Loading
Universitas Nusa Mandiri menggelar Open House Magister Informatika secara online pada 31 Januari 2026, membahas AI, big data, dan blockchain untuk menyiapkan SDM unggul di era digital. (Foto: Istimewa)
JAKARTA, SCHOLAE.CO – Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), big data, hingga blockchain kian menentukan arah dunia digital saat ini. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) menggelar Open House Magister Informatika secara daring pada Sabtu, 31 Januari 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UNM sebagai Kampus Digital Bisnis dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang mampu beradaptasi dengan cepat di tengah transformasi teknologi yang terus bergerak dinamis.
Open house ini menghadirkan akademisi dan praktisi nasional untuk membahas penerapan teknologi mutakhir dalam dunia bisnis, pemerintahan, hingga industri strategis. Salah satu pembicara utama adalah Irman Hermadi, Head of Blockchain Division IPB University, yang akan mengulas bagaimana blockchain berperan dalam membangun sistem digital yang aman, transparan, dan berkelanjutan.
Selain itu, peserta juga akan mendapatkan pemaparan langsung dari Prof. Dr. Agus Subekti, MT, Ketua Program Studi Magister Informatika UNM sekaligus peneliti BRIN. Dalam sesi ini, ia akan menjelaskan arah pengembangan kurikulum magister yang berbasis riset, selaras dengan kebutuhan industri, serta terintegrasi dengan teknologi AI, big data, dan blockchain.
Ketua pelaksana kegiatan, Wawan Kurniawan, menjelaskan bahwa UNM terus memperkuat ekosistem teknologi melalui pengembangan AI Center. Fasilitas ini dirancang untuk mendukung riset, inovasi, hingga implementasi AI Agent yang dapat dimanfaatkan baik di ranah akademik maupun industri.
“Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM berupaya menghadirkan keunggulan nyata bagi mahasiswa. Dukungan AI Center dan pemanfaatan AI Agent menjadi nilai tambah penting dalam menyiapkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja dan riset global,” ujarnya dalam rilis yang diterima di Jakarta, Senin (26/1/2026).
Ia menambahkan, open house ini dikemas secara interaktif dan aplikatif. Peserta tidak hanya memperoleh gambaran kurikulum, tetapi juga memahami bagaimana strategi UNM dalam menyiapkan lulusan yang mampu memimpin transformasi digital di masa depan.
Melalui Open House Magister Informatika ini, UNM berharap dapat menjaring calon mahasiswa potensial sekaligus mendorong lahirnya pemimpin digital yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global.
Bagi yang ingin memperdalam pemahaman tentang AI, big data, dan blockchain, Open House Magister Informatika UNM menjadi langkah awal untuk menyiapkan masa depan di era digital.