Loading
Dekan Fakultas Farmasi UTA'45, Diana Laila. (Istimewa)
JAKARTA, SCHOLAE.CO - Temuan baru disiarkan Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 (UTA 45) Jakarta. Perguruan tinggi ini merilis Anti Virus hand sanitizer, sebagai upaya antisipatig menghadapi gencarnya virus Covid-19. Seperti yang diberitakan sebelumnya, Covid-19 merupakan virus yang awalnya berasal dari Wuhan.
Dekan Fakultas Farmasi UTA'45, Diana Laila dalam keterangan pers kepada media ini menjelaskan bahwa virus ini menjadi momok yang menakutkan karena penyebarannya yang tergolong sangat mudah. Dalam hal ini proteksi perlindungan masing-masing individu untuk memperkecil penyebaran sangat dibutuhkan. Salah satunya adalah dengan menjaga kebersihan tangan, dengan menggunakan produk hand sanitizer yang dijual bebas di pasaran.
Namun kata Diana, harga yang dipatok, rata-rata terbilang mahal sehingga tidak semua kalangan masyarakat bisa mendapatkannya dalam jumlah yang cukup. Kondisi ini boleh jadi, kasus Covid-19 yang telah menjadi pandemic dunia ini menjadikan hand sanitizer menjadi barang yang langka dan mahal.
"Untuk hal tersebutlah, serta berdasarkan analisis Guru Besar Fakultas Farmasi UTA '45 Jakarta, maka Fakultas Farmasi UTA’45 Jakarta berinisiatif untuk memproduksi Anti Virus hand sanitizer dengan formula yang disarankan WHO. Dari formula yang kami buat menghasilkan Anti Virus hand sanitizer dengan kandungan alkohol lebih dari 80%.,"jelas Diana.
Kandungan alkohol ini kata Diana dapat membunuh virus dalam waktu kurang lebih sekitar 5 detik. Tujuan dari pembuatan Anti Virus hand sanitizer ini adalah untuk kebutuhan masyarakat UTA’45 Jakarta baik itu dosen, karyawan dan mahasiswa. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kebersihan tangan masyarakat UTA’45 Jakarta dan meminimalisir penyebaran Covid-19.
"Untuk Batch pertama telah dibuat 2000 botol Anti Virus hand sanitizer yang akan disebar ke seluruh masyarakat UTA’45 Jakarta seharga Rp 7.500 per botol. Harga ini senilai dengan harga botol kosong dan hanya dapat dibeli maksimal 2 botol per orang,"jelas Diana.