ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA

Begini Strategi Pengelolaan Kelas Agar Lebih Efektif

24 September 2019
Begini Strategi Pengelolaan Kelas Agar Lebih Efektif
Suasana kelas yang menyenangkan (Net)

JAKARTA, SCHOLAE.CO - Peranan seorang guru dalam mengelola kelas akan berpengaruh terhadap keberhasilan proses pembelajaran, sehingga guru dituntut untuk mampu mengelola kelas dengan baik. Dalam pelaksanaannya memang tidak mudah bagi guru untuk mampu mengelola kelas, keberagaman karakter siswa, keberagaman kebutuhan dan gaya belajar siswa memang merupakan hal yang tidak mudah bagi guru.

Strategi mengelola kelas dengan baik - Mengelola kelas dengan baik bukanlah pekerjaan mudah. Kesulitan mengelola kelas bukan hanya dirasakan oleh guru baru. Guru yang sudah berpengalaman sekian tahun mengajar  pun tak luput dari permasalahan ini.

Segudang teori pengelolaan kelas yang sudah didapat guru kadang-kadang tidak mumpuni ketika mempraktikkannya di depan kelas. Banyak sekali kendala yang ditemui saat guru berhadapan dengan siswa.

Kendala mengelola kelas akan berpengaruh pada efektifitas dan efisiensi pembelajaran. Banyak waktu belajar terbuang sia-sia karena adanya gangguan oleh prilaku siswa yang menyimpang. Guru terpaksa menghabiskan waktu untuk memarahi atau menegur perilaku siswa yang menyimpang.
 Begitu pula suasana pembelajaran sering terganggu oleh suasana gaduh. Siswa benar-benar tidak memikirkan dan terlibat pembelajaran yang berlangsung. Guru asyik menerangkan pelajaran di depan kelas sementara siswa asyik pula bercengkrama dengan temannya.

Mengapa perlu mengelola kelas dengan baik?
Mengelola kelas berarti mengkondisikan kelas untuk menciptakan pembelajaran yang efektif dan efisien. Ciri-ciri pembelajaran efektif dan efisien adalah: (a). proses belajar menyenangkan dan tidak monoton, (b). materi pelajaran (meskipun kadang-kadang sulit) sangat dirasakan oleh siswa manfaatnya.

Bagaimana mengelola kelas dengan baik? Berikut ini adalah strategi penting dalam mengelola kelas belajar:

1.Mengelola kelas itu seni dan keterampilan
Banyak orang menganggap cara dan gaya berbicara di depan kelas tidak banyak berpengaruh terhadap pengelolaan kelas. Ini adalah kekeliruan besar pada anggapan ini. Mengajar itu mengandung sentuhan nilai seni dan keterampilan. Maka tak salah jika guru dikatakan sebagai seniman pembelajaran. Seni mengelola kelas meliputi cara dan gaya guru berbicara saat mengajar. Termasuk didalamnya gerak-gerik anggota tubuh yang akan menarik perhatian siswa saat menerima pelajaran. Intonasi dan nada sewaktu berbicara sangat menentukan kejelasan materi yang disampaikan guru.

2.Mengelola kelas itu memerlukan perencanaan
Guru itu disainer pembelajaran. Memang, pembelajaran itu sudah dirancang sebelumnya. Rancangan itu berupa persiapan tertulis sebagai panduan guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Guru sudah memperkirakan segala kemungkinan yang terjadi selama pembelajaran berlangsung. Waktu pembelajaran sesuai dengan skenario pembelajaran dari menit awal sampai menit akhir. Kemungkinan gangguan dari prilaku siswa yang menyimpang sudah diantisipasi oleh guru sehingga waktu tidak habis untuk memarahi dan menegur siswa.

3.Mengelola kelas adalah mengatasi masalah belajar
Guru sebagai pelaksana pembelajaran perlu memusatkan segenap perhatiannya kepada proses pembelajaran agar terjadi pembelajaran yang efektif dan efisien. Salah satu bentuk perhatian guru adalah persiapan pembelajaran yang matang, baik secara administratif maupun sikap mental guru.

Menciptakan suasana kelas supaya lebih 'fun'

Suasana kelas yang menyenangkan, sangat mempengaruhi dinamika proses belajar-mengajar. Para siswa 'jaman now' pun perlu distimuluas agar kegairahan dan situasi pengajaran ini bisa berefektif positif kepada mereka. Beberapa langkah ini, bisa menjadi pemicunya.

1. Ice Breaking
Untuk dapat mengelola kelas guru harus kreatif membuat ice breaking, dengan adanya ice breaking siswa akan mudah dikondisikan dan tidak cepat merasa bosan dalam belajar. Ada banyak jenis ice breaking bisa dengan melakukan senam otak atau beberapa permainan sederhana seperti "tepuk satu kali, tepuk dua kali, dan lain sebagainya.

2. Buatlah perencanaan pembelajaran
Seorang guru wajib membuat perencanaan pembelajaran, dengan adanya perencanaan guru sudah memiliki bayangan apa saja pembelajaran yang akan disampaikan hari ini, dan dapat memperkirakan kira kira apa saja masalah yang akan terjadi dalam kelas.

3. Persiapkan kondisi ruangan kelas yang nyaman
Kelas yang nyaman akan lebih mudah untuk dikondisikan, guru dapat memulai dengan menata tempat duduk agar pembelajaran lebih efektif. Serta tidak lupa memperhatikan kebersihan kelas.

4. Buat kesepakatan peraturan dengan siswa
Kesepakatan peraturan akan lebih mendisiplinkan siswa saat belajar. Cobalah untuk membuat reward dan punishment seperti penggunaan bintang hitam dan bintang kuning, untuk siswa yang melanggar diberikan bintang hitam dan untuk siswa yang taat mengikuti aturan, aktif dalam kegiatan pembelajaran diberikan bintang kuning, serta berikan hukuman dan penghargaan berdasarkan kesepakatan.


Editor: Maria L Martens
KOMENTAR