Selasa, 27 Januari 2026

Lebih dari 2.000 Mahasiswa Asing dari 62 Negara Daftar ke UMM Tahun Akademik 2025/2026


 Lebih dari 2.000 Mahasiswa Asing dari 62 Negara Daftar ke UMM Tahun Akademik 2025/2026 Lebih dari 2.000 Mahasiswa Asing dari 62 Negara Daftar ke UMM. (Antaranews)

MALANG, SCHOLAE.CO - Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menarik perhatian dunia internasional. Sedikitnya 2.000 calon mahasiswa asing dari 62 negara telah mendaftarkan diri sebagai mahasiswa baru untuk tahun akademik 2025/2026.

Mereka bersaing untuk menempati bangku di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari program Sarjana, Magister, hingga Doktoral di kampus yang dikenal dengan julukan Kampus Putih tersebut. Jumlah pendaftar diperkirakan akan terus bertambah karena masa pendaftaran masih dibuka dalam beberapa bulan ke depan.

Citra Global dan Inklusif

Menurut Kepala Unit Perekrutan Mahasiswa Baru (PMB) UMM, Wahyu Kurniawan, M.Pd., lonjakan pendaftar internasional ini merupakan hasil dari eksistensi dan rekognisi global yang diraih UMM dalam beberapa tahun terakhir.

"UMM kini masuk dalam jajaran kampus terbaik berdasarkan sejumlah sistem peringkat internasional, seperti QS Asia University Rankings (701), AppliedHE ASEAN Rankings (73), dan Times Higher Education (1501+)," ujarnya di Malang, Sabtu (7/6/2025), dikutip Antara.

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa UMM mampu bersaing secara internasional, sekaligus menjadi kampus yang inklusif dan terbuka bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang budaya dan negara.

Fasilitas dan Program Unggulan 

UMM terus memperkuat daya saing globalnya dengan menyediakan fasilitas akademik dan nonakademik yang memadai bagi mahasiswa asing. Di antaranya melalui Direktorat Saintek, yang fokus pada pengembangan produk berbasis riset dan penguatan kompetensi mahasiswa sesuai bidang keilmuannya.

“Program-program yang kami hadirkan diarahkan untuk mengasah hard skill dan soft skill mahasiswa, agar mereka siap bersaing secara global,” kata Wahyu.

Salah satu strategi utama UMM dalam menarik mahasiswa internasional adalah dengan memperluas jejaring global melalui kemitraan dengan universitas luar negeri. Kemitraan ini memungkinkan pertukaran pelajar serta studi lintas negara.

UMM juga menawarkan pengalaman akademik yang dipadukan dengan kearifan lokal. Mahasiswa asing berkesempatan mengenal budaya Indonesia lewat Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) berbasis seni dan budaya, yang menjadi daya tarik tersendiri.

Selain itu, UMM menyediakan berbagai skema beasiswa, termasuk sUMMit Scholarship, serta dukungan pembiayaan dari pemerintah dan negara asal mahasiswa.

Publikasi dan Riset 

Indikator lainnya yang menarik perhatian mahasiswa internasional adalah tingginya angka publikasi ilmiah dan kegiatan pengabdian masyarakat oleh dosen dan mahasiswa UMM. Hal ini menunjukkan ekosistem akademik yang aktif dan produktif.

“Keempat strategi ini - rekognisi internasional, fasilitas unggulan, kerja sama global, dan atmosfer akademik yang produktif - membuktikan komitmen UMM dalam menjadi kampus tujuan studi global yang nyaman, terjangkau, dan berkualitas,” pungkas Wahyu.

Wahyu berharap para mahasiswa asing untuk tidak hanya mengembangkan kompetensi akademiknya, tetapi juga berkontribusi nyata melalui karya-karya yang berdampak bagi masyarakat. Dengan demikian, kolaborasi ide dan gagasan dengan mahasiswa UMM menjadi ruang strategis untuk melahirkan inovasi lintas keilmuan.

"Melalui riset, pengabdian, dan jejaring global, mahasiswa asing menjadi bagian penting dari visi UMM sebagai kampus berkelas dunia yang humanis dan inklusif," katanya.

Sementara itu, Rektor UMM, Prof Nazaruddin Malik menegaskan bahwa Kampus Putih UMM senantiasa meningkatkan kualitas pendidikannya, termasuk meraih berbagai prestasi dan rekognisi agar semakin memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Hal-hal inilah yang membuat UMM banyak peminat, termasuk mereka para pendaftar dari berbagai negara Asia, Eropa, Amerika, Afrika dan lainnya,” tuturnya.

Sekitar 2.000 pendaftar calon mahasiswa UMM warga asing dari 62 negara tersebut di antaranya berasal dari Saudi Arabia, Pakistan, Afganistan, Turkey, Cyprus, dan terbanyak dari Nigeria.

 

 

 

Editor : Lintang Rowe

Berita Scholae Terbaru