Loading
Wabup Sikka Ir. Simon Subandi Supriadi, resmi meluncurkan Genius Class di SDK Yos Sudarso Maumere bersamaan dengan pembukaan tahun ajaran baru 2025/2026 di SDK Yos Sudarso Maumere, Sabtu (19/7/2025). (Foto: Kominfo Sikka)
MAUMERE, SCHOLAE.CO – Dunia pendidikan di Kabupaten Sikka memasuki babak baru dengan hadirnya program Genius Class, sebuah terobosan yang mengedepankan pendekatan holistik dalam proses belajar mengajar. Inisiatif ini diluncurkan bersamaan dengan pembukaan tahun ajaran baru 2025/2026 di SDK Yos Sudarso Maumere, Sabtu (19/7/2025).
Wakil Bupati Sikka, Ir. Simon Subandi Supriadi, yang hadir dalam acara tersebut, menyampaikan bahwa Genius Class bukan hanya sebuah ruang kelas biasa, tetapi wadah pembentukan karakter anak secara menyeluruh—menggabungkan aspek intelektual, emosional, dan spiritual.
“Program ini menyentuh bukan hanya otak anak-anak, tetapi juga hati dan jiwanya. Ini adalah langkah nyata untuk membangun kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sikka secara berkelanjutan,” ungkap Wabup Simon.
Terinspirasi dari Sistem Pendidikan Jepang
Genius Class mengadopsi prinsip pendidikan Jepang yang menekankan pentingnya pembentukan karakter sejak dini. Dalam pelaksanaannya, siswa diajak mengalami proses belajar yang tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada nilai-nilai kehidupan sehari-hari.
"Pendidikan harus mampu mengubah cara berpikir dan bertindak anak-anak, bukan hanya menghafal pelajaran. Inilah yang ingin dicapai melalui Genius Class,” tambahnya.
Dukungan dari Pemerintah dan DPRD Sikka
Peluncuran Genius Class mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Hadir dalam acara ini antara lain Ketua DPRD Kabupaten Sikka Stef Sumandi, S.Fil, dan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (PKO) Kabupaten Sikka, Germanus Goleng, S.Sos, serta jajaran guru, pegawai sekolah, orang tua siswa, dan tamu undangan lainnya.
Wabup Simon juga mengapresiasi langkah SDK Yos Sudarso yang berani menjadi pelopor program ini. Ia berharap Genius Class bisa menjadi inspirasi dan model bagi sekolah-sekolah lain di wilayah Sikka.
“Sekolah ini telah menunjukkan semangat inovasi. Mudah-mudahan pendekatan Genius Class bisa diperluas dan diterapkan di berbagai jenjang pendidikan lainnya di kabupaten ini,” ujar Wabup Simon.
Guru Sebagai Pilar Perubahan
Mengakhiri sambutannya, Wabup Simon menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para guru yang menjadi ujung tombak dalam upaya mencerdaskan generasi penerus bangsa.
“Para guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang sesungguhnya. Mereka bukan hanya mendidik, tetapi juga membentuk masa depan,” tutupnya.