Selasa, 27 Januari 2026

1.390 Mahasiswa Baru FKIP Unika St. Paulus Ruteng Ikuti PKKMB Tahun Akademik 2025/2026


 1.390 Mahasiswa Baru FKIP Unika St. Paulus Ruteng Ikuti PKKMB Tahun Akademik 2025/2026 Ketua Panitia PKKMB FKIP Unika St Paulus Ruteng, Kanisius Supardi, S.Pd, M.Pd, saat apel pagi kepada mahasiswa baru. (Foto: Arahkita/Beni Lehot)

RUTENG, SCHOLAE.CO – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Katolik Indonesia (Unika) St. Paulus Ruteng resmi menyambut 1.390 mahasiswa baru melalui kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 Agustus 2025.

Acara pembukaan PKKMB diawali dengan kegiatan luar ruangan di halaman Gedung Utama Timur (GUT) dan Gedung Utama Barat (GUB). Mahasiswa baru mengikuti proses registrasi, pengecekan atribut, serta pembekalan pagi sebelum melanjutkan ke seminar dan kuliah umum di dalam ruangan.

FKIP Unika St. Paulus Ruteng sendiri menaungi tujuh program studi, yakni Prodi Teologi, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, PGSD, PGPAUD, Matematika, dan PPG. Dari jumlah tersebut, Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) menjadi penyumbang mahasiswa terbanyak dengan 687 orang.

Membangun Kedisiplinan dan Kultur Akademik

Ketua Panitia PKKMB, Kanisius Supardi, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa PKKMB bertujuan membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan dunia perkuliahan yang berbeda dengan jenjang sebelumnya. Jika di sekolah mereka lebih bergantung pada guru, maka di perguruan tinggi sekitar 80 persen proses belajar dilakukan secara mandiri, sementara sisanya melalui pertemuan dengan dosen.

Selain memperkenalkan kultur akademik, mahasiswa baru juga dibekali nilai-nilai kedisiplinan. “Sebagai calon guru, kedisiplinan, kerapian, dan etika komunikasi harus mulai dibangun sejak dini. Guru tidak hanya mengajar, tetapi juga mendidik. Mengajar menyangkut aspek pengetahuan, sementara mendidik berkaitan dengan moral dan etika,” jelas Kanisius.

Literasi Digital untuk Calon Guru

Kanisius juga menekankan pentingnya literasi digital di era teknologi. Mahasiswa baru diharapkan mampu bersikap bijak dalam menggunakan teknologi, peka terhadap perkembangan digital, dan adaptif terhadap perubahan. “Teknologi bisa memberi dampak positif sekaligus negatif. Karena itu mahasiswa perlu kemampuan literasi digital agar dapat memanfaatkannya secara bijak,” tambahnya.

Penutupan dengan Siraman Rohani

Rangkaian kegiatan PKKMB ditutup dengan misa yang dipimpin oleh Romo Dekan FKIP dan Pater Frans Laka bertempat di Aula GUT dan Aula Misio. Selanjutnya acara siraman Rohani di lapangan bola kaki Misio yg diberikan oleh para suster dari Biara Karmel Waelengkas, Ruteng.

Kanisius berharap melalui kegiatan ini, semangat belajar mahasiswa baru semakin tumbuh sehingga ke depan dapat menjadi pendidik profesional yang berintegritas.

Editor : Farida Denura
Reporter : Beni Lehot

Berita Scholae Terbaru