ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA

Inspirator bagi Calon Lawyer Muda

11 Juni 2019
Inspirator bagi Calon Lawyer Muda
Eddy Leks saat memberikan sesi materi di kelas bersama mahasiswa/mahasiswi  Fakultas Hukum Unika Atma Jaya (Dok. Unika Atma Jaya)

Di Tahun 1999, ketika Indonesia mulai menapaki era baru dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang dipelopori para mahasiswa, yakni Reformasi Eddy Leks menetapkan hati memilih Fakultas Hukum Universitas Katolik Atama Jaya. Konsistensinya mendalami ilmu ini, menghantarkannya menjadi lawyer ternama dan memiliki Lawa Firm.

Pemaparannya yang dikutip dari laman atmajaya.ac.id, menjadi aspirasi para mahasiswa khususnya calon-calon lawyer muda yang punya misi mulia memajukan keadilan hukum di bumi pertiwi.

Eddy menekuni bidang hukum ketika reformasi hukum berkumandang kecang di tanah air. Menurut pengakuannya, ia memilih kuliah di Fakultas Hukum Unika Atma Jaya, lantaran  m jurusan lain dianggapnya terlalu mainstream, seperti ekonomi. Hukum malahan tidak pernah dilirik. Karena ada dorongan untuk reformasi hukum, saya malah tertarik masuk jurusan hukum. Sedangkan Unika Atma Jaya karena Unika Atma Jaya dipilih karena kampus ini sudah punya reputasi yang baik.

Semasa kuliah, kegiatan yang paling sering diikuti adalah olahraga basket dan membaca buku di perpustakaan. Selain itu, diskusi dan berdebat dengan teman-teman mahasiswa. Ia juga memiliki strategi belajar yang kerap dilakukan selama kuliah hingga menghantarkannya mencapai sukses. Resepnya, disiplin menghadiri jadwal perkuliahan, mencatat, dan membaca buku-buku referensi. Karena dengan membaca, kita jadi paham. Dengan memahami, ujian menjadi lebih mudah.

Tak heran, bila kedisiplinan dan komitmennya untuk mengisi waktu dengan membaca menjadikannya sebagai mahasiswa yang berhasil lulus dengan predikat cum laude. Sukses studi dan berhasil menuntaskan pendidikan, memang tidak diraih dengan gampang. Buku adalah sarana terbaik bagi pengidola Mahatma Gandhi, Mother Theresa, dan Martin Luther King, Jr. ini dalam menggapai cita-cita. Edyy menyebut, Saya senang membaca buku-buku hukum dan senang mengerti hal-hal yang baru.

Ia juga memberikan wejangan untuk meraih kesuksesan. Menurutnya, dunia kerja tentu sangat berbeda dengan dunia kuliah. Namun, untuk pekerjaan selaku lawyer, apa yang kita pelajari di dunia kuliah akan selalu relevan sebagai lawyer. Jadi, penting untuk betul-betul memahami ilmu hukum selagi kuliah karena ilmu hukum saling terhubung. Jika tidak memahami secara konsep, maka akan sulit mengaplikasikannya secara tepat ketika kerja. Jangan menganggap enteng tugas-tugas dan ujian kuliah karena hampir semua relevan di dunia kerja. Dan yang penting adalah, kerja keras, disiplin, terus belajar, dan pantang menyerah!


Editor: Maria L Martens
KOMENTAR