Selasa, 27 Januari 2026

Universitas YARSI Menimba Ilmu di Unpad dan Holi Pharma, Ini 8 Hal yang Dipelajari


 Universitas YARSI Menimba Ilmu di Unpad dan Holi Pharma, Ini 8 Hal yang Dipelajari Rombongan Sekolah Pascasarjana Universitas YARSI yang dipimpin langsung oleh Prof. Tjandra Yoga Aditama, melakukan studi banding ke Universitas Padjadjaran (Unpad) dan pabrik Holi Pharma. (Foto: Dok. Pascasarjana Univ. YARSI)

BANDUNG, SCHOLAE.CO – Rombongan Sekolah Pascasarjana Universitas YARSI yang dipimpin langsung oleh Prof. Tjandra Yoga Aditama, melakukan studi banding ke Universitas Padjadjaran (Unpad) dan pabrik Holi Pharma. Kunjungan ini bertujuan memperluas wawasan akademik sekaligus memahami praktik terbaik di dunia industri kesehatan.

Belajar dari Sekolah Pascasarjana Universitas Padjadjaran

Kunjungan pagi hari diawali dengan penyambutan hangat dari Wakil Dekan Sekolah Pascasarjana Unpad, Prof. Dr. Ira Irawati, M.Si. Sebelumnya, komunikasi juga telah dilakukan dengan Dekan Sekolah Pascasarjana Unpad, Prof. Dr. Med. Setiawan, dr., yang kini menjabat sebagai Plt. Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Ada lima poin utama yang menjadi pembelajaran penting bagi Universitas YARSI dari Unpad:

1. Pendekatan lintas disiplin dan keberlanjutan
Delapan program studi di Pascasarjana Unpad mengusung prinsip transdisciplinary and sustainability. Bahkan, ada dua program studi yang menegaskan fokus tersebut dalam namanya, yakni Magister Ilmu Keberlanjutan dan Magister Pariwisata Keberlanjutan.

2. Model pembelajaran berbasis proyek
Beberapa program studi tidak lagi mewajibkan tesis atau publikasi ilmiah, melainkan menekankan pada penciptaan proyek inovatif. Proyek ini disiapkan dengan bimbingan dosen sejak awal sehingga tetap memiliki unsur kebaruan dan nilai praktis.

3. Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL)
Program ini memungkinkan mahasiswa memperoleh pengakuan dari pengalaman kerja maupun pembelajaran sebelumnya, baik formal maupun nonformal, untuk melanjutkan pendidikan atau meraih kualifikasi tertentu.

4. Sistem akademik tanpa senat pascasarjana
Karena belum memiliki senat sendiri, proses kenaikan jabatan akademik dosen—seperti Lektor Kepala dan Guru Besar—masih dilakukan melalui senat fakultas induk.

5. Lingkungan kampus yang modern dan interaktif
Pascasarjana Unpad menghadirkan suasana belajar yang nyaman dan kreatif, dengan fasilitas seperti perpustakaan yang dilengkapi gym, kursi bean bag, studio podcast, hingga ruang khusus bagi dosen untuk merekam kuliah di YouTube.Selain itu, sebagian rombongan YARSI juga meninjau laboratorium Fakultas Kedokteran Unpad serta mendiskusikan program magister di bidang manajemen administrasi rumah sakit.

Meninjau Industri Kesehatan di Holi Pharma

Pada sore hari, rombongan melanjutkan kunjungan ke pabrik Holi Pharma. Ada tiga hal penting yang dipelajari, terutama bagi dosen YARSI yang memiliki fokus di bidang kesehatan:

1. Proses keamanan produksi obat yang diawasi ketat sejak tahap awal hingga distribusi.

2. Pengendalian mutu (quality control) yang dilakukan berlapis selama proses produksi.

3. Manajemen bisnis farmasi, termasuk tantangan ketersediaan bahan baku impor, strategi perusahaan hingga menjadi perusahaan terbuka (Tbk), serta ekspansi ke pabrik di Cipanas–Cianjur dan Australia.

Prof. Tjandra menyebutkan bahwa pengalaman ini bukan hanya memperkaya perspektif akademik, tetapi juga memberi gambaran nyata tentang bagaimana pendidikan tinggi bisa terhubung dengan dunia industri.

Editor : Farida Denura

Berita Scholae Terbaru