SMK bisa memiliki pekerjaan yang berkualitas serta berkesinambungan dengan penghasilan yang lebih layak sehingga akan mengeluarkannya dari lingkaran kemiskinan.

Ketua Yayasan Bulir Padi Tia Sutresna mengatakan, “Seiring dengan visi pemerintah Indonesia dalam pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas untuk meningkatkan daya saing, Yayasan Bulir Padi (Bulir Padi) percaya akan pentingnya sinergi dunia pendidikan, industri dan organisasi masyarakat untuk bersama menyiapkan tenaga kerja berkualitas di Indonesia. Hal ini harus dapat dilakukan secara menyeluruh, baik bagi penerus bangsa pada umumnya, bagi kaum marjinal yang kurang mendapatkan akses dan kesempatan pada khususnya.”

Sejak 2002 hingga 2018 Bulir Padi telah menjalankan berbagai program yang memberikan akses pendidikan bagi anak marjinal berdasarkan tiga pilar kerja yaitu: 1) Belajar untuk Maju(program beasiswa berbasis prestasi akademis dan latar belakang ekonomi kurang mampu), 2) Membaca untuk Maju (program literasi), 3) Berkarya untuk Maju (program pendidikan ketrampilan kesiapan kerja anak bina Bulir Padi).

Kini di tahun 2019 Yayasan Bulir Padi meluncurkan strategi kerja baru dengan tiga fokus pilar sebagai berikut: 1) Prestasi Akademis (Academic Excellence), 2) Pendidikan Ketrampilan Kesiapan Kerja (Skills Education), 3) Peluang Kerja (Job Opportunities).

“Bulir Padi terus berkomitmen untuk memberikan akses pendidkan kepada anak marjinal di Jakarta. Sejak 2002 kami telah memberikan lebih dari 380 beasiswa untuk anak marjinal dimana 69% dari alumni Bulir Padi langsung terserap di dunia kerja,” kata Tia Sutresna, Ketua Yayasan Bulir Padi, dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta.  “Kini Bulir Padi mengambil langkah ke depan lagi melalui program Strategi Kerja Baru Bulir Padi yang tujuannya adalah menghasilkan lulusan SMA/SMK yang berkualitas melalui program bimbingan belajar (tutoring), pelatihan soft dan hard skills untuk keterampilan kesiapan kerja, dan menghubungkan jaringan mitra perusahaan kami yang ada dengan anak bina kami untuk mencari peluang kerja,” tambahnya.

Diungkap Tia, program baru bertajuk Bulir Padi Mandiri Berdikari,  fokus untuk menyiapkan anak bina Yayasan Bulir Padi agar mempunyai keahlian dan kemampuan dalam menghadapi dunia kerja, dan membekali mereka dengan ketrampilan soft and hard skills yang dibutuhkan untuk menjadi individual produktif, sukses dan mandiri.

Adapun kurikulum untuk soft skills mencakup antara lain topik berpikir kritis dan kreatif, pemecahan masalah, kepercayaan diri, komunikasi, kepemimipinan, kerjasama, dan manajemen waktu. Selain itu program Bulir Padi Mandiri Berdikari juga akan mencakup hard skills dan pelatihan kejuruan seperti IT/komputer, jahit, admin/sekeretaris, dan teknik otomotif.


Editor: Maria L. Martens
KOMENTAR