ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA

Guru Besar UI Terpilih Sebagai Ketua IEEE Indonesia

14 Maret 2019
Guru Besar UI Terpilih Sebagai Ketua IEEE Indonesia
Prof. Wisnu Jatmiko (Ist)

JAKARTA, SCHOLAE.CO - Guru Besar Universitas Indonesia (UI) bidang Kecerdasan Buatan dan Robotika, Prof. Dr. Wisnu Jatmiko terpilih menjadi Ketua IEEE Indonesia tahun 2019. Berdasarkan hasil voting sebanyak 50.67% anggota forum atau 301 anggota IEEE, pakar teknologi ini ditetapkan sebagai Ketua IEEE Indonesia pada 4 Maret 2019 yang lalu.

IEEE merupakan organisasi terbesar di dunia dalam bidang kelistrikan dan elektro, telekomunikasi, teknik komputer dan kedisiplinan lainnya yang berdedikasi untuk menghasilkan ragam inovasi teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat dunia. IEEE berdiri pada tahun 1884 dan berkantor di New York dengan pusat operasi di Piscataway, New Jersey. Kini, IEEE beranggotakan lebih dari 430.000 member yang tersebar di 160 negara. Anggota IEEE terdiri dari banyak insinyur dan para ilmuwan.

Lewat keterangan tertuilis, Prof.Wisnu menuturkan, “Kemajuan suatu bangsa dan negara dapat dilihat dari penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Negara maju dan menjadi pelopor peradaban dunia adalah negara yang menguasai serta mengembangkan IPTEK. Maka dari itu Indonesia harus mampu menjadikan IPTEK sebagai salah satu fondasi pembangunan bangsa.” Dalam kepemimpinannya, Prof. Wisnu akan menjalankan sejumlah misi untuk menguatkan budaya penelitian khususnya pada ranah pendidikan tinggi. IEEE Indonesia diharapkan mampu memanfaatkan peran strategisnya di dalam meningkatkan inovasi yang bermaslahat bagi bangsa.

Prof. Wisnu merupakan pakar robotika dan sistem kecerdasan buatan UI yang telah banyak berkecimpung dalam pengembangan keilmuan melalui aktivitas penelitian. Prof. Wisnu rutin melakukan penelitian kemudian mempublikasikannya dalam jurnal maupun konferensi Internasional terindeks Scopus dan terdaftar di basis data IEEE. Hingga saat ini jumlah keseluruhan artikel ilmiah yang dihasilkan telah mencapai lebih dari 100 publikasi.

Selain publikasi ilmiah, Wisnu juga telah menulis 11 buku di bidang Ilmu Komputer, 6 hak kekayaan ilmiah untuk produk-produk penelitian seperti Simulator Robot Pencari Sumber Asap, Sistem Telehealth Pertumbuhan Janin, Prototype Sistem Pengaturan Lampu Lalu Lintas Terdistribusi, E-Cardio, dan sebagainya. Penelitian-penelitian tersebut mendapat pengakuan dalam 107 dan 108 Prospective Innovations of Indonesia. Selain itu Prof. Wisnu juga pernah menjadi Duta Ilmu Pengetahuan Nasional 2014 dan penerima Habibie Award 2015.

Dengan terpilihnya Prof. Wisnu dalam jaringan internasional ini, maka semakin memperkuat langkah UI untuk masuk ke dalam jaringan akademik global yang kuat dan luas serta mendorong semangat sivitas akademika UI khususnya para mahasiswa untuk meningkatkan produktivitas riset dan inovasi. 

 


Editor: Maria L. Martens
KOMENTAR