Selasa, 27 Januari 2026

LLDIKTI Papua Monitoring STIH-SOS Oyo Papua di Teminabuan, Dorong Penguatan SDM dan Akreditasi


 LLDIKTI Papua Monitoring STIH-SOS Oyo Papua di Teminabuan, Dorong Penguatan SDM dan Akreditasi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIV Papua melakukan monitoring ke Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH-SOS) Oyo Papua yang berlokasi di Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya, Senin (15/9/2025). (Foto: Arahkita/Engelberto)

TEMINABUAN, SCHOLAE.CO - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIV Papua melakukan monitoring ke Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH-SOS) Oyo Papua yang berlokasi di Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya, Senin (15/9/2025). Kegiatan ini berlangsung di ruang kantor kampus STIH-SOS Oyo Papua di Kampung Persiapan Mare, Distrik Teminabuan.

Akhmad A. Natsir, S.Kom., selaku Penelaah Teknis Kebijakan Tim Monitoring LLDIKTI Wilayah XIV Papua, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari evaluasi rutin terhadap perguruan tinggi swasta (PTS).

“STIH-SOS Oyo Papua Teminabuan baru saja memperoleh Surat Keputusan (SK) Operasional dari Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Karena itu, monitoring kali ini difokuskan pada kelengkapan data dosen dan calon mahasiswa baru,” jelas Akhmad.

Ia menambahkan, sesuai regulasi, satu program studi minimal harus memiliki lima dosen bergelar magister. Kelengkapan tersebut menjadi syarat penting untuk pengajuan akreditasi program studi di tahap selanjutnya.

“Harapan kami, setelah mendapat SK izin operasional, STIH-SOS Oyo Papua dapat segera berkembang, memiliki mahasiswa yang cukup, dan berjalan sesuai visi-misi perguruan tinggi,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua STIH-SOS Oyo Papua Teminabuan, Yoseph Bless, SH., MH., menyampaikan bahwa pihak kampus telah melakukan dialog dengan tim monitoring terkait hal-hal yang masih harus dipenuhi.

“Kami sedang melengkapi kebutuhan dosen dan menyiapkan operator yang menguasai teknologi informasi. Operator sangat penting untuk mendukung tata kelola kampus, terutama dalam sistem pelaporan ke Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti),” ujarnya.

Yoseph juga menegaskan bahwa kehadiran STIH-SOS Oyo Papua membawa harapan baru bagi masyarakat Sorong Selatan dan sekitarnya, khususnya dalam bidang pendidikan hukum.

“Kampus ini sudah resmi mendapat izin operasional untuk program studi S1 Hukum. Kami mengusung slogan Kampus yang Berpihak pada Hukum Adat Papua. Karena itu, masyarakat, ASN, TNI, Polri, maupun warga dari Kabupaten Sorong Selatan dan Maybrat dipersilakan menjadikan kampus ini sebagai sarana menimba ilmu,” pungkasnya.

Dengan monitoring ini, diharapkan STIH-SOS Oyo Papua dapat segera melengkapi persyaratan akademik, memperkuat SDM, dan meningkatkan kualitas pendidikan hukum yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Papua.

Editor : Farida Denura
Penulis : Engelberto

Berita Scholae Terbaru