Loading
Wamendiktisaintek Stella Christie meninjau lahan Calon Sekolah Garuda. (Antaranews)
JAKARTA, SCHOLAE.CO - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) sedang mempersiapkan pembangunan Sekolah Garuda Baru di Kalimantan Utara. Proyek ini akan berdiri di atas lahan seluas 20 hektare, dengan tahap awal pembangunan mencakup dua hektare yang dirancang untuk menampung hingga 480 siswa.
Sekolah Garuda Baru tersebut akan dilengkapi asrama, rumah guru, fasilitas olahraga yang terbuka untuk masyarakat, serta ruang pembelajaran dan pengabdian. Fasilitas tersebut dirancang untuk mendukung ekosistem pendidikan berkualitas yang merata, termasuk di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, menyampaikan bahwa Sekolah Garuda menjadi bukti komitmen pemerintah dalam membuka akses pendidikan unggulan di seluruh Indonesia.
"Sekolah Garuda adalah bentuk nyata pemerataan akses pendidikan berkualitas. Presiden Prabowo percaya bahwa talenta tersebar di seluruh pelosok Indonesia, dan tugas kita adalah menghadirkan peluang secara merata, termasuk di Kalimantan Utara," kata Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie melalui keterangan di Jakarta, Minggu.
Dalam upaya tersebut, Wamen Stella bersama jajaran meninjau langsung tiga titik lahan calon pembangunan Sekolah Garuda Baru di Kabupaten Bulungan, Kaltara pada Jumat (11/7).
Dua dari tiga lokasi tersebut adalah kawasan bukit di belakang Kantor DPRD dan wilayah Jelarai Selor di Kabupaten Bulungan.
"Dari hasil peninjauan, lokasi di bukit dinilai paling siap untuk diajukan sebagai kandidat pembangunan sekolah," kata Stella.
Ia menilai Pemerintah Provinsi Kaltara sangat responsif dan telah menyampaikan data pendukung yang lengkap. Jika ditetapkan, pembangunan ditargetkan mulai tahun depan dan siap digunakan untuk tahun ajaran 2027–2028.
"Sekolah Garuda tidak hanya menyediakan pendidikan unggul, tapi juga menjadi wadah lahirnya pemimpin masa depan yang memahami akar lokal," ujar Stella dikutip Antara.
Sekolah Garuda merupakan visi Presiden RI Prabowo Subianto dalam menyetarakan kualitas pendidikan di seluruh penjuru Indonesia, termasuk daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
Sekolah Garuda adalah sekolah berasrama jenjang SMA dengan pendekatan pendidikan berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Program ini menjadi salah satu dari delapan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden.
Sekolah ini akan merekrut siswa terbaik di Indonesia, dengan kekhususan bagi putra daerah setempat.