ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA

Tiga Kementerian Ini Tegaskan, Milenial Jangan Golput

16 April 2019
Tiga Kementerian Ini Tegaskan,  Milenial Jangan Golput
Milenial diminta tidak Golput (Net)

JAKARTA, SCHOLAE.CO - Deputi Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga Asrorun Niam Sholeh menyerukan agar generasi milenial tidak golput pada Pemilu 2019. "Generasi milenial ini bisa dikatakan sebagai generasi rasional dan optimis. Jangan sampai generasi milenial golput. Golput tidak menjadi solusi untuk Indonesia yang lebih baik," kata Niam dalam Pelatihan Kesadaran Partisipasi Politik dan Kepemimpinan Pemuda di Jakarta, Senin (16/04).

Kegiatan dengan tema Generasi Milenial; Kepemimpinan Pemuda, Partisipasi Politik, dan Perebutan Suara itu digelar Deputi Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga bekerja sama dengan Yayasan Sewonegoro selama dua hari, 15-16 April. Menurut Niam, pesta demokrasi lima tahun sekali harus disambut dengan kegembiraan dan memperkuat persaudaraan meski beda pilihan.

"Generasi milenial harus optimis dengan berpartisipasi aktif dan sadar politik untuk menyiapkan diri sebagai estafet kepemimpinan bangsa Indonesia ke depan. Insya Allah Indonesia akan tetap jaya bersama generasi milenial yang optimis," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir juga meminta mahasiswa untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 17 April 2019 dan jangan golongan putih (golput). "Kami menghimbau kepada mahasiswa untuk jangan golput karena itu sama saja dengan mencederai demokrasi," ujarnya di Semarang, Selasa (16/04).

Untuk itu,tambahnya mahasiswa harus menggunakan hak pilihnya sesuai dengan nurani, pilihannya dan pandangannya. Begitu juga dengan dosen yang ada perlu menggunakan hak pilihnya.

Menurut Nasir, pilihan yang diberikan itu akan menentukan masa depan bangsa selama lima tahun ke depan. "Pilih capres-cawapres sesuai hati nurani bukan karena paksaan atau tekanan," lanjut dia.

Di tempat terpisah Menaker Hanif Dhakiri pun mengajak kepada generasi milenial dan pemilih muda untuk menggunakan hak pilih dalam Pemilu 2019. Dengan menggunakan hak pilih, maka generasi milenial dapat memilih presiden, legislator dan menyampaikan aspirasi sesuai dengan kepentingan milenial. “Bela kepentinganmu dengan memilih legislator yang kalian percaya dapat membawa aspirasi milenial. Gunakan hak pilihmu. Jangan Golput,” kata Menteri Hanif.



Editor: Maria L Martens
KOMENTAR