ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA

Sri Lestari Raih Predikat Kepala TK Berprestasi Tingkat Nasional

23 Agustus 2019
Sri Lestari Raih Predikat Kepala TK Berprestasi Tingkat Nasional
Sri Lestari raih predikat Kepala TK Berprestasi Tingkat Nasional. (Foto: Istimewa)
JAKARTA, SCHOLAE.CO - Sebagai lembaga pendidikan yang mengutamakan mutu dan kualitas pelayanan dalam pengajaran, BPK PENABUR senantiasa mengedepankan komitmen menjadi pendidik yang berorientasi pada pencapaian prestasi siswa. Tak heran bila satuan pendidikan ini kerap menuai prestasi gemilang di ranah pengajaran. Seperti yang diraih Sri Lestari, SPD, MM. Kepala Sekolah TKK PENABUR Kota Wisata ini, berhasil meraih predikat Terbak atau Juara I Kepala Taman Kanak-Kanak Berprestasi Tingkat Nasional.

Penghargaan ini diberikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Drektorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan pada  Pemilihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Berprestasi dan Berdedikasi Tingkat Nasional tahun 2019, pada gelaran kegiatan pemilihan, di Jakarta tanggal 13-18 Agustus 2019.  Ajang penyampaian apresiasi tersebut, dilaksanakan pula   dalam rangka memeriahkan hari Kemedekaan RI tahun 2019.

Menanggapi pelaksanaan even ini, Sri Lestari menuturkan even ini menjadi ajang pengujian kompetensi para pengajar. "Lomba ini sangat penting untuk mengukur kemampuan para pendidik sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya agar para pendidik lebih profesional," katanya pada scholae.co.

Ia pun bertekad akan menjadikan pencapaian ini sebagai pijakannys menebar ilmu dalam mendidik. "Saya akan membagikan pengalaman saya kepada guru dan kepala sekolah lain melalui wadah gugus IGTKI dengan cara seminar atau pelatihan," ungkap Sri yang juga berencana menulis buku.  Niat itu pun didukung Pimpinan BPK PENABUR, yang selain mengapresiasi prestasi Sri Lestari, juga mendukung pelaksanaan kegiatan pemilihan tersebut.

Sejalan dengan metode pengajarang di BPK PENABUR yaitu 3D'sE, ajang ini  berdampak positif pada para peserta didik. Pertama, anak lebih berani mengungkapkan ide dan  lebih senang hadir di sekolah sehingga kedisiplinan kehadiran meningkat. Kedua, guru lebih kreatif dalam menciptakan permainan dalam pembelajaran. Ketiga, orangtua mempunyai persepsi yang positif terhadap sekolah, sehingga angket sekolah naik dan masyarakat semakin percaya dengan TKK PENABUR Kota Wisata. "Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya jumlah siswa," sambung Sri.

Di tingkat kementerian, Kemendikbud memang bermaksud untuk membangun kualitas sumber daya manusia. Niatan ini pun disambut baik para pendidik tanah air. Terbukti kegiatan pemilihan ini diikuti 694 orang Guru dan Tenaga Kependidikan dari 34 provinsi.

Peserta terdiri dari unsur guru, kepala sekolah, pengawas sekolah, dan tenaga kependidikan yang merupakan hasil seleksi berjenjang dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, kemudian nasional. Lomba Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi dan Berdedikasi merupakan kegiatan rutin tahunan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud. Pada tahun ini mata lomba dibagi menjadi 28 kategori. Kategori tersebut memisahkan tiap jabatan fungsional dan jenjang pendidikan.

Untuk menilai guru berprestasi, Kemdikbud tidak hanya fokus pada kompetensi teknis dan akademis. Tiga kompetensi lain yaitu sosial, profesionalitas, dan wawasan kependidikan, juga menjadi unsur penilaian. Uji kemampuan tersebut juga tak hanya dilakukan monoton melalui tes tertulis.

Dalam beberapa rangkaian kegiatan para guru dan tenaga kependidikan juga diminta membuat video aktivitasnya selama mengajar di sekolah untuk diunggah secara daring. Selain itu, ada juga aktivitas permainan dan tugas kelompok. Hal itu penting karena para guru di lapangan tidak bisa hanya mengandalkan kemampuan hafalan. Tapi juga harus mampu memicu diskusi dan melakukan transfer ilmu pengetahuan dengan cara-cara yang kritis sekaligus menyenangkan. Dari aktivitas yang beragam tadi, akan kelihatan kemampuan para guru bekerja sama, berkomunikasi, pemecahan masalah, dan literasi digital. Termasuk kedalaman pemahamannya terkait kebijakan pendidikan, perundang-undangan pendidikan, sampai rasa nasionalisme, dan cinta Tanah Air.

Menurut Sri, selama proses penilaian, tiap peserta di kategori pendidikan usia dini, harus menulis materi seputar pengetahuan, keterampilan dan sikap yang dikuasai Kepala TK. "Kami juga harus menyertakan portofolio tentang hasil kerja atau tingkat keberhasilan yang telah dicapai dan karya nyata terbaik yang bersifat  inovatif dan telah dilakukan oleh Kepala TK di tempat tugas," paparnya. Tes kepribadian dan pengamatan perilaku juga mendapat poin penting selama penjurian berlangsung. Hasilnya Sri Lestari dinyatakan unggull sebagai Kepala Taman Kanak-Kanak Berprestasi Tingkat Nasional.


Reporter : Theresia Masang



Editor: Maria L Martens
KOMENTAR