ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA

PICF 2019 Mengusung Tema Tanamkan Harmonisasi Bangsa

04 September 2019
PICF 2019 Mengusung Tema Tanamkan Harmonisasi Bangsa
Eviana Rosita Tambunan (Ist)

JAKARTA, SCHOLAE.CO - BPK PENABUR kembali mengadakan kegiatan tingkat internasional dalam ajang bertajuk PENABUR International Choir Festival (PICF) 2019. Event ini  dilaksanakan  pada  mulai tanggal 3 hingga 7 September 2019 di SPK PENABUR Kelapa Gading, Jalan Boulevard Bukit Gading Raya, Blok A5-8, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara dan Graha Gepembri, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Menurut Eviana Rosita Tambunan Bsc, Pengurus BPK PENABUR Jakarta sekaligus panitia di Departemen Keuangan dan Dana, PICF 2019 adalah ajang dua tahunan. "Dan ini adalah kali keempat sejak penyelenggaraan pertama di tahun 2013 yang diprakarsai BPK PENABUR Jakarta. PICF adalah event kompetisi yang dibalut dalam suasana festival sehingga kegiatan ini tidak sekedar unjuk prestasi tim paduan suara tetapi melalui acara ini, BPK PENABUR Jakarta ingin membentuk karakter peserta didiknya dan seluruh peserta PICF melalui bidang musik," papar Eviana.

Adapun tim juri pada PICF 2019 berjumlah  12 orang dari 10 negara.  Berlaku sebagai Artistic Director,  Aida Swenson Simanjuntak, yang menjadi pendiri dan pemimpin Paduan Suara Anak Indonesia (PSAI) dan juga alumni dari SMAK 1 PENABUR.

Eviana memaparkan, terdapat 11 kategori yang dikompetisikan yaitu 4 kategori utama sesuai jenjang sekolah Kindergarten (10 peserta) , Primary School (21 peserta), Junior High School (17 peserta), Senior High School (20 peserta), dan kategori umum yaitu Children Choir (16 peserta), Mixed Youth Choir (14 peserta), Mixed Choir (15 peserta), Folklore (31 peserta), Gospel & Spiritual (11 peserta), Musica Sacra (24 peserta) dan Chamber Choir (8 peserta).

Jumlah keseluruhan tim paduan suara yang ikut di PICF 2019 adalah 152 tim paduan suara yang berasal dari 5 negara  yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Jepang dan Vietnam.
Dari Indonesia,  tercatat 14 Provinsi yang menjadi peserta yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, D.I. Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, lampung, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan dan Papua.

Eviana juga menjelaskan, untuk meningkatkan kualitas paduan suara di Indonesia, PICF 2019 mengakomodir dengan membuat Workshop, Choir Clinic dan Meet the Juries yang dipimpin langsung oleh beberapa juri. Rangkaian acara lain yang diadakan yaitu Friendship Concert, Sunday Service, Outreach Concert.

Sejalan dengan itu, BPK PENABUR Jakarta sebagai institusi pendidikan menuju usianya ke-70 terus berfokus pada pembentukan karakter peserta didiknya dalam menghadapi era disrusi. Salah satunya melalui PICF 2019 ini yang dapat membentuk karakter BEST (Be Tough, Excel World Wide, Share with Society, Trust In God).

Eviana pun menerangkan konsep Be tough yang berarti tahan uji. "Sebelum mengikuti lomba mereka bertekun dlm latihan-latihan. Meskipun sangat lelah dan cape  tapi tetap semangat utk sebuah harapan yang pasti. Semangat dan Harapan ini akan menjadikan siswa tahan uji dan tangguh," katanya.

Sedangkan excel wordwide yang menjadi konsep pengembangan pendidikan, bermakna  menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. "Melalui paduan suara , mereka akan lebih diperlengkapi dan diperkenalkan untuk menguasai berbagai teknologi dan seni musik yang terbaik," tutur Eviana. Melalui Iptek mutakhir  semangat belajar siswa akan terpelihara menjadi gaya hidup yangg terasah secara  berkesinambungan termasuk semangat dalam peningkatan kualitas belajar di sekolah sehari-hari.

Konsep lainnya adalah share with society atau peduli terhadap orang lain. "Dalam lomba paduan suara siswa dituntut untuk bisa bekerjasama dan bersinergi satu sama lain untuk menghasilkan yang  terbaik. Mereka pun harus mampu menerima dan melihat kelemahan serta  bisa menghargai kelebihan lawan tandingnya," lanjut Eviana. Pada akhirnya semua siswa peserta paduan suara diharapkan dapat mengerti dan menghidupi indahnya hidup bersama dalam pelbagai  kekurangan maupun kelebihannya. Jalinan kebersamaan ini semakin indah dan diperkaya dengan adanya peserta lomba yang datang dari berbagai kota, bahkan dari berbagai negara.

Hal lain yang ditekankan, Trust in God atau percaya pada Tuhan. "Di atas segala apapun yang dilakukan, maka semua upaya, kemampuan dan kesempatan yang diperoleh siswa, di persembahkan hanya dan untuk kemuliaan Tuhan saja," ungkapnya.

Lebih lanjut Eviana mengatakan, kegiatan yang dipersiapkan selama satu tahun ini juga didukung oleh banyaknya perusahaan yang turut berpatisipasi sehingga event ini dapat berlangsung. “Saya sangat optimis BPK PENABUR kembali bisa menyelenggarakan kegiatan secara rutin 2 tahun kedepan karena didukung oeh guru dan karyawan dari 80 sekolah PENABUR se Jabodetabek, saya sangat salut dan mengapresiasi kinerja mereka menyelenggarakan evet sebesar ini,” ujarnya.

Selama kegiatan ini juga digelar workshop dengan narasumber Aivis Greters salah satu juri yang berasal dari Latvia  dengan tema “Building Choral Sounds for Amateurs”. Workshop yang berlangsung kemarin tidak hanya diikuti oleh peserta paduan suara tapi juga kalangan umum bertempat di SPK PENABUR Kelapa Gading Jakarta.


Reporter: Theresia Masang



Editor: Maria L Martens
KOMENTAR