ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA

Upaya Kampus Terapkan Tri Dharma PT di Tengah Pandemi COVID-19

24 April 2020
Upaya Kampus  Terapkan Tri Dharma PT di Tengah Pandemi COVID-19
Rektor USAHID – Prof. Dr. Ir. Kholil, M.Kom saat menyampaikan bantuan kepada warga yang terdampak Covid-19 (Foto: Humas USAHID Jakarta)

JAKARTA, SCHOLAE.CO - Perguruan Tinggi memiliki amanah yang diemban sebagai tanggungjawabnya kepada masyarakat. Amanah tersebut tertuang dalam Tri Dharma Perguran Tinggi yang diwujudkan dalam Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan, serta Pengabdian Kepada Masyarakat.

Di tengah situasi pandemi COVID-19 seperti saat ini, sebagian lembaga tinggi mejalankan amanah tersebut lewat bhakti sosial yang dilakukaannya. Aksi mulia ini sebagai salah satu wujud pengabdian lembaga tersebut kepada masyarakat.

Misalnya yang dilakukan  Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) wilayah 3 Jakarta, dan Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sahid Jakarta (USAHID), pada Rabu tanggal 22 April 2020 lalu.

Universitas ternama di Jakarta ini, melakukan  bakti sosial dalam bentuk pembagian paket sembako kepada 130 warga di wilayah Menteng Dalam dan Tebet Jakarta Selatan diserahkan secara simbolis oleh Rektor USAHID – Prof. Dr. Ir. Kholil, M.Kom dan Kepala Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) USAHID – Prof. Dr. Ir. Giyatmi Irianto, M.Si.

Pembagian 130 paket sembako diberikan kepada perwakilan Ketua RT Menteng Dalam Tebet, pengemudi ojek line, pedagang kaki lima dan warga yang tinggal di seputar kampus Universitas Sahid Jakarta yang terdampak COVID-19. Paket sembako berupa beras 5 kg, minyak goreng, susu kental manis, sarden, kecap, mie instan dan biskuit. Pembagian sembako akan diberikan dari rumah ke rumah oleh tim satuan tugas khusus pencegahan dan penanganan COVID-19 USAHID yang terdiri dari pimpinan, staf dan mahasiswa.

Rektor USAHID – Prof. Dr. Ir. Kholil, M.Kom dalam sambutannya menyatakan bahwa pembagian sembako kepada warga merupakan salah satu bentuk kepedulian Jejaring Indonesia Maju dan USAHID yang minimal dapat meringankan beban kebutuhan hidup warga yang terkena dampak COVID-19. Semoga uluran tali asih ini dapat bermanfaat dan pandemi virus COVID-19 segera berakhir.

Aksi nyata di tengah pandemi virus corona ini juga dilakukan universitas yang ada di beberapa daerah. Universitas Jember (Unej) menggagas kegiatan kerja nyata (KKN) tematik pandemi virus korona (COVID-19). Lewat kegiatan sosial ini, mahasiswa diterjunkan di kampung halaman selama masa pandemi COVID-19.

Menurut  Ketua Pusat KKN LP2M Unej Ali Badrudin,  salah satu konsep model KKN itu yakni dilakukan secara mandiri (individu) dan dilakukan di lokasi domisili atau kampung halaman mahasiswa. Para mahasiswa juga boleh memilih lokasi KKN di luar domisili dengan alasan tertentu. "Program dan kegiatan KKN tematik covid-19 difokuskan pada upaya mendukung penanganan saat wabah virus korona melalui beberapa opsi tematik yang ditentukan," tuturnya.

Kampus lainnyanya adalah Civitas Akademika Sekolah Tinggi Hukum (STH) Pasundan Sukabumi. Perguruan tinggi ini turun ke jalan untuk membagi-bagikan paket sembako, dan masker kepada 300 sopir angkot, tukang becak, pemulung dan pengguna jalan yang ada di sekitaran wilayah Kota Sukabumi.

Ketua STH Pasundan Sukabumi, Abah Ruskawan mengatakan, kegiatan baksos ini dalam rangka memperingati Milangkala Kota Sukabumi yang ke-106 dan Milangkala STH Pasundan. “Selain memperingati Milangkala Kota Sukabumi ke-106 dan Milangkala STH, baksos ini sebagai salah satu upaya STH Pasundan Sukabumi dalam meminimalisir penyebaran COVID-19,” ungkap Ketua STH Pasundan Sukabumi, Abah Ruskawan kepada Radar Sukabumi.

Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (Staimas) Wonogiri, juga melakukan hal yang sama. Mereka membagikan bantuan berupa sembako dan masker kepada pedagang kecil, warga lanjut usia (Lansia), tukang tambal ban, dan lainnya.

Ketua Pembina Yayasan Karya Emas Center yang menaungi Staimas Wonogiri, Endang Maria Astuti mengatakan, semua pihak harus bergotong-royong saling meringankan beban dalam menghadapi dampak COVID-19.

Kegiatan bhakti sosial yang membantu warga terkena dampak COVID-19 juga mengilhami momen Dies Natalis UBB Ke-14 Universitas Bangka Belitung. Lembaga tinggi ini memberikan bantuan 103 paket sembako kepada buruh harian, pegawai yang di PHK dan masyarakat kurang mampu. Bantuan lainnya adalah pembagian nasi bungkus,  masker dan han sanitizer yang dilakukan oleh para mahasiswa.

Mengingat situasi COVID-19 dan himbauan pemerintah untuk physical distancing dan menghindari kerumunan orang banyak, pihak kampus  meminimalisir kemungkinan penyebaran dengan melakukan cek suhu badan dan cuci tanggan dengan sabun saat pembagian sembako dilakukan. 


Editor: Maria L. Martens
KOMENTAR