ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA

Devita Rahmadani Halim, Siswa Terbaik UNBK 2019

11 Mei 2019
Devita Rahmadani Halim, Siswa Terbaik UNBK 2019
Devita Rahmadani Halim (Istimewa)

BAGI Devita Rahmadani Halim, perhelatan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2019 memberinya gelar sebagai siswa dengan peringkat ketiga terbaik di ajang nasional tersebut. Siswa SMA 1 PENABUR ini, berhasil meraih nilai 99,50 dalam UN 2019 untuk tingkat DKI Jakarta di bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Meski suprise dengan hasil menakjubkan, Devita mengaku senang dengan peraihannya sebagai murid unggulan. “Rasanya senang, kaget, dan bersyukur banget,” cetusnya kepada scholae.co.

Ia pun berbagi ‘resep’ atas keberhasilannya mendapatkan nilai sempurna tersebut. “Selalu mendengarkan pelajaran di kelas dengan serius, lalu rajin mengulangnya di rumah, istirahat cukup, dan jangan stres,” begitu, ungkap Devita.

Keseriusan dan menjaga tubuh tetap bugar, memang menjadi kuncinya dalam menjalani masa-masa studinya, baik di sekolah maupun secara mandiri. Meskipun sebagai anak muda, ia masih menikmati hangout bersama rekan-rekan sebaya, Devita toh mendisiplinkan diri untuk menyediakan waktu selama 1-2 jam untuk belajar. Beruntung kesempatan bergaul, juga mendapatkan kelonggaran dari orangtua. Dan kepercayaan dari orangtuanya itulah, yang membuatnya lebih ‘bijak’ mengisi masa remajanya dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat.

Dukungan orangtua dan pihak sekolah dalam memberikan bimbingan, juga menjadi modalnya berprestasi di bidang akademik. “Sekolah sering mengadakan try out, latihan soal, dan kelompok studi bersama,” tandas putri dari pasangan Michael Halim dan Susanti ini. 

Meski kerap berlatih, toh Devita juga tak menapik adanya matapelajaran yang cukup sulit diatasi. “Fisika, karena soalnya macam-macam dan banyak rumusnya,” katanya, lagi. Namun berkat kegigihan remaja belia ini, lagi-lagi soal-soal sulit pun itu pun bisa dikuasainya. Buktinya, remaja belia yang bercita-cita menjadi ilmuan ini pun berada di tiga besar sebagai siswa berprestasi di kancah UNBK 2019.

Devita pun bercerita kalau materi ujian tahun ini, berbeda dari tahun sebelumnya. “Ujian sebelumnya soal yang keluar bisa ditebak, sedangkan UNBK diluar dari prediksi,” ungkapnya.  Penyuka komik, nonton, melukis, dan piano ini juga menilai kalau metode UNBK 2019, lebih praktis. “Hanya harus siap dengan jaringan internet yang memadai, apalagi bagi peserta yang berada di pelosok daerah, keunggulan signal harus diutamakan,” papar pemilik moto lakukan yang benar, kesuksesan akan mengikuti.

Rencananya, seusai lulus sekolah nanti, Devita memilih Universitas of Melbourne dengan peminatan pada jurusan biomedicine. Alasannya, “Ingin lebih mandiri dan bisa bersoalisasi dengan teman-teman dari negara lain,” kata siswa yang mengikuti kegiatan kepramukaan, badminton, dan alkitab ini.

Selama ini lembaga pendidikan BPK PENABUR memang dikenal sebagai ‘pabrik’ dalam menelurkan siswa-siswa unggul, baik di bidang sains maupun kegiatan sosial lainnya. Hal ini lantaran  BPK PENABUR memberikan pendidikan berkualitas dan tenaga pendidik yang profesional. Tidak hanya mencetak lulusan-lulusan yang berkualitas secara akademis namun juga berkarakter “BEST” (Be Tough, Excel Worldwide, Share with Society, dan Trust in God).

Hal tersebut menjadikan lulusan-lulusan BPK PENABUR Jakarta generasi terbaik yang mampu bersaing dan menempati tempat terbaik pula di perguruan tinggi negeri. Informasi lebih lanjut mengenai BPK PENABUR Jakarta dapat diakses di  bpkpenaburjakarta.or.id.

Reporter : Theresia Masang




Editor: Maria L Martens
KOMENTAR