ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA

Dipasukha Edbert, Peraih Nilai Sempurna UNBK 2019 Bidang IPA

13 Mei 2019
Dipasukha Edbert, Peraih Nilai Sempurna UNBK 2019 Bidang IPA
Dipasukha Edbert dan para guru pendamping (Istimewa)

JAKARTA, SCHOLAE.CO - Prestasi gemilang didulang Dipasukha Edbert. siswa SMAK PENABUR Harapan Indah ini, berhasil meraih nilai sempurna pada perhelatan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2019, Bidang Ilmu Pengetahuan Alam. Edbert mendapatkan nilai rata-rata 400, dan digelari sebagai salah satu siswa terbaik pada UN tahun ini.

Atas prestasi gemilang ini, Edbert mengaku senang dan bersyukur lantaran pencapaian itu. "Kaget juga," cetus pelajar berkacamata ini. Meski surprise, toh hasil ini dirintisnya dengan serius dalam proses yang tidak mudah. "Saya berusaha komitmen untuk memanfaatkan kesempatan, sehingga kesulitan bukan sebagai tantangan, bukan beban," katanya, sembari menambahkan istirahat dan makan yang cukup, belajar, pintar membagi waktu, serta berdoa, juga menjadi kunci keberhasilannya.

Selain itu, dukungan orangtua berupa bimbingan, nasehat, dan nutrisi juga menjadi modal putra dari pasangan Suardi dan Nurhani itu, untuk berusaha. "Pihak sekolah pun sangat mendukung dan memberikan kesempatan kepada tiap siswa untuk tampil unggul tanpa ada pembedaan dan kesenjangan," papar siswa yang gemar membaca itu.

Bijaksananya lagi, sekolah memberikan perhatian pula kepada siswa yang memilih kesulitan dalam pembelajaran. Caranya, guru menyediakan waktu  24 jam untuk membimbing semua murid.  Murid yang kurang diberikan tutor, sedangkan murid yang berprestasi diberi penghargaan.

Soal pelajaran, penyuka olahraga sepakbola dan taekwondo ini memilih matematika sebagai matapelajaran favoritnya. Alasannya, "Saya senang menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan logika," ungkap sulung dari dua bersaudara ini.

Ia pun bercerita kalau materi UNBK 2019 ini, berbeda dengan soal ujian tahun lalu. "Metode UNBK kali ini  merangsang kemampuan kognitif, dengan penggunaan komputer yan diperluas. Input  soal  HOST-nya yaitu  higher order thingking skills, juga   diperlukan kemampuan berpikir, jadi lebih menantang," tutur remaja yang gemar browshing YouTube  untuk mencari informasi secara visual.

Rencananya, usai lulus, siswa yang bercita-cita menjadi Aktuaris atau perencanaan keuangan ini, ingin melanjutkan ke  National University of Singapore (NUS) Fakultas Science. Menurutnya, "Untuk bidang Matematika, NUS dikenal unggul dalam mengaplikasikannya. Jadi saya enjoy banget !" seru pemilik moto berbakti kepada orang tua, berbudi luhur, dan bekerja ini.

Diakhir perbincangan, Edbert pun memberikan 'wejangan' bagi para yunior yang tertantang menjadi ilmuan muda di ajang UN. "Rajin berolahraga, fokus dalam pelajaran, berani bermimpi dan punya target setinggi langit," kata Edbert yang punya prioritas hidup, menjaga keseimbangan spiritual, akademis dan sosial, berbakti kepada orangt tua dan lingkungan, serta memupuk kebajikan sesui dengan kepercayaan yan g dianut.


Reporter : Theresia Masang


Editor: Maria L Martens
KOMENTAR