ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA

Berani Berubah Untuk Indonesia Lebih Lestari

24 Februari 2020
Berani Berubah Untuk Indonesia Lebih Lestari
BPK PENABUR canangkan gerakan ‘Pekan Budaya Bersih dan Bebas Plastik’ (Istimewa)

JAKARTA, SCHOLAE.CO - Produksi sampah plastik di Indonesia menurut riset McKinsey and Co dan Ocean Conservancy mencapai 175.000 ton setiap harinya dan dalam kurun waktu satu tahun dapat mencapai 63,9 juta ton. Jumlah tersebut membuat Indonesia menjadi penyumbang sampah terbesar setelah Tiongkok.

Sedangkan menurut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebanyak 72% penduduk di Indonesia kurang peduli dengan masalah sampah terutama perihal sampah plastik. Untuk itu, perlu keberanian dari dalam diri untuk berubah dan mulai mengurangi kebiasaan membuang sampah sembarangan demi alam Indonesia agar tetap lestari.

Aksi kepedulian ‘Pekan Budaya Bersih dan Bebas Plastik’ menjadi salah satu rangkaiandari HUT BPK PENABUR ke-70 yang mengusung tema ‘Berani Berubah: Semakin Peduli dan Berbagi’.

Pembukaan dari kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 21 Februari 2020 bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN). Kegiatan ini diadakan di Aula SMAK 1 PENABUR dan dihadiri oleh pengurus BPK PENABUR di 15 kota yakni Jakarta, Bogor, Cicurug, Cianjur, Sukabumi,Cimahi, Bandung, Rengasdengklok, Jatibarang, Indramayu, Tasikmalaya, Bandrar Lampung, Metro, dan Serang.

“Bersamaan dengan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2020, BPK PENABUR ingin mengajak setiap warga sekolah baik peserta didik maupun karyawan BPK PENABUR untuk mulai membudayakan kebiasaan bebas plastik. Mari sama-sama kita menyuarakan ‘BPK PENABUR BERSIH, BEBAS PLASTIK SEKALI PAKAI’.” ujar Adri Lazurdi, Ketua Umum BPK PENABUR sambil mengajak setiap tamu undangan untuk mengangkat Tumbler/Kotak Makan/Sedotan Stainless bersama-sama.

Mulai hari ini di setiap sekolah BPK PENABUR akan ditempelkan poster dan spanduk ‘Pekan Budaya Bersih dan Bebas Plastik’ dan menyediakan air galon isi ulang serta tempat sampah minimal dua jenis yakni Organik dan Anorganik. Setiap warga sekolah juga mulai diedukasi untuk ‘Melihat, Memungut, dan Membuang’ sampah ke tempat sampah serta mulai membawa Tumbler/Kotak Makan/Sedotan Stainless masing-masing.


Editor: Maria L. Martens
KOMENTAR