ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA

Wujudkan Cita-cita Menjadi Ahli Farmasi Lewat Beasiswa Farmasi UPH

10 Mei 2020
Wujudkan Cita-cita Menjadi Ahli Farmasi Lewat Beasiswa Farmasi UPH
Beasiswa Farmasi UPH (Istimewa)

JAKARTA, SCHOLAE.CO - Universitas Pelita Harapan memberikan peluang beasiswa 100 persen bagi para mahasiswa yang memiliki minat di bidang Farmasi yang mencakup kajian tentang kesehatan dan kimia. Beasiswa Farmasi UPH ini tersedia dalam tiga kategori yang dapat dipilih, yaitu beasiswa jalur prestasi akademik, beasiswa keterbatasan ekonomi dan beasiswa jalur prestasi olahraga. Bebas pembiayaan ini meliputi biaya SPP, Biaya BPP Pokok, dan Biaya SKS selama tiga semester pertama.

Adapun persyaratan yang ditetapkan adalah pertama, saat mendaftar calon peminat masih duduk di kelas 12 atau lulus SMA IPA atau SMK Farmasi tahun 2020 atau maksimal lulus dua tahun terakhir.

Kedua, peserta juga harus dinyatakan sehat jasmani dan rohani, tidak terdaftar sebagai mahasiswa di universitas lain, dan tidak diperbolehkan menikah atau hamil selama masa studi.

Ketiga, untuk mempertahankan beasiswa sampai selesai masa studi, maka penerima beasiswa wajib mempertahankan pencapaian IPS (Indeks Prestasi Semester) dan IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) sesuai syarat dan ketentuan yang ditetapkan.

Mengapa harus ke Farmasi UPH

Selain kesempatan mendapatkan beasiswa, metode pembelajaran, para pengajar, maupun fasilitas yang tersedia memenuhi standar keilmuan Bidang Farmasi. Itulah mengapa, ketika mahasiswa lulus, prospek kerja bidang ini menjamin masa depan para lulusannya. 

Prodi Farmasi UPH, berada di bawah payung Fakultas Sains dan Teknologi (FaST), dan secara keilmuannya berada dalam kelompok ilmu kesehatan. Karenanya di prodi ini mahasiswa akan mempelajari banyak materi lintas ilmu seperti ilmu kedokteran, yang mencakup anatomi dan fisiologi manusia. Mahasiswa juga akan mempelajari ilmu komunikasi farmasi atau bahkan bidang farmasi bahan alam, bagi yang tertarik mempelajari tanaman obat.

Selama proses kegiatan belajar-mengajar, mahasiswa Farmasi akan difasilitasi dengan sarana dan prasarana Laboratorium yang sudah tersedia di UPH, seperti Laboratorium Kimia dan Laboratorium Mikrobiologi. Bahkan kini sudah siap tiga Laboratorium baru yang khusus digunakan bagi Pendidikan Farmasi, yaitu Laboratorium Kimia Farmasi, Laboratorium Farmakognosi, dan Laboratorium Teknologi Farmasi.

Prodi Farmasi UPH menawarkan beberapa program, yaitu Diploma (D3) dan Sarjana (S1). Dengan pilihan ini, semakin luas kesempatan terbuka untuk yang mau bergabung di Prodi Farmasi UPH, mulai dari lulusan SMA IPA, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Farmasi, maupun untuk karyawan di bidang kefarmasian.

Baik Program S1 maupun D3 Farmasi UPH, pembelajaran akan fokus pada Farmasi Bahan Alam, namun ada lagi kekhususan dari setiap program, yaitu untuk program S1 akan mendapatkan pembelajaran fokus farmasi klinik, sehingga selain memiliki pengetahuan, keterampilan untuk memberikan pelayanan kefarmasian yang berkualitas tinggi juga mampu menjadi rekan dialog yang kompeten bagi dokter dan pasien dalam penggunaan obat secara rasional. Sementara pada program D3 fokus kepada pelayanan kefarmasian, mencakup pengelolaan, penyiapan, dan peracikan obat di rumah sakit, apotek maupun klinik. Sedangkan Farmasi Bahan Alam akan berfokus pada pengelolaan bahan alam, terutama tanaman herbal menjadi sediaan farmasi. Farmasi Bahan Alam ini merupakan ciri khas Prodi Farmasi UPH.

Peluang karir  para lulusannya pun, dijamin bakal gemilang di masa depan. Karena para lulusan D3 bisa langsung berkarir di Siloam Hospitals sama seperti S1 Farmasi, namun lulusan S1 Farmasi memiliki kesempatan untuk kuliah mengambil dengan program profesi apoteker ke depannya sehingga dapat menjadi seorang Apoteker.

Nah, kini tetapkan rencana dan minat untuk menuntut ilmu di Farmasi UPH. Satu hal yang perlu dicatat,  karena tingginya peminat beasiswa UPH untuk tahun ajaran 2020/2021, sebaiknya segera melakukan pendaftaran sebelum 15 Mei 2020. Yuk, wujudkan cita-citamu bersama UPH!


Editor: Maria L. Martens
KOMENTAR