ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA

Pendidikan NTT, Perlu Mendapat Perhatian Jokowi-Ma'ruf Amin

18 April 2019
Pendidikan NTT, Perlu Mendapat Perhatian Jokowi-Ma'ruf Amin
Rektor Universitas Katolik Widya Mandira Kupang Pater Philipus Tule. (Tribunnews.com)
KUPANG, SCHOLAE.CO - Rektor Universitas Katolik Widya Mandira Kupang Pater Philipus Tule meminta Joko Widodo-Ma'aruf Amin yang terpilih (berdasarkan hitung cepat) sebagai Presiden-Wakil Presiden pada Pemilu, 17 April 2019, memperhatikan pembangunan pendidikan kawasan terluar di NTT.

"Kita berharap pasangan Jokowi-Amin memberikan perhatian terhadap pembangunan sektor pendidikan di kawasan terluar, seperti NTT, yang sampai saat ini belum didukung fasilitas memadai," kata dia di Kupang, Kamis (19/4/2019).

Menurut mantan Rektor Seminari Tinggi Ledalero itu, sektor pendidikan perlu menjadi perhatian serius Jokowi-Amin dalam lima tahun kepemimpinan mereka sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia.

"Sektor pendidikan perlu dibangun, baik infrastruktur maupun SDM pendidikan, sehingga kualitas pendidikan di Tanah Air lebih meningkat," kata Philipus.

Menurut dia, pembangunan sektor pendidikan di NTT masih memprihatinkan karena belum didukung dengan infrastruktur pendidikan yang memadai.

"Masih banyak gedung sekolah di NTT yang rusak sehingga siswa bersekolah di ruangan darurat. Hal ini sangat berdampak pada kualitas pendidikan yang masih jauh dari harapan," kata dia.

Selain itu, menurut Philipus, kualitas para guru juga perlu ditingkatkan dengan memberikan kepastian terhadap status bagi para tenaga guru honor.

Dia mengatakan peran para guru honor dalam memajukan sektor pendidikan sangat besar dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di NTT.

 

Editor: Farida Denura
KOMENTAR